HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Foto Terakhir dan Kronologi Penemuan, Tabir Kematian dr Shanti Hastuti Masih Diselidiki

J.PORANG

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2026 - 01:41 WIB

501,080 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN — Penyelidikan kasus kematian dr. Shanti Hastuti di Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, terus bergulir. Di tengah proses itu, sebuah foto kebersamaan korban bersama rekan-rekannya menjadi sorotan sebagai momen terakhir sebelum tragedi terjadi.

Dilangsir dari media Berita Merdeka Poto terahir dr. Shanti momen buka puasa, Dalam foto yang diambil saat acara buka puasa bersama pada 28 Februari 2026, dr. Shanti tampak tersenyum di antara teman seangkatannya. Ia mengenakan rok merah bermotif bunga dan kacamata, berdiri berdampingan dengan enam rekannya di sebuah lokasi bernuansa alam terbuka. Suasana hangat dan penuh keakraban dalam foto itu kini menyisakan duka mendalam bagi orang-orang terdekatnya.

Beberapa waktu setelah momen tersebut, kabar duka datang. Warga sekitar rumah korban mulai curiga setelah mencium bau menyengat yang berasal dari dalam rumah. Kecurigaan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendapat laporan tersebut, tim dari Satuan Reserse Kriminal Polres Gayo Lues langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Saat memasuki rumah, petugas menemukan jasad korban di kamar lantai dua dalam kondisi telah membusuk.

Korban ditemukan terlentang di atas ranjang. Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, kedua tangan korban terikat ke belakang menggunakan kabel listrik dan mulutnya tersumpal kain.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad untuk keperluan autopsi. Hingga kini, hasil autopsi masih dinantikan guna memastikan penyebab pasti kematian.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau pernah melihat hal mencurigakan di sekitar kediaman korban agar segera melapor. Keterangan dari warga dinilai dapat membantu mempercepat pengungkapan kasus.

Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga masyarakat yang mengenal sosok dr. Shanti sebagai tenaga medis yang berdedikasi. Sementara itu, harapan akan terungkapnya fakta di balik kematian korban terus dinantikan.

(*)

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi
Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah
Bakti Sosial Dalam Rangka Menyambut Hut Ke-81 Korps Brimob Polri, Brimob Bersama Masyarakat
Pemkab Gayo Lues Ikuti Rakor Rehabilitasi Faskes Pascabencana Sumatera, 867 Puskesmas Kembali Beroperasi
Dinkes Gayo Lues Imbau Warga Waspada ISPA, Minta Pakai Masker dan Batasi Aktivitas Luar Rumah
Satu Rumah di Kecamatan Lawe Alas Aceh Tenggara Ludes Terbakar Dini Hari, Penghuni Selamat
Awal Pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 013/ Gayo Lues Fokus pada Sasaran Fisik
Bener Meriah Gelar Dialog Budaya Gayo Dalam Rangka Peringatan Hari Budaya Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru