HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Kebakaran Hebat Landa Desa Kute Bakti, 13 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:13 WIB

50441 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Sebanyak 13 kepala keluarga di Desa Kute Bakti, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran hebat yang terjadi pada Kamis siang, 28 Mei 2026. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.50 WIB itu mengakibatkan tujuh rumah warga mengalami rusak berat dan enam rumah lainnya rusak ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Informasi kebakaran pertama kali diterima petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara dari laporan warga yang melihat api membesar di salah satu rumah. Menurut saksi yang berada di lokasi, kobaran api dengan cepat menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya hingga membakar sejumlah bangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyikapi kejadian tersebut, BPBD Aceh Tenggara segera menurunkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Proses pemadaman juga melibatkan unsur TNI, kepolisian, serta masyarakat setempat yang turut membantu menjinakkan api dan mengevakuasi warga yang terdampak. Setelah hampir satu jam upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.56 WIB.

Dalam pendataan yang dilakukan BPBD, tujuh rumah dinyatakan rusak berat milik Mamak Sahidin, Sahidin, Manina br Lubis, Joni, Surbakti, Gunawan dan Limbong. Sementara itu, rumah Zul Pohan, Juri, Bapak Joni, Sarman Karo karo, Suratmin, dan Sima mengalami rusak ringan. Total warga terdampak berjumlah 39 jiwa atau 13 kepala keluarga.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd. Asbi, mengatakan pihaknya telah melakukan asesmen cepat di lokasi kejadian dan memastikan penanganan darurat langsung diterapkan. Selain mengerahkan petugas ke lokasi dan melakukan pemadaman, BPBD juga terus memonitor kebutuhan masyarakat yang terdampak, termasuk melakukan pendataan dan dokumentasi terkait kerugian akibat kebakaran ini.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri dan aparatur desa masih terus melakukan kajian lapangan untuk mengidentifikasi sumber api. Kawasan perumahan yang padat dan material bangunan yang didominasi kayu diduga menjadi faktor cepatnya api meluas ke rumah-rumah warga.

Pasca kejadian, BPBD Aceh Tenggara mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap bahaya kebakaran. Pemerintah daerah juga mengajak warga untuk memperhatikan keamanan penggunaan listrik serta alat masak di rumah sehari-hari guna meminimalisir potensinya.

Peristiwa kebakaran di Desa Kute Bakti menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan sinergi semua pihak dalam menghadapi bencana. Hingga berita ini ditulis, proses pendataan dampak dan upaya pemulihan terus dilakukan oleh pemerintah bersama masyarakat untuk membantu korban terdampak kembali menjalani aktivitas mereka. (RED)

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan PJU Polres Laksanakan Sholat Jumat Keliling
Perkuat Implementasi Program Prioritas Kapolri, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sosialisasi Commander Wish Bersama Waka Polres
Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi
Serap Aspirasi Lewat Reses III 2026, Wakil Ketua DPR Aceh H. Ali Basrah Salurkan Bantuan Korban Kebakaran dan Banjir di Bambel
Asap Karhutla Jadi Peringatan Bersama, Kapolres Aceh Tenggara Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Cegah Kebakaran
Tiga Desa di Aceh Tenggara Gagal Ikut Pilkades Serentak, Persiapan Panitia Dipertanyakan
Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah
Respons Cepat Informasi Warga, Sat Intelkam Polres Aceh Tenggara Amankan Lima Pria dalam Pengungkapan Peredaran Sabu

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru