Aceh Tamiang | Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang meninggalkan dampak yang cukup berat bagi masyarakat. Tidak hanya merusak rumah, merendam lahan pertanian, dan melumpuhkan sarana umum, bencana ini juga menyebabkan banyak kendaraan bermotor milik warga mengalami kerusakan akibat terendam lumpur dan material banjir. Kondisi tersebut menyulitkan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terlebih bagi mereka yang menggantungkan kebutuhan mobilitas pada kendaraan roda dua.
Sebagai bentuk kepedulian dan upaya konkret dalam membantu pemulihan pascabencana, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Aceh Tamiang menggelar kegiatan servis motor keliling dan cuci motor gratis untuk warga terdampak. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (25/12/2025) mulai pukul 09.00 WIB di Desa Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, salah satu wilayah yang terdampak cukup parah.
Melalui program ini, warga dapat menikmati layanan perawatan kendaraan berupa pengecekan mesin, pelumas, serta pembersihan kendaraan yang sebelumnya terendam banjir. Pelayanan ini diberikan secara cuma-cuma oleh tim teknisi dan personel Polres Aceh Tamiang yang didatangkan langsung ke lokasi terdampak, guna menjangkau masyarakat dengan mudah dan cepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya pada saat bencana terjadi, tetapi juga dalam masa pemulihan pascabanjir. Ia menegaskan bahwa Polri senantiasa berupaya hadir dengan solusi dan kepedulian nyata terhadap kebutuhan mendesak masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Kami ingin membantu warga agar kendaraan yang digunakan sehari-hari dapat kembali berfungsi dengan baik, sehingga aktivitas masyarakat bisa berjalan normal,” ujar AKBP Muliadi di sela kegiatan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keterbatasan ekonomi menjadi tantangan tersendiri bagi banyak warga pascabencana. Kebutuhan untuk memperbaiki rumah, membeli perlengkapan sekolah anak, dan memenuhi kebutuhan pokok, membuat perawatan kendaraan seringkali terabaikan. Karena itu, Polres Aceh Tamiang mengambil peran untuk mengurangi beban warga dengan memberikan pelayanan secara langsung di lapangan.
Di tengah keterbatasan sarana dan trauma pasca musibah, AKBP Muliadi menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kehadiran negara melalui institusi-institusinya. “Kehadiran kami bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Kami ingin meringankan sedikit beban masyarakat, agar semangat mereka untuk bangkit kembali tetap menyala,” ujarnya.
Warga yang hadir dalam kegiatan ini menyambut dengan antusias dan menyampaikan apresiasi atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Banyak di antara mereka mengaku belum sempat membersihkan kendaraannya secara menyeluruh akibat keterbatasan peralatan dan kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.
Program servis dan cuci motor gratis ini menjadi salah satu inisiatif sosial yang dilakukan di tengah proses panjang penanganan bencana di Aceh Tamiang. Selain menunjang kebutuhan mobilitas masyarakat, kegiatan ini juga memberikan pesan kuat mengenai pentingnya solidaritas, kehadiran negara, serta pelayanan masyarakat yang peka dan responsif.
Dengan aksi-aksi nyata seperti ini, Polri tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang peduli, bekerja bersama masyarakat dalam proses pemulihan. Di masa sulit, peran seperti ini menjadi penanda bahwa harapan untuk bangkit tetap ada, dan upaya untuk pulih terus berjalan bersama. (*)

































































