Dukung pelestarian lingkungan hidup Sekaligus Memperkuat Semangat Gotong Royong Bersama Masyarakat Setempat  Medco E&P Malaka, BPMA, IM-TRAX Tanam 1.000 Pohon

AGUS SURIADI

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 23:42 WIB

50366 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur, — PT Medco E & P Malaka (Medco E&P) bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan komunitas Indra Makmu Trax (IM-TRAX) melakukan penanaman 1.000 pohon di kawasan terdampak banjir di Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, sebagai bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan sekaligus rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. 1 Juli 2026

Kegiatan yang dilaksanakan pada 29 Juni dan 1 Juli 2026 tersebut berlangsung di empat desa, yakni Desa Sah Raja, Sijudo, Blang Seunong, dan Suka Damai. Penanaman pohon dilakukan untuk membantu pemulihan lingkungan pascabanjir yang melanda Aceh Timur akhir tahun lalu, sekaligus meningkatkan tutupan vegetasi guna mendukung keberlanjutan di kawasan terdampak.

Aksi penghijauan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat, aparatur desa, pemuda, relawan, serta anggota komunitas IM-TRAX. Selain menanam pohon, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi para pemangku kepentingan dalam membangun kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagian bibit pohon yang ditanam berasal dari donasi sukarela pekerja Medco E&P. Kontribusi tersebut mencerminkan kepedulian pekerja dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup sekaligus memperkuat semangat gotong royong bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, mengatakan bahwa keberhasilan pelestarian lingkungan membutuhkan kolaborasi semua pihak. “Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi dengan BPMA, IM-TRAX, pemerintah desa, dan masyarakat, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi bagi rehabilitasi kawasan terdampak banjir sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Ketua IM-TRAX, Irvandi, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam pelaksanaan program tersebut. “Kami mengapresiasi komitmen Medco E&P dan BPMA yang mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama melakukan aksi nyata bagi lingkungan. Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa perusahaan, komunitas, pemerintah, dan masyarakat dapat saling mendukung dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Keuchik Desa Sah Raja, Sulaiman, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Medco E&P, BPMA, IM-TRAX, serta seluruh pihak yang telah menyalurkan bantuan bibit pohon kepada masyarakat. Bantuan ini sangat berarti bagi desa kami sebagai bagian dari upaya penghijauan setelah banjir yang melanda wilayah ini. Semoga pohon-pohon yang ditanam hari ini tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta generasi mendatang,” tuturnya.

Program penanaman pohon ini merupakan bagian dari komitmen Medco E&P dalam mendukung pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan BPMA, pemerintah desa, komunitas, dan masyarakat setempat. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kualitas lingkungan sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap kelestarian alam.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Ketua DPW Fast Respon Counter Polri Nusantara Aceh Apresiasi Kepedulian Sosial Medco kepada Masyarakat Aceh Timur
Ketua DPW Fast Respon Counter Polri Nusantara Aceh Apresiasi Kepedulian Sosial Medco kepada Masyarakat Aceh Timur
Polres Aceh Timur Jalani Tes Urine dan Pemeriksaan Ponsel
Medco E&P dan BPMA Kembali Salurkan Beasiswa bagi 431 Pelajar Berprestasi di Aceh Timur
SEBANYAK 15 PESEBAK BOLA MUDA ACEH TIMUR DIBOYONG LATIHAN KE PSS SLEMAN
Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur Terbakar, Warga Panik Lihat Asap Hitam Membumbung
Medco E&P Malaka Dorong Ketahanan Pangan, Warga Indra Makmu Mampu Mandiri Dengan Kebun Sayur
Haris Nduru Merasa Dibohongi, Kadis PUPR Aceh Timur Beri Keterangan Berbeda Soal Proyek Rp7,25 Miliar

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Ribuan Warga Samadua Bergerak Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:06 WIB

ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:29 WIB

Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:53 WIB

Senjata Api Mengancam Masyarakat, IMP Desak Evaluasi dan Pemeriksaan Polres Aceh Selatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:31 WIB

Pemkab Aceh Selatan Percepat Usulan WPR, Sembilan Lokasi Disiapkan untuk Tambang Rakyat Legal

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:25 WIB

Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT

Berita Terbaru