Eks Wakil Kepala BGN Siap Bongkar Pihak Besar dalam Dugaan Korupsi MBG, Pengajuan Justice Collaborator Didorong Berbagai Pihak

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 17:22 WIB

50313 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Pusaran dugaan korupsi dalam tata kelola program MBG yang menjadi prioritas nasional kini memasuki babak baru. Salah seorang tersangka, mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, melalui tim kuasa hukumnya, menyatakan kesiapan membongkar fakta-fakta dugaan keterlibatan oknum berpengaruh dalam kasus yang menyeret para pejabat tinggi lembaga tersebut.

Keputusan Sony Sonjaya untuk mengajukan diri sebagai justice collaborator dinilai membuka harapan baru, baik bagi penegakan hukum maupun komitmen pemerintah dalam membersihkan program-program prioritas dari praktik korupsi. Kuasa hukum Sony menegaskan kliennya memiliki bukti kuat adanya tekanan serta perintah langsung dari individu yang memiliki kekuasaan besar, tidak hanya berasal dari level eksekutif tetapi juga legislatif, hingga unsur organisasi tertentu. Disebutkan, Sony bahkan tidak memiliki ruang menolak perintah tersebut karena kekuatan posisi oknum yang terlibat.

Gerakan partai politik hingga organisasi masyarakat turut menyikapi perkembangan terbaru ini. Partai Gerindra terang-terangan menyatakan dukungan terhadap pengusutan tuntas dugaan korupsi di lingkungan program prioritas nasional. Komitmen tersebut direpresentasikan dengan mendorong Kejaksaan Agung untuk tidak ragu mengusut tuntas, termasuk mengakomodasi pengajuan Sony sebagai justice collaborator agar seluruh aktor utama yang diduga terlibat bisa dibuka ke publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan serupa diutarakan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman. Menurut Boyamin, permohonan justice collaborator yang diajukan Sony Sonjaya diharapkan dapat diterima Kejaksaan. Ia menilai potensi untuk mengurai dan mempercepat pembongkaran kasus akan jauh lebih besar dengan adanya keterangan dari internal lingkaran kasus. “Nyanyian” Sony diyakini memiliki arti penting dalam membuka tabir dugaan kejahatan tata kelola yang menjerat institusi yang seharusnya menjadi pejuang dalam memenuhi kebutuhan gizi rakyat.

Sinyal tanda bahaya dan perlunya evaluasi besar-besaran di bidang pengelolaan program prioritas negara sebenarnya sudah muncul sejak awal. Bivitri Susanti, aktivis antikorupsi sekaligus dosen STH Indonesia Jentera, menegaskan bahwa banyak indikasi dugaan korupsi dalam tata kelola MBG telah teridentifikasi sejak masa-masa sebelumnya. Bivitri menyatakan kasus ini seharusnya menjadi titik refleksi bagi semua pihak terkait, sebab integritas tata kelola program vital seperti MBG menyangkut langsung kepentingan publik.

Dalam kasus MBG, selain Sony Sonjaya, terdapat dua pejabat lain yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, serta mantan Wakil Kepala BGN lainnya, Lodewyk J. Pusung. Ketiganya dicurigai punya peranan kunci dalam praktik penyimpangan dana dan kebijakan, meskipun masing-masing membantah menjadi aktor utama maupun perencana tindak pidana korupsi.

Hingga saat ini, publik dan para pengamat hukum menilai, apakah langkah Sony Sonjaya mengajukan diri sebagai justice collaborator merupakan inisiatif murni demi kepentingan penegakan hukum, atau strategi pribadi untuk mendapatkan keringanan hukuman, masih harus diuji secara terbuka. Elza Syarief selaku kuasa hukum Sony menegaskan bahwa kliennya siap total bekerja sama dan mengungkap seluruh pihak yang terlibat sebagai bentuk tanggung jawab moral serta upaya membantu negara.

Di sisi lain, Laode M. Syarif, mantan Wakil Ketua KPK, menekankan peran keterangan justice collaborator memang sangat krusial dalam membongkar jaringan tindak pidana korupsi terstruktur, tetapi mekanismenya tetap harus diawasi ketat agar hakikat keadilan tidak tergadaikan oleh kepentingan pragmatis.

Respons Kejaksaan Agung sendiri masih dinantikan publik luas terkait apakah permohonan status justice collaborator dari Sony Sonjaya akan dikabulkan. Sikap tegas, transparansi, serta keberanian membuka aktor-aktor yang selama ini tersembunyi dinilai menjadi penentu keberhasilan penegakan hukum dalam kasus yang menguji komitmen anti-korupsi negara ini. Sementara proses hukum terus berlangsung, harapan masyarakat tertuju pada terungkapnya kebenaran sesungguhnya, serta vonis yang adil terhadap seluruh pihak yang terbukti bersalah dalam pusaran korupsi MBG. (*)

Berita Terkait

Pengusaha Nagan Raya Aris Wandi Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Istana Negara, Bawa Aspirasi Ketahanan Pangan Aceh
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan
Tambang Ilegal Resahkan Masyarakat; Korwil Aceh BAKORNAS LEPPAMI PB HMI Desak Kapolres Aceh Selatan Usut & Tindak Pelaku
Register Tanah, Dana Hibah, Hingga Uang Kampanye: Alam Baka Bongkar “Paket Lengkap” Dugaan Korupsi Lampung
KPK Periksa Rudy Tanoesoedibjo Terkait Dugaan Korupsi Penyaluran Bansos Beras PKH
Listrik Kerap Padam Saat Beban Puncak, PLN Akui Mesin Rusak dan Alami Arus Defisit, Warga Gayo Lues Desak Pembaruan Infrastruktur

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Penambangan Tanpa Izin

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Temu Ramah dengan Insan Pers, Kapolres Gayo Lues: Saya Merasa Seperti Pulang ke Kampung Sendiri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:44 WIB

Dokter Tifa Sesalkan Sikap Kejaksaan yang Abaikan Putusan Pengadilan dalam Sidang Praperadilan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:19 WIB

Upaya Pencarian Barang Pribadi Almarhum Sutrimo, Kuasa Hukum Sambangi Kediaman Mantan Jampidsus

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:08 WIB

Misteri Ponsel Hilang di Balik Kematian Sutrimo, Polisi Perdalam Penyidikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:50 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Tindak Tambang Emas Ilegal, Dua Excavator dan Empat Terduga Pelaku Diamankan

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Yahdi Hasan Apresiasi Pengabdian Tepian Negeri Chapter 4 Aceh Tenggara

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:12 WIB

BANDA ACEH

Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:53 WIB

BANDA ACEH

Presiden Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 12:31 WIB