22 Hari Paska Banjir Aceh : DPD PDIP Aceh Gelar Pengobatan Gratis Ringankan Beban Korban Banjir Aceh Tamiang

Redaksi

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 15:46 WIB

50235 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG : Kepedulian terhadap warga terdampak banjir terus ditunjukkan PDI Perjuangan. Tim kesehatan gabungan dari DPP PDI Perjuangan, DPD PDI Perjuangan Aceh, DPC PDI Perjuangan Lhokseumawe dan DPC PDI Perjuangan Aceh Tamiang kembali menggelar layanan pengobatan gratis bagi korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Terbaru, pada Selasa, 16 Desember 2025, tim kesehatan PDI Perjuangan menyambangi Desa Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir bandang.

Warga tampak antusias menyambut kedatangan Tim Kesehatan PDI Perjuangan. Mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, memadati lokasi pelayanan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan gratis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak enam hari terakhir, tim kesehatan PDI Perjuangan berada di Aceh Tamiang dan bergerak secara mobile dari desa ke desa serta dari kecamatan ke kecamatan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan warga pascabanjir tetap terjaga, terutama dari ancaman penyakit seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, diare, hingga trauma pascabencana.

Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh sekaligus Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham mengatakan, kehadiran tim kesehatan merupakan bentuk tanggung jawab moral partai terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah.

“Banjir ini bukan hanya merusak rumah dan harta benda, tetapi juga berdampak serius terhadap kesehatan masyarakat. Karena itu, PDI Perjuangan hadir untuk memastikan warga mendapatkan layanan kesehatan yang layak, cepat, dan gratis,” ujar Jamaluddin Idham.

Ia menegaskan, PDI Perjuangan akan terus berada di tengah rakyat dan membantu hingga kondisi benar-benar pulih.

Jamaluddin Idham juga menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, relawan, serta instansi terkait agar penanganan pascabencana berjalan terpadu dan tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terlewatkan dari bantuan, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia,” tambahnya.

Sementara itu, Melky Silubun, salah seorang anggota tim kesehatan PDI Perjuangan, mengungkapkan kondisi di Desa Kota Lintang sangat memprihatinkan.

Ia juga menuturkan bahwa sejak dimulainya kegiatan sosial tersebut dari hari pertama, pihaknya turut didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Lhokseumawe, Fahrizal.

“Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari BNPB, setidaknya sebanyak 58 orang warga Desa Kota Lintang meninggal dunia karena wilayah ini merupakan salah satu lokasi terdampak paling parah,” katanya.

Melky menambahkan, selain korban jiwa, banjir bandang juga menyebabkan sejumlah rumah warga hilang terseret arus.

“Banyak warga kehilangan tempat tinggal dan saat ini masih membutuhkan bantuan kesehatan, logistik, serta pendampingan psikologis,” ujarnya.

Melalui layanan pengobatan gratis ini, PDI Perjuangan berharap dapat meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang sekaligus membantu percepatan pemulihan pascabencana banjir. (*)

Berita Terkait

Jangan Hanya Butuh Saat Pencitraan Saja : YARA Desak Pemerintah Perhatikan Nasib Wartawan Yang Korban Banjir
Wilmar dan Luka Agraria: Saat Negara Membiarkan Rakyat Terpinggirkan
Kolaborasi Bea Cukai Langsa dan Relawan Yayasan Masjid Al-Falah Surabaya Salurkan Bantuan hingga Dusun Sulit Akses di Aceh Tamiang
Sambut Isra Mikraj 1447 H, Pemkab Nagan Raya Gelar Tausiah di Masjid Giok
PT. KIM Diperiksa Oleh Tim Terpadu Nagan Raya. Ada Apa ?
Penyegaran Organisasi, Batalyon C Pelopor Gelar Sertijab Danki dan Perwira Jajaran
Bea Cukai Langsa Bersama Tim Bea Cukai Peduli Kanwil DJBC Sumatera Utara Hadir Bantu Warga Aceh Tamiang
Bea Cukai Langsa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Berita Terbaru

ARTIKEL

capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:11 WIB