Presiden Prabowo Tinjau Hunian Sementara untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 01:43 WIB

50314 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026), untuk meninjau progres pembangunan rumah hunian sementara bagi warga terdampak banjir dan longsor. Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Keduanya tiba di lokasi dengan menaiki mobil taktis Maung berwarna putih berpelat RI-1.

Dikutip dari tayangan Liputan6 SCTV, suasana hangat dan penuh antusias menyertai kedatangan Presiden dan Gubernur. Ketika melintasi jalan utama menuju lokasi hunian, Prabowo dan Mualem melambaikan tangan dari dalam kendaraan, disambut sorak dan sambutan warga yang berjejer di sepanjang jalan. Beberapa warga juga sempat diajak berjabat tangan dan berinteraksi langsung oleh Presiden, menciptakan suasana akrab di tengah peninjauan resmi.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo meninjau langsung blok-blok hunian sementara yang tengah dibangun oleh pihak swasta Danantara. Hunian tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Tamiang dan sekitarnya beberapa waktu lalu. Presiden secara cermat mengelilingi area perumahan bantuan, meninjau fasilitas yang disediakan serta berdialog dengan sejumlah pejabat dan pelaksana proyek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CEO Danantara, Rosan Roeslani, dalam keterangannya menjelaskan kepada Presiden bahwa pihaknya tengah membangun total 600 unit hunian yang dirancang untuk menunjang kenyamanan dan kebutuhan dasar para pengungsi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 198 unit telah rampung dan siap huni per 1 Januari 2026. Sisanya ditargetkan selesai pada 8 Januari, sebelum melanjutkan target berikutnya untuk membangun hingga 15.000 unit hunian dalam kurun waktu tiga bulan.

Setiap hunian dirancang dengan memperhatikan standar kelayakan. Lima unit rumah menggunakan sistem satu klaster bersama dengan toilet dan kamar mandi bersama. Hunian juga dilengkapi dengan kasur, kipas angin, jaringan listrik, dapur umum, mushola, taman bermain anak, serta akses Wi-Fi gratis.

Presiden Prabowo menunjukkan atensinya terhadap detail teknis pembangunan, bahkan sempat menanyakan mengenai jenis material yang digunakan. “Ini dari seng ya?” tanyanya kepada Rosan saat mengamati atap salah satu unit hunian.

Dalam momen tersebut, Presiden terlihat berdiskusi dengan sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria.

Usai melakukan peninjauan area, Presiden Prabowo melanjutkan kegiatan dengan memimpin rapat terbatas bersama 10 menteri Kabinet, Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Rapat tersebut digelar dalam satu ruangan yang disiapkan di kompleks hunian guna membahas percepatan penanganan dampak bencana serta langkah-langkah pemulihan jangka panjang bagi masyarakat.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar para korban bencana. Pemerintah pusat terus mengintensifkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat, menyeluruh, dan tepat sasaran. (*)

Berita Terkait

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah
Perkuat Kepastian Hukum untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang
Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: Good Governance Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas
Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:50 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Edukasi Keluarga Indonesia Bila Terjadi Perang, Apa yang Harus di Lakukan Sangat Penting

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:10 WIB

Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?

Senin, 9 Maret 2026 - 16:16 WIB

Truk DAM Kepung Kantor PLN di Gayo Lues, Ongkos Angkut BBM Belum Dibayar

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:05 WIB

Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Umumkan Masa Berkabung Nasional

Senin, 15 Desember 2025 - 23:34 WIB

Pemerintah Aceh Surati UNDP dan UNICEF dalam Upaya Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor yang Renggut Ratusan Nyawa

Rabu, 12 November 2025 - 23:17 WIB

Mahasiswi Serambi Mekkah Harumkan Indonesia di ISG 2025, Raih Medali Perunggu di Riyadh

Jumat, 24 Oktober 2025 - 20:51 WIB

DPSMAI Ajak Masyarakat Aceh dan Pelaku Usaha Meriahkan Selera Serumpun di TBG Kuala Lumpur

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 04:56 WIB

WNI di Kapal Misi Bantuan Gaza Masih Selamat, Kemlu Terus Monitor

Berita Terbaru