Provokasi Pilih Kotak Kosong dan Propaganda APH Diminta Segera Tindak Tegas

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 26 September 2024 - 09:02 WIB

506,398 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kualasimpang. Calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang periode 2024 – 2029. Irjend Pol. Drs. Haji Armia Fahmi, MH minta kepada para ketua partai politik nasional dan lokal, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Tokoh Pemuda, Ormas, LSM dan Penulis untuk meredam dengan cara apa pun para warga untuk tidak memilih kotak kosong 27 November Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2024.

Adapun Black Champaign (Kampanye hitam) yang terus digelindingkan oleh kelompok, oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, mengiring masyarakat untuk berlaku memilih kotak kosong.
“Mau jadi apa, Aceh Tamiang ini kedepannya kalau tidak ada pemimpin. Saya kira ini bentuk penghambat penyaluran suara dan pembekuan demokrasi. Tidak benar ini, harus kita lawan,”
tegas Armia Fahmi pada wartawan. Rabu, 25 September 2024.

Sebut Armia lagi, itu merupakan bentuk-bentuk penolakan demokrasi, mematikan demokrasi. Hak-hak politik masyarakat di kebiri. Diajak untuk tidak menyalurkan hak politiknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ingatkan ya, saya ini putra Aceh Tamiang, saya ingin membangun di kampung halaman saya, dengan program visi dan misi yang saya buat. Jangka pendek, menengah dan panjang. Saya ingin Tamiang ini menjadi lebih baik lagi, serta berkelanjutan,” jelasnya.

Armia Fahmi merupakan sosok putra Aceh Tamiang asli, besar dan bersekolah di bumi muda sedia. Kampung halamannya di Kampung/Desa Bukit Tempurung/gang bengkok (Rumah induk), kecamatan Kota Kualasimpang – Aceh Tamiang.

Pria berusia 58 tahun tersebut merasa sangat terusik, dengan ‘kampanye hitam’ yang dilakukan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab, untuk tidak memilih dirinya di Pemilukada yang sesaat lagi akan di gelar.

“Siapa yang katakan saya bukan orang Tamiang, sedari bocah/kecil saya, kalau mau mandi disungai Tamiang, dan pake lompat-lompat dari atas jembatan Tamiang kalau mandi disungai, mancing, cari durian sampai cabut sekolah. Semua itu saya lalui di kota Aceh Tamiang yang tercinta ini. “Mengapa saat saya pulang ke sini dan akan membangun kampung halaman saya,di tahan-tahan, serta diributkan.?” Tanyanya.
Dan pada saat saya menjabat sebagai Kapolres Pun, saya membangun integritas Kamtibmas di Aceh Tamiang ini, dan saat Saya bertugas di jajaran Poldasu pun. Banyak warga/etnis Tamiang yang saya bantu,” paparnya penuh sesal.

Dia menduga, kampanye hitam ini pasti didalangi/ada actornya.
Armia meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) telusuri dan cari serta amankan pelakunya, sebab hal itu merupakan bentuk penolakan demokrasi dan hukum, “Sanksinya adalah Pidana,” sebutnya.

Tangkap Dalang dan Pelakunya

Hal senada juga disampaikan Haprjial Rozi, orator dan aktifis sosial Aceh Tamiang. Meminta pihak Aparat Penegak Hukum (APH) segera menangkap dalang, serta pelaku penyebar selebaran pilih kotak kosong tersebut.

Apalagi itu, bahwa; proses demokrasi sudah berjalan dengan baik dan normal. Siapa pun berhak untuk mencalonkan diri sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati, setelah semua tahapan proses administrasinya diikuti sesuai aturan.

Selanjut calon bupati lain yang tidak lolos tahapan seleksi di Komisi Pemilihan Independen (KIP) Aceh Tamiang tidak boleh bertindak gegabah dengan membuat perlawanan melakukan “kampanye hitam” dan pembodohan kepada masyarakat Tamiang untuk memilih kotak kosong.

“Para rival politik tidak boleh memainkan propaganda sesat, anti demokrasi. Ya main sehat saja. Kalau nanti rakyat memilih paslon yang sudah ditetapkan oleh KIP dan menang, itu proses demokrasi yang berjalan dengan baik. Artinya masyarakat bijak dalam menentukan hak politiknya,” tegas Rozi.

Disamping itu, Tamiang harus ada pemimpin yang definitip. Agar Tamiang menjadi lebih baik dan berjalan pembangunan di semua lini.

Aprijal mencontohkan selebaran untuk memilih kotak kosong yang beredar terdapat logo KIP dan Lambang Aceh Tamiang Kaseh Pape Setie Mati. Ini harus di minta klarifikasi dari KIP dan Pemkab Aceh Tamiang. “Ini pelanggaran hukum dan mencederai Demokrasi itu sendiri, kita harus lawan ini, supaya Tamiang tidak rusak dengan isu-isu sempalan/murahan seperti ini,” tegasnya.

Kecuali itu, Panwaslih harus memanggil pihak KIP untuk mengklarifikasi logo yang ada dalam selebaran gelap tersebut, apalagi itu, di Panwaslih ada Gakkumdu (Polisi dan Kejaksaan,) “tanyakan ke pihak KIP apakah benar ini KIP yang membuat, kalau tidak ada klarifikasi dari KIP, kuat dugaan KIP lah yang membuat, juga minta klarifikasi dengan PJ Bupati Asra terkait ada logo “Kaseh Pape Setie Matie”, agar clear masalah ini,” tutup Rozi. (AR)

Berita Terkait

Kolaborasi Bea Cukai Langsa dan Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera, Edukasi Masyarakat Cegah Perdagangan dan Peredaran Ilegal Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) Dilindungi
Bea Cukai Langsa Kembali Hadir di Kabupaten Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Dukung Percepatan Pemulihan Masyarakat Terdampak Pasca Bencana Hidrometeorologi
Bea Cukai Langsa Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang melalui Program Bea Cukai Peduli
*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*
Bea Cukai Langsa Hadir Hingga Pelosok, Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak di Aceh Tamiang
Satpol PP Provinsi Riau Pulihkan Lingkungan SMKN 1 Karang Baru Aceh Tamiang, Sekolah Kembali Aktif Pasca Banjir
Dokter Perempuan dan Relawan Pria Digerebek Warga di Rumah Dinas Puskesmas Aceh Tamiang
Relawan Sukma Bangsa dan Fisipol UGM Mengajar di Pengungsian Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:59 WIB

Oknum Kepala SD N Trt Seperai Diduga Kangkangi Impres no 7 tahun 2025. dan Boyong barang Bekas Bangunan ke Rumahnya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:41 WIB

Putri Penulis Ahmad Bahar Laporkan Hercules ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penyekapan hingga Intimidasi Mencuat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:11 WIB

Sumatera Lumpuh Total Sekejap, LSM Kompak, Bongkar Rapuhnya Pondasi Listrik Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:53 WIB

Oknum Kepala SD N Trt Seperai Diduga Monopoli Pelaksana Proyek Repitalisasi Bencana Bantuan Presiden Prabowo Subianto

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:26 WIB

Bupati Agara H. M. Salim Fakhry Diminta Evaluasi Seluruh Pejabat, ASN, Operator, dan Tenaga Honorer di Disdukcapil yang Diduga Meresahkan Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:01 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:31 WIB

Kepala SMA Negeri 1 Lawe Sigala-Gala Sampaikan Ucapan Idul Adha, Ajak Siswa Perkuat Karakter dan Kepedulian Sosial

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:29 WIB

Kadis Perhubungan Aceh Tenggara Sampaikan Ucapan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Keselamatan

Berita Terbaru