Perilaku Kepala SDN 1 Karang Bundar Dikeluhkan Guru

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 4 Juli 2023 - 00:42 WIB

50765 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG. Sejumlah guru yang mengajar di SDN 1 Karang Bundar Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang sangat tertekan atas sikap kepala sekolah yang dinilai arogan.

keluhan beberapa orang guru ASN yang mengajar disekolah tersebut.

Dalam kesempatan itu para guru menyampaikan keresahannya atas sikap kepala sekolah yang berinisial ND dinilai telah melakukan perbuatan tak menyenangkan, seperti marah-marah tanpa alasan jelas, bullying atau perundungan dan menakut-nakuti guru agar dimutasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebenarnya sikap arogan kepala sekolah ini sudah lama kami rasakan. Tapi kami pendam-pendam terus. Tapi perbuatannya semakin tak menyenangkan, makanya kami bersuara,” terangnya kepada wartawan media ini melalui via selular.

Dia juga tak menampik bahwa dirinya menjadi salah satu korban perundungan yang dilakukan kepsek tersebut di hadapan para guru lainnya.

“Saya pernah disuruhnya mengerjakan yang selayaknya bukan pekerjaan seorang guru seperti membersihkan lantai dan jendela beserta gordennya,” ungkapnya.

Dia pun lalu meminta solusi dari para guru yang tergabung dalam grup media sosial internal sekolah agar sikap kepala sekolah ini dapat berubah.

Tak hanya itu, kata dia, para guru juga menduga ada indikasi penyelewengan anggaran yang dilakukan kepsek.

Sebab, selama 5 tahun menjabat, kepsek tersebut tak pernah transparan dalam pengelolaan anggaran baik dana BOS juga dana lain yang ada disekolah.

“Karena, anggaran ini langsung dikendalikan sepenuhnya oleh kepala sekolah. Biasanya dengan kepala sekolah yang lalu setiap akhir tahun selalu dijelaskan tentang keadaan keuangan sekolah, tapi dengan kepala sekolah ini tidak pernah sama sekali,” sebutnya.

Lebih ironisnya lagi, sistem penggajian yang selama ini menggunakan sistem CMS nyaris tidak digunakan oleh kepala sekolah SDN 1 Karang Bundar ini.

Menanggapi sistem CMS yang tidak digunakan disekolah tersebut, Kepala sekolah yang berinisial ND ini mengatakan bahwa ” Dengan memberikan gaji kepada mereka (para guru) secara langsung maka disitulah terjalin rasa kekeluargaan dan dapat berkumpul langsung dengan para guru ” terang ND.

” Kami (para guru) ingin sekali gaji kami langsung masuk ke Rekening sebagaimana guru disekolah lainnya tapi apa daya hal itu tidak terjadi, dan pada kami juga kepala sekolah mengharapkan “pengganti uang minyak” walaupun ala kadarnya dan secara terpaksa kami memberikan ” jelas guru dengan nada kesalnya.

Terkait sistem penggajian dengan cara CMS yang belum berjalan sepenuhnya di lingkungan pendidikan, sekretaris Dinas Pendidikan T. Budi Dharma mengatakan

” Kalo di Dinas pendidikan semua sudah memakai sistem CMS, bila terjadi non CMS mungkin itu dikarenakan sesuatu hal atau lainnya sehingga tidak masuk dalam sistem CMS dan terkait dengan attitude kepala sekolah, pihaknya (dinas) akan memberikan teguran atau peringatan kepada kepala sekolah itu ” ujar Budi mengakhiri. (RI-1)

Berita Terkait

Kolaborasi Bea Cukai Langsa dan Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera, Edukasi Masyarakat Cegah Perdagangan dan Peredaran Ilegal Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) Dilindungi
Bea Cukai Langsa Kembali Hadir di Kabupaten Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Dukung Percepatan Pemulihan Masyarakat Terdampak Pasca Bencana Hidrometeorologi
Bea Cukai Langsa Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang melalui Program Bea Cukai Peduli
*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*
Bea Cukai Langsa Hadir Hingga Pelosok, Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak di Aceh Tamiang
Satpol PP Provinsi Riau Pulihkan Lingkungan SMKN 1 Karang Baru Aceh Tamiang, Sekolah Kembali Aktif Pasca Banjir
Dokter Perempuan dan Relawan Pria Digerebek Warga di Rumah Dinas Puskesmas Aceh Tamiang
Relawan Sukma Bangsa dan Fisipol UGM Mengajar di Pengungsian Aceh

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:05 WIB

Demi Aceh Utara dan Amanah Mualem, Ayah Wa Temui Menteri Agama: Perjuangkan MTQ Nasional hingga Fasilitas Ibadah Pascabanjir

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:11 WIB

Ekonomi RI Dikabarkan Lemah, Ketum AKPERSI: Kita Punya Fondasi Kuat

Senin, 8 Juni 2026 - 17:22 WIB

Eks Wakil Kepala BGN Siap Bongkar Pihak Besar dalam Dugaan Korupsi MBG, Pengajuan Justice Collaborator Didorong Berbagai Pihak

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:51 WIB

Stop Framing dan Mengaitkan Yasonna Laoly dengan Kasus Hukum yang Menjerat Silmy Karim

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:17 WIB

DPN PERMAHI Dukung Langkah Presiden Prabowo Benahi BGN, Korupsi Program MBG Harus Diusut Hingga ke Akar

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:32 WIB

Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:39 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:05 WIB

Sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dikejar TNI AL di Laut, Nelayan Kurir Narkoba Ditangkap di Karimun

Minggu, 14 Jun 2026 - 02:43 WIB

BANDA ACEH

Ambulans Tabrak Kerbau di Tol Sibanceh, 1 Penumpang Luka Ringan

Minggu, 14 Jun 2026 - 02:25 WIB