Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Tembak dengan OPM di Pegunungan Bintang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 06:43 WIB

50505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEGUNUNGAN BINTANG — Seorang prajurit TNI dari Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Statis RI–PNG Yonif 753/AVT dilaporkan gugur dalam kontak tembak dengan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu (11/10/2025).

Korban diketahui bernama Letda Inf Fauzy A. Sulkarnaen, S.Tr (Han). Ia tertembak saat menjalankan tugas pengamanan perbatasan di wilayah yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kontak tembak terjadi ketika pasukan Satgas Pamtas tengah melakukan patroli rutin di sekitar Distrik Kiwirok. Letda Fauzy yang memimpin patroli menjadi korban tembakan dalam insiden tersebut. Setelah situasi dinyatakan aman, proses evakuasi dilakukan terhadap korban menuju RS Marthen Indey, Kota Jayapura, untuk penanganan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga Sabtu malam, belum ada keterangan resmi yang disampaikan pihak TNI. Upaya konfirmasi oleh media terus dilakukan guna memperoleh informasi terkait kronologi kejadian dan kondisi satuan pasca-insiden.

Peristiwa ini menambah catatan panjang rentetan kontak senjata antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata di wilayah pegunungan Papua. Sebelumnya, pada Kamis, 25 September 2025, kontak tembak juga terjadi di wilayah yang sama, mengakibatkan satu prajurit gugur dan dua lainnya luka tembak.

Distrik Kiwirok merupakan salah satu daerah rawan di kawasan Pegunungan Bintang yang kerap menjadi lokasi gangguan keamanan oleh kelompok separatis bersenjata. Aparat TNI dan Polri terus melakukan penjagaan ketat di jalur-jalur strategis untuk memastikan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan. (*)

Berita Terkait

Gempa Bermagnitudo 3,1 Guncang Gayo Lues Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami
Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Desa Lumban Tua Aceh Tenggara, Tidak Ada Korban Jiwa
Gayo Lues dan Ancaman Paceklik yang Datang Perlahan
Kebakaran Hanguskan Belasan Rumah di Desa Batu Bulan I Aceh Tenggara, 39 Jiwa Terdampak
Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur Terbakar, Warga Panik Lihat Asap Hitam Membumbung
Kebakaran Hebat Landa Desa Kute Bakti, 13 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
Warga Agusen, Damkar Serta Relawan Bangun Kembali  Jembatan Gantung 
Uji Nyali di Atas Kabel, Kepala Dinas Damkar Gayo Lues Pastikan Jembatan Sementara Rampung 2 Hari

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru