Akses Vital Lumpuh Diterjang Bencana, Pemkab Bener Meriah Kebut Pembukaan Jalan Muyang Kute – Pepedang

J.PORANG

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 14:43 WIB

50351 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah. Baranewsaceh.co –
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bergerak cepat menangani dampak bencana hidrometeorologi yang memutus akses jalan di wilayah Kecamatan Bukit, Senin (6/4/2026). Upaya ini dilakukan demi memulihkan aktivitas masyarakat, terutama di sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung ekonomi warga.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bener Meriah, Alpahmi, S.T., M.A.P., menyampaikan bahwa penanganan difokuskan pada ruas jalan strategis yang menghubungkan Rumah Sakit Muyang Kute menuju Pepantang, Simpang Sama Rena, hingga Pepedang. Jalur sepanjang kurang lebih 14,5 kilometer tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat.

“Proses pembukaan jalan diperkirakan memakan waktu sekitar 30 hari. Kondisinya cukup berat karena material longsor menutup badan jalan di sejumlah titik, ditambah kondisi tanah yang masih labil,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, selain timbunan tanah dan batu dalam volume besar, terdapat pula kerusakan jembatan akibat longsor di sepanjang ruas tersebut. Curah hujan yang masih tinggi juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.

“Kami terus mengerahkan alat berat dan personel untuk mempercepat penanganan, agar akses jalan ini segera bisa dilalui kembali oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar, telah menginstruksikan Camat Bukit, Syahrian, S.STP., untuk turun langsung mengoordinasikan penanganan bersama instansi terkait. Hal ini mengingat pentingnya ruas jalan tersebut sebagai jalur utama menuju kawasan perkebunan masyarakat sekaligus penghubung ke Kecamatan Bandar.

Pemerintah daerah berharap proses penanganan berjalan lancar sehingga aktivitas ekonomi warga dapat segera pulih seperti sediakala. (Ril/Dani)

Berita Terkait

Tokoh GAM Pidie Serukan Jajaran Exs Kombatan dan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Provokasi
Dukungan FSP Maritim Indonesia: Arief Martha Rahadyan Didorong Berkontribusi untuk Indonesia
MAN 1 Pidie Kembali Berprestasi di Tingkat Internasional, Dua Siswa Raih Juara 3 WRCC
Jelang HUT Ke-81 RI, Drumband SMA Negeri Seribu Bukit Blangpegayon Intensif Berlatih
Tujuh Kantor Pemerintah di Puncak Papua Tengah Dibakar Massa, Diduga Dipicu Pemotongan Dana Desa
PLN Blangkejeren Jelaskan Penyebab Listrik Padam Saat Magrib dan Subuh, Akibat Defisit Daya
Listrik Gayo Lues Berulang Kali Padam, Alarm Keras atas Rapuhnya Infrastruktur Kelistrikan
Satresnarkoba Polres Bener Meriah Amankan Sorang Pria Dengan 29 Paket Sabu dan 70 Gram Ganja

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:44 WIB

Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru