Jamu Tradisional Pusaka Indatu Dan Majun Mujarap Asli Ramuan Tradisional Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 22 Mei 2024 - 22:28 WIB

501,284 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah Baranewsaceh co |  Ternyata produk jamu hasil olahan tradisional, tidak hanya kita temukan di pulau Jawa. Aceh sebagai negeri para saudagar dengan cerita kejayaannya di masa lalu, juga memiliki ramuan tradisional yang bermanfaat untuk kesehatan sekaligus menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Jamu tradisional Pusaka Indatu adalah salah satu produk jamu khas provinsi Aceh yang terbuat dari beberapa unsur rempah rempah Aceh yang di yakini dapat menyembuhkan beberapa penyakit, aman di konsumsi, herbal dan tanpa kimia. Produk olahan jamu Pusaka Indatu dan Majun Mujarap merupakan olahan warisan tradisi dari generasi ke generasi.

Tgk Amri (40) Pengusaha lokal Jamu tradisional khas Aceh Pusaka Indatu saat di temui media ini menuturkan . Rabu 22/05/2024. “Jamu tradisional Pusaka Indatu merupakan pruduk unggulan yang pernah jaya di masa lalu”. Ia mengaku sudah memperoduksi Jamu Pusaka Indatu sejak 10 (sepuluh) tahun yang lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya menurut Tgk. Amri, ramuan jamu tradisional ini di buat hanya untuk kalangan keluarga, akan tetapi karena khasiatnya begitu ampuh dan mujarab untuk menyembuhkan penyakit, akhirnya Tgk Amri mencoba untuk memproduksi jamu Pusaka Indatu untuk lebih banyak dan kini sudah disebar luaskan kepada masyarakat luas, khususnya di provinsi Aceh.

Adapun khasiat dari jamu Pusaka Indatu menurut Tgk Amri, dapat menyembuhkan beberapa jenis penyakit seperti Asam lambung, darah manis, rematik, darah tinggi, kolestrol, angin merah, syaraf kejepit, batu karang atau batu empedu, batu ginjal, asam urat dan stroke, sakit dalam perut, kista, kebas kebas, lemah sahwat dan lain lain. Selain itu produk olahan jamu Pusaka Indatu telah memiliki ijin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pusat dan juga memiliki ijin resmi dari Dinas kesehatan Republik Indonesia.

Tgk Amri juga menimpali bahwa produk ini juga di lengkapi dengan adanya Majun Mujarap khas Aceh dalam satu kemasannya. Sementara untuk mengkonsumsi ramuan ini dapat di minum tiga kali sehari dengan menggunakan air hangat. Ucapnya.

Selain itu Ia juga melayani konsultasi kesehatan terkait penggunaan produk jamu Pusaka Indatu dan Majun Mujarap. Untuk itu Ia meminta masyarakat menghubungi kontak person pribadinya melalui nomor 0852-6064-1055.

Ditambahkannya, saat ini Jamu olahan Pusaka Indatu juga tersedia dalam jumlah besar dan siap di pasok keseluruhan wilayah Indonesia. Sedangkan alamat produksi Jamu Pusaka Indatu berada di Desa Belang Kulam kecamatan Grong Grong kabupaten Pidie provinsi Aceh.

Bagi anda yang berada di dataran tinggi Gayo, khususnya kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, anda dapat
berkunjung langsung ke alamat kami di Jalan Pondok Baru – Ramung, Bener Kelipah kecamatan Bener Kelipah kabupaten Bener Meriah. Untuk pemesanan silakan hubungi nomor :
082246205544. Atas nama Abun Helmi.
082260004877. Tgk Khairul Basari.

Menutup penuturannya, Tgk Amri juga memastikan produksi jamu hasil olahan Pusaka Indatu dan Majun mujarap cocok dikonsumsi, bagi masyarakat yang berada di dataran tinggi Gayo. Hal ini karena udara di sini sangat sejuk dan sangat memungkinkan untuk di konsumsi untuk kesehatan, terutama bagi para petani kopi di perkebunan.

Tgk Amri juga berharap semoga kehadiran Jamu Pusaka Indatu dan Majun Mujarap dapat membatu masyarakat dalam menyembuhkan beberapa jenis penyakit. Kedepannya masyarakat dapat kembali beraktivitas dan beribadah seperti semula tanpa ada keluhan rasa sakit yang di deritanya. Pungkasnya. (Hamdani).

Berita Terkait

Sambut Tahun Baru Hijriah, Ribuan Warga Bersatu dalam Doa untuk Bener Meriah
Monyet Liar Resahkan Warga Simpang Tiga dan Reje Guru, Warga Khawatir Keselamatan Anak-anak
Membangun Kemandirian Mustahik Melalui Ekosistem Produktif
Pulihkan Hutan Pascabencana, Ratusan Relawan Tanam 2.000 Pohon di Mendale
Kritik, Evaluasi, dan Harapan: Menatap Peran Baitul Mal Secara Objektif
Patungan Beli Sapi, Warga Pasar Simpang Tiga Lestarikan Tradisi Kuah Belangong Saat Idul Adha
Warga Buntul Kemumu Sembelih 33 Hewan Kurban Termasuk Sapi Bantuan Presiden
Dua Kali Raih Penghargaan Nasional, Pemkab Gayo Lues Tegaskan Komitmen Lestarikan Bahasa Gayo

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:54 WIB

Empat Tersangka Penganiayaan Tiga Pekerja Migran Indonesia di Johor Ditahan Polisi Malaysia

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:43 WIB

Dikejar TNI AL di Laut, Nelayan Kurir Narkoba Ditangkap di Karimun

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:29 WIB

Prof Dr Nasomal: “Pak Kapolri, Galian Pasir Tidak Berizin Di Bintan Merusak Ekosistem Alam. Pelakunya Tidak Pernah Ditangkap. Di Mana Polisi?”

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:14 WIB

Sidang Kasus Chromebook: Nadiem Makarim Kritik Replik Jaksa, Dukungan Moral Publik Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:03 WIB

Ahli Bantah Tuduhan Tidak Independen dalam Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:17 WIB

Tujuh Warga Gayo Lues Jalani Hukuman Cambuk atas Pelanggaran Qanun Syariat Islam

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:49 WIB

Kejari Nagan Raya Musnahkan Barang Bukti dari 15 Perkara: 100,8 Kg Ganja dan 51,95 Gram Sabu Dihancurkan

Senin, 8 Juni 2026 - 17:39 WIB

Empat Anggota Bais TNI Dituntut 2,5 Tahun Penjara dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Berita Terbaru