DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil

Redaksi

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:37 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh : Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh meminta PT Solusi Bangun Andalas (SBA) memastikan ketersediaan pasokan semen di pasaran agar harga tetap stabil dan tidak membebani masyarakat maupun pelaksanaan pembangunan di Minggu, 2/8/2026.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad, mengatakan dalam beberapa hari terakhir harga semen di sejumlah wilayah dilaporkan mencapai sekitar Rp110.000 per zak. Menurutnya, kenaikan tersebut dinilai terlalu tinggi dan perlu segera mendapat perhatian.

“Beberapa hari ini harga semen tembus hingga Rp110.000 per zak. Ini adalah harga di luar nalar,” kata Cut Muhammad, Minggu (2/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan, di tengah perhatian Presiden Prabowo Subianto yang sedang mendorong percepatan pembangunan dan pemulihan Aceh pascabencana alam tahun lalu, lonjakan harga semen berpotensi menghambat berbagai program pembangunan.

Karena itu, DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh meminta PT Solusi Bangun Andalas (SBA) untuk memastikan distribusi semen di pasar berjalan dengan baik serta melakukan pemantauan terhadap ketersediaan pasokan agar tidak terjadi kelangkaan yang memicu kenaikan harga.

Menurut Cut Muhammad, harga semen yang terus meningkat tidak hanya berdampak pada sektor konstruksi, tetapi juga dapat memengaruhi upaya rehabilitasi lahan pertanian. Pasalnya, pembangunan infrastruktur pendukung pertanian, seperti saluran irigasi beton, talud, maupun jembatan penyeberangan bagi petani, membutuhkan material semen dalam jumlah yang cukup.

DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh berharap seluruh pihak terkait dapat mengambil langkah cepat untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga semen sehingga pembangunan infrastruktur serta pemulihan sektor pertanian di Aceh dapat berjalan sesuai harapan. (*)

Berita Terkait

Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni
Tokoh Pemuda Babahrot “Dek Gam Babahrot” Soroti Penyaluran CSR di Aceh Barat Daya: “Semua Perusahaan Wajib, Bukan Hanya LKT
Pembangunan Jalan Kota Bahagia Mangkarat: SMPA Kecam Sikap DPRK yang Dinilai Tutup Mata dan Uji Kesabaran Rakyat
Daniel Abdul Wahab Kembali Nahkodai RAPI Kota Banda Aceh, Muswil VIII Berlangsung Sukses
Hak rakyat dan Kelestarian Lingkungan terancam, Ketua Umum IMPS gaungkan penolakan tambang di Samadua
Nahkoda Baru untuk Periode Berikutnya, Daniel Abdul Wahab Kembali Pimpin RAPI Kota Banda Aceh
Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak
Promosikan Batu Giok, RAPI Nagan Raya Serahkan Cindera mata Batu Giok ke Wali Kota Banda Aceh

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:39 WIB

PESAWAT Sarankan Anggota DPRK Aceh Timur Jangan Asal Bunyi Dan Jadi Bidak Catur

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Bupati Lantik 61 Pejabat Administrator dan Pengawas di Aceh Tenggara

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:07 WIB

Berawal dari Laporan Warga, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Agara Bongkar Peredaran Sabu di Lawe Alas

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Dua Jam Berselang, Pengembangan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Berbuah Hasil, Pemasok Sabu Berhasil Diamankan

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:15 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pererat Kebersamaan Lewat Subuh Keliling dan Jumat Curhat Bersama Forkopimda, Ulama, dan Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:27 WIB

LSM KOMPAK ACEH TENGGARA Apresiasi Langkah Cepat Kasatker PJN Wilayah III Aceh dan PPK 3.5 dalam Pemulihan Jalan Batas Gayo Lues–Kutacane

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:13 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Sinergi dengan Dunia Pendidikan Lewat Kunjungan ke SMP Negeri 1 Kutacane

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:21 WIB

Cepat, Tepat, dan Presisi! Tim URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Curas, Diduga Beraksi di Tujuh Lokasi

Berita Terbaru