slot preparation.lsrs.lu

Eks Wakil Kepala BGN Siap Bongkar Pihak Besar dalam Dugaan Korupsi MBG, Pengajuan Justice Collaborator Didorong Berbagai Pihak

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 17:22 WIB

50379 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Pusaran dugaan korupsi dalam tata kelola program MBG yang menjadi prioritas nasional kini memasuki babak baru. Salah seorang tersangka, mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, melalui tim kuasa hukumnya, menyatakan kesiapan membongkar fakta-fakta dugaan keterlibatan oknum berpengaruh dalam kasus yang menyeret para pejabat tinggi lembaga tersebut.

Keputusan Sony Sonjaya untuk mengajukan diri sebagai justice collaborator dinilai membuka harapan baru, baik bagi penegakan hukum maupun komitmen pemerintah dalam membersihkan program-program prioritas dari praktik korupsi. Kuasa hukum Sony menegaskan kliennya memiliki bukti kuat adanya tekanan serta perintah langsung dari individu yang memiliki kekuasaan besar, tidak hanya berasal dari level eksekutif tetapi juga legislatif, hingga unsur organisasi tertentu. Disebutkan, Sony bahkan tidak memiliki ruang menolak perintah tersebut karena kekuatan posisi oknum yang terlibat.

Gerakan partai politik hingga organisasi masyarakat turut menyikapi perkembangan terbaru ini. Partai Gerindra terang-terangan menyatakan dukungan terhadap pengusutan tuntas dugaan korupsi di lingkungan program prioritas nasional. Komitmen tersebut direpresentasikan dengan mendorong Kejaksaan Agung untuk tidak ragu mengusut tuntas, termasuk mengakomodasi pengajuan Sony sebagai justice collaborator agar seluruh aktor utama yang diduga terlibat bisa dibuka ke publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan serupa diutarakan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman. Menurut Boyamin, permohonan justice collaborator yang diajukan Sony Sonjaya diharapkan dapat diterima Kejaksaan. Ia menilai potensi untuk mengurai dan mempercepat pembongkaran kasus akan jauh lebih besar dengan adanya keterangan dari internal lingkaran kasus. “Nyanyian” Sony diyakini memiliki arti penting dalam membuka tabir dugaan kejahatan tata kelola yang menjerat institusi yang seharusnya menjadi pejuang dalam memenuhi kebutuhan gizi rakyat.

Sinyal tanda bahaya dan perlunya evaluasi besar-besaran di bidang pengelolaan program prioritas negara sebenarnya sudah muncul sejak awal. Bivitri Susanti, aktivis antikorupsi sekaligus dosen STH Indonesia Jentera, menegaskan bahwa banyak indikasi dugaan korupsi dalam tata kelola MBG telah teridentifikasi sejak masa-masa sebelumnya. Bivitri menyatakan kasus ini seharusnya menjadi titik refleksi bagi semua pihak terkait, sebab integritas tata kelola program vital seperti MBG menyangkut langsung kepentingan publik.

Dalam kasus MBG, selain Sony Sonjaya, terdapat dua pejabat lain yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, serta mantan Wakil Kepala BGN lainnya, Lodewyk J. Pusung. Ketiganya dicurigai punya peranan kunci dalam praktik penyimpangan dana dan kebijakan, meskipun masing-masing membantah menjadi aktor utama maupun perencana tindak pidana korupsi.

Hingga saat ini, publik dan para pengamat hukum menilai, apakah langkah Sony Sonjaya mengajukan diri sebagai justice collaborator merupakan inisiatif murni demi kepentingan penegakan hukum, atau strategi pribadi untuk mendapatkan keringanan hukuman, masih harus diuji secara terbuka. Elza Syarief selaku kuasa hukum Sony menegaskan bahwa kliennya siap total bekerja sama dan mengungkap seluruh pihak yang terlibat sebagai bentuk tanggung jawab moral serta upaya membantu negara.

Di sisi lain, Laode M. Syarif, mantan Wakil Ketua KPK, menekankan peran keterangan justice collaborator memang sangat krusial dalam membongkar jaringan tindak pidana korupsi terstruktur, tetapi mekanismenya tetap harus diawasi ketat agar hakikat keadilan tidak tergadaikan oleh kepentingan pragmatis.

Respons Kejaksaan Agung sendiri masih dinantikan publik luas terkait apakah permohonan status justice collaborator dari Sony Sonjaya akan dikabulkan. Sikap tegas, transparansi, serta keberanian membuka aktor-aktor yang selama ini tersembunyi dinilai menjadi penentu keberhasilan penegakan hukum dalam kasus yang menguji komitmen anti-korupsi negara ini. Sementara proses hukum terus berlangsung, harapan masyarakat tertuju pada terungkapnya kebenaran sesungguhnya, serta vonis yang adil terhadap seluruh pihak yang terbukti bersalah dalam pusaran korupsi MBG. (*)

Berita Terkait

Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan Rp7,6 Miliar di Simeulue Diserahkan ke Kejaksaan, Kerugian Negara Rp851 Juta
LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!
Mantan Direktur Bumdesma Pintu Rime Gayo Divonis 5,5 Tahun, Dana Desa 23 Kampung Raib untuk Proyek SPBU
Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045
Adik Jenderal Bintang Tiga Tak Kebal Hukum: Mantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Resmi Ditahan Kasus Pungli PBG dan TPPU
Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp 28 Miliar Tak Ditahan, Dua Anggota DPR Malah Melenggang Lagi ke Senayan
Siasat Apartemen Mewah Jadi Sarang Judi Online, Sindikat Internasional Dibongkar
Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:33 WIB

Pererat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan Forkopimda Melaksanakan Jumat Keliling

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS

Jumat, 6 November 2026 - 16:30 WIB

Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 23:01 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 20:23 WIB

DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.

Kamis, 5 November 2026 - 12:08 WIB

Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran

Kamis, 5 November 2026 - 11:30 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terbaru