Cerita Dinda: Meningkatkan Literasi dan Numerasi di Pelosok Singkil Melalui Kampus Mengajar

denny

- Redaksi

Selasa, 13 Agustus 2024 - 16:18 WIB

501,051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinda dan salah satu siswi SMP Negeri 1 Gunung Meriah (dok humas USM)

Dinda dan salah satu siswi SMP Negeri 1 Gunung Meriah (dok humas USM)

Pendidikan – Kampus Mengajar merupakan salah satu program yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) sebagai bagian dari inisiatif Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa dengan mengajar di sekolah-sekolah, khususnya yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Salah satu mahasiswa yang merasakan manfaat dari program ini adalah Dinda Sutiara, mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Serambi Mekkah.

Dinda aktif mengikuti kegiatan Kampus Mengajar tahun 2024 sebagai bagian dari program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Ia mengajar di SMP Negeri 1 Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinda mengetahui program Kampus Merdeka dari berbagai sumber, seperti website resmi Kemendikbudristek, media sosial, dan website kampus.

Setelah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program Kampus Mengajar Batch 7, Dinda menyadari program ini memberikan pengalaman berharga di luar kampus dan membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

Menurut Dinda, program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar di luar kampus dan berkolaborasi dengan para guru untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa.

“Dengan mengikuti Kampus Mengajar harapan saya sebagai mahasiswa, dapat mengetahui secara langsung keadaan siswa, keadaan sekolah, dan melakukan pembelajaran secara langsung, serta dapat belajar mengenai inovasi, mengetahui bagaimana cara pembelajaran di sekolah, dan memberikan inovasi kepada sekolah, baik pembelajaran literasi ataupun numerasi,” tuturnya, Selasa (13/8/24)

Meskipun menghadapi tantangan dan kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, Dinda tetap termotivasi untuk membantu anak-anak memahami pelajaran dengan dukungan dari dosen, masyarakat sekitar, dan teman-teman.

“Berkat dukungan dosen, masyarakat sekitar sekolah, dan rekan sejawat selama mengajar, saya semakin termotivasi membantu anak-anak dalam memahami pelajaran, demi mendapatkan pendidikan berkualitas,” ujar Dinda mahasiswa yang pernah mewakili Aceh di KN-MIPA tingkat nasional.

Dengan pengalaman dan semangatnya, Dinda berencana untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia melalui program Kampus Mengajar dan kegiatan lainnya.

Ia mengajak semua mahasiswa untuk ikut serta dalam program ini dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Berita Terkait

*Rawan Kecelakaan, Ketua IWOI Subulussalam Desak BPJN dan Pemerintah Perlebar Jalan Nasional Barsela
Prof Sutan Nasomal, Harapkan Presiden Prabowo Kabulkan Aspirasi Kader Pengurus Partai Kab. Aceh Singkil dan Kota Subulussalam Satu Dapil Mudahkan Pemilih!!!
Masyarakat Demo Tuntut Hak Kepada PT Nafasindo
Laboratorium Minim, Sekolah Menengah di Aceh Tenggara Andalkan Praktikum Digital
SDN Babah Krung Nagan Raya Gelar Upacara Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026
Massa Kepung PT Socfindo Lae Butar, Tuntut Plasma, Lapangan Kerja, hingga Legalitas Operasional Pabrik
Dana Pemeliharaan Anggaran Bos 2025 SMP N 1 Putri Betung  Dipertanyakan 
TKA dan Tantangan Transformasi Pendidikan Aceh

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:10 WIB

Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru