Suka Makmue : Puluhan Masyarakat Desa Keude Linteung Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh Menyambut Malam 12 Rabiul Awal dengan Berzikir.
Kegiatan tersebut berlangsung di Meunasah Al-Ikhlas Keude Linteung Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten setempat. Kamis 4 September 2025 ( Malam Jum’at)
Keuchik (Kades ) Keude Linteung Kecamatan Seunagan Timur Zainal Abidin mengatakan kegiatan menyambut malam 12 Rabiul Awal di mulai berzikir sejak tanggal 1 Rabiul Awal hingga sampai malam 12 Rabiul Awal. Kata Zainal Abidin Keuchik Gampong Keude Linteung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Zainal Abidin mengatakan. Maulid Nabi Muhammad SAW 2025 akan kembali menjadi momen penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Maulid Nabi tahun ini jatuh pada tanggal 5 September 2025 (12 Rabiul Awal 1447 Hijriah). Peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan juga ruang refleksi atas keteladanan Nabi dalam membangun peradaban yang penuh kasih sayang, keadilan, dan kemanusiaan. Ucapnya.
Sejarah Singkat Maulid Nabi
Tradisi memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW bermula sejak era Dinasti Fatimiyah di Mesir pada abad ke-10. Pada masa itu, Maulid diperingati dengan doa bersama, pembacaan puji-pujian, serta pembagian makanan kepada masyarakat.
Di masa Sultan Salahuddin Al-Ayyubi, momentum maulid digunakan sebagai penguat semangat perjuangan. Peringatan Maulid Nabi menjadi resmi oleh Sultan Ottoman Murad III sekitar tahun 1588. Seiring perkembangan Islam, perayaan ini meluas ke berbagai negara dengan tradisi yang beragam, termasuk di Indonesia
Kemudian, pada malam menyambut 12 Rabiul Awal Masyarakat Desa Keude Linteung membawa Hidangan atau Rantang untuk rombongan Zikir. Ungkapnya Zainal Abidin.
Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tuha Peut. Ketua Pemuda Keude Linteung Agussalim.RZ.Dan Puluhan Masyarakat dan Pemuda. (*)

































































