BANDA ACEH | PT Bumi Resources Mineral menunjukkan kepeduliannya terhadap bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan Tanoh Gayo melalui dukungan nyata berbentuk satu unit helikopter yang difungsikan untuk mempercepat penanganan darurat di wilayah tersebut. Pemberian bantuan ini menjadi langkah strategis guna menunjang distribusi logistik ke daerah-daerah yang hingga kini masih terisolasi akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten di Aceh, termasuk Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.
Helikopter tersebut ditujukan untuk mempercepat proses penyaluran bantuan ke lokasi-lokasi terdampak yang sulit dijangkau melalui jalur darat karena keterbatasan infrastruktur dan medan geografis yang berat. Banjir dan longsor yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan akses transportasi putus di sejumlah titik, mempersulit pengiriman bantuan logistik serta evakuasi warga terdampak.
Direktur PT Bumi Resources Mineral Tbk Group, Riki Tardo Siagian, menyampaikan bahwa pihaknya memahami urgensi situasi yang dihadapi oleh masyarakat Tanoh Gayo saat ini. Oleh karena itu, perusahaan mengambil inisiatif menyediakan helikopter yang akan dimanfaatkan sebagai jembatan udara untuk mengangkut bahan-bahan pokok, termasuk beras, mi instan, minyak goreng, selimut, obat-obatan, dan tenda terpal ke daerah-daerah yang masih terisolasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Riki menegaskan bahwa dukungan ini tidak lepas dari semangat perusahaan untuk mengambil bagian dalam kerja kemanusiaan dan berkolaborasi bersama pemerintah dalam menanggulangi dampak bencana. “Helikopter ini kami sediakan untuk membantu Pemerintah Daerah, mengangkut logistik ke daerah terisolir akibat banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues,” ujarnya di Banda Aceh, Selasa (9/12/2025).
Bantuan tersebut mendapatkan tanggapan positif dari Pemerintah Provinsi Aceh. Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi PT Bumi Resources Mineral yang dinilai sangat krusial dalam situasi darurat seperti ini. Ia menekankan bahwa helikopter ini menjadi alat vital dalam memastikan distribusi bantuan kemanusiaan berjalan cepat dan tepat waktu.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Bumi Resources Mineral Tbk Group atas bantuan satu unit helikopter ini. Helikopter akan menjadi kunci, untuk memastikan bantuan sampai tepat waktu,” kata M. Nasir. Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari pihak swasta seperti ini adalah bentuk sinergi yang dibutuhkan dalam penanganan bencana secara menyeluruh.
Pemerintah Aceh mencatat bahwa ratusan kepala keluarga masih berada dalam kondisi rentan di pengungsian dan membutuhkan bantuan dasar secara terus-menerus. Kehadiran helikopter akan membantu menjangkau wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi total, terutama desa-desa di wilayah perbukitan dan pedalaman yang terkena dampak paling parah.
Sinergi antara unsur pemerintah daerah dan korporasi swasta ini memperlihatkan pentingnya kolaborasi dalam merespons bencana alam yang berdampak luas. Tak hanya menjadi bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, langkah ini juga menjadi contoh nyata bagaimana sektor swasta dapat menjadi mitra strategis bagi negara dalam memperkuat ketahanan dan respon terhadap krisis kemanusiaan di masa depan.
Dalam beberapa pekan ke depan, helikopter tersebut akan terus beroperasi untuk mendukung pengiriman logistik, hingga kondisi akses darat memungkinkan distribusi secara normal. Pemerintah Provinsi Aceh juga menyatakan akan terus memantau situasi di lapangan dan menyesuaikan strategi penyaluran bantuan sesuai dengan dinamika cuaca dan kondisi wilayah terdampak.
Dengan langkah nyata seperti ini, PT Bumi Resources Mineral tidak hanya hadir sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai mitra kemanusiaan yang peduli dan tanggap terhadap penderitaan masyarakat di tengah bencana. (*)






































