HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Ipelmasra Nyatakan Sikap Soal Investasi Rp200 Triliun di Nagan Raya: Dukung Pembangunan, Tolak Rakyat Jadi Penonton

Redaksi

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:06 WIB

50360 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh :  Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Nagan Raya (IPELMASRA), M. Irsal Muntazal, menyampaikan sikap resmi terkait rencana investasi berskala besar senilai Rp200 triliun yang akan masuk ke Kabupaten Nagan Raya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Forum Publik “Mahasiswa Bertanya, Bupati Menjawab” yang dihadiri langsung oleh Bupati Nagan Raya Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., Ketua DPRK Nagan Raya, M. Rizki Ramadhan serta Ketua Komisi III DPRK Nagan Raya, Zulkarnain, S.H.

Kegiatan berlangsung di Moorden Coffee, Banda Aceh, Minggu (7/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum tersebut, Irsal mengatakan bahwa mahasiswa dan masyarakat Nagan Raya pada prinsipnya tidak menolak pembangunan maupun investasi.

Namun, investasi yang masuk harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak menjadikan rakyat sebagai korban eksploitasi di daerahnya sendiri.

“Kami tidak anti-investasi dan tidak anti-pembangunan. Yang kami tuntut adalah jaminan bahwa masyarakat Nagan Raya tidak hanya menjadi penonton di tanah kelahirannya sendiri. Investasi sebesar ini harus menjadi instrumen kemakmuran rakyat, bukan sekadar angka fantastis yang menguntungkan segelintir pihak,” tutur Irsal.

Menurutnya, investasi Rp200 triliun tersebut harus menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah sekaligus jawaban atas berbagai tantangan pembangunan yang selama ini dihadapi Aceh, khususnya Nagan Raya.

Ia menilai keberhasilan investasi harus ditopang oleh tiga pilar utama, yaitu ekonomi, sinergi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Dijelaskan Irsal, bahwa integrasi berbagai sektor strategis seperti pertambangan, pelabuhan, bandara, dan industri pengolahan harus mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita harus belajar secara objektif dari Morowali. Di sana, meski ada dinamika sosial dan lingkungan yang perlu terus dibenahi, ekonomi masyarakat bawah bergerak dan tumbuh,” ungkap Irsal.

“Warung-warung hidup, usaha kontrakan berkembang, bengkel lokal mendapatkan manfaat ekonomi. Kita harus kritis, tetapi juga harus logis. Jika daerah terus menutup diri terhadap investasi yang sehat dan terukur, Nagan Raya akan terus terjebak dalam lingkaran pengangguran dan kemiskinan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Ipelmasra juga menyampaikan sejumlah aspirasi dan rekomendasi strategis kepada Bupati Nagan Raya sebagai prasyarat agar investasi yang direncanakan benar-benar berpihak kepada masyarakat antara lain berisi prioritas utama tenaga kerja lokal.

Selain itu, pelibatan aktif UMKM daerah dalam rantai pasok industri, pelatihan dan sertifikasi untuk peningkatan mutu SDM, transparansi penuh tata kelola investasi serta perlindungan total terhadap lingkungan hidup dan hutan adat.

“Percepatan pembangunan infrastruktur daerah, Peningkatan mutu dan fasilitas pendidikan (CSR Utama), peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, menjamin masyarakat sebagai pelaku utama, bukan penonton,” tambahnya.

Menurut Irsal, seluruh poin tersebut merupakan bentuk komitmen mahasiswa untuk memastikan investasi besar yang masuk ke Nagan Raya berjalan seimbang antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan keadilan sosial.

Di akhir penyampaiannya, Ketua Umum IPELMASRA menyampaikan pesan tegas sekaligus terbuka kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terkait komitmen keberpihakan terhadap rakyat.

“Apabila investasi Rp200 triliun ini hanya menjadi dokumen indah di atas kertas sementara rakyat dikorbankan, maka kami akan menjadi pihak pertama yang berdiri di garis depan untuk memimpin kritik dan perlawanan secara konstitusional,” tegasnya.

“Sebaliknya, apabila Bapak Bupati berkomitmen penuh untuk memastikan investasi ini menghadirkan kemakmuran rakyat, membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta menjadikan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan, maka satu kalimat dari kami: Dinda Suka, Bupati Punya Gaya,” pungkas Irsal. (*)

Berita Terkait

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Hutan Kami Dibakar, Bukan Terbakar
Yang Membakar Hutan Saat Ini di Indonesia Adalah LONDO IRENG
Lindungi Kesehatan dari Asap Karhutla, Bupati TRK Minta Warga Batasi Aktivitas Luar Ruangan
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Ketua Muhammadiyah Nagan Raya Organisasi Hadiri Khanduri Haul Abu Habib Muda Seunagan
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Keluarga Temukan Bekas Luka Tembak, Kematian Bharada Valdo di Markas Polairud Memicu Tuntutan Investigasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Darah di Markas Polairud: Tragedi Kematian Bharada Valdo yang Menyisakan Tanda Tanya Besar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:32 WIB

57.000 Orang Utan Kehilangan Habitat Akibat Karhutla, Kematian Massal Tak Tercatat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Karhutla Indonesia Seluas 900.000 Hektare Disorot Media Asing, Setara Empat Kali Luas Tokyo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Bayang-Bayang Kabut Asap, Singapura Kembali Bidik Tujuh Perusahaan di Balik Karhutla Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Aturan Pidana Baru, Sinergi Aparat Penegak Hukum di Tengah Tantangan Implementasi KUHP dan KUHAP Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Polri Perang Terbuka Lawan Kampung Narkoba, Rekam Jejak Internal Bakal Dievaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana di Sektor Pasar Modal

Berita Terbaru

KABAR DUKA

Irjen Polisi Purnawirawan Napoleon Bonaparte Tutup Usia

Minggu, 18 Okt 2026 - 22:13 WIB