Presiden Prabowo Tinjau Hunian Sementara untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 01:43 WIB

50269 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026), untuk meninjau progres pembangunan rumah hunian sementara bagi warga terdampak banjir dan longsor. Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Keduanya tiba di lokasi dengan menaiki mobil taktis Maung berwarna putih berpelat RI-1.

Dikutip dari tayangan Liputan6 SCTV, suasana hangat dan penuh antusias menyertai kedatangan Presiden dan Gubernur. Ketika melintasi jalan utama menuju lokasi hunian, Prabowo dan Mualem melambaikan tangan dari dalam kendaraan, disambut sorak dan sambutan warga yang berjejer di sepanjang jalan. Beberapa warga juga sempat diajak berjabat tangan dan berinteraksi langsung oleh Presiden, menciptakan suasana akrab di tengah peninjauan resmi.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo meninjau langsung blok-blok hunian sementara yang tengah dibangun oleh pihak swasta Danantara. Hunian tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Tamiang dan sekitarnya beberapa waktu lalu. Presiden secara cermat mengelilingi area perumahan bantuan, meninjau fasilitas yang disediakan serta berdialog dengan sejumlah pejabat dan pelaksana proyek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CEO Danantara, Rosan Roeslani, dalam keterangannya menjelaskan kepada Presiden bahwa pihaknya tengah membangun total 600 unit hunian yang dirancang untuk menunjang kenyamanan dan kebutuhan dasar para pengungsi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 198 unit telah rampung dan siap huni per 1 Januari 2026. Sisanya ditargetkan selesai pada 8 Januari, sebelum melanjutkan target berikutnya untuk membangun hingga 15.000 unit hunian dalam kurun waktu tiga bulan.

Setiap hunian dirancang dengan memperhatikan standar kelayakan. Lima unit rumah menggunakan sistem satu klaster bersama dengan toilet dan kamar mandi bersama. Hunian juga dilengkapi dengan kasur, kipas angin, jaringan listrik, dapur umum, mushola, taman bermain anak, serta akses Wi-Fi gratis.

Presiden Prabowo menunjukkan atensinya terhadap detail teknis pembangunan, bahkan sempat menanyakan mengenai jenis material yang digunakan. “Ini dari seng ya?” tanyanya kepada Rosan saat mengamati atap salah satu unit hunian.

Dalam momen tersebut, Presiden terlihat berdiskusi dengan sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria.

Usai melakukan peninjauan area, Presiden Prabowo melanjutkan kegiatan dengan memimpin rapat terbatas bersama 10 menteri Kabinet, Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Rapat tersebut digelar dalam satu ruangan yang disiapkan di kompleks hunian guna membahas percepatan penanganan dampak bencana serta langkah-langkah pemulihan jangka panjang bagi masyarakat.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar para korban bencana. Pemerintah pusat terus mengintensifkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat, menyeluruh, dan tepat sasaran. (*)

Berita Terkait

Bea Cukai Langsa Bersama Tim Bea Cukai Peduli Kanwil DJBC Sumatera Utara Hadir Bantu Warga Aceh Tamiang
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 14–20 Januari 2026
Bea Cukai Langsa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang
Video Viral Dugaan Pungli di Palembang, Mobil Bantuan Bencana Dihentikan Oknum Diduga Petugas Transportasi
Protes Jemuran Celana Dalam di Kudus, Simbol Kritik Etika dan Tuntutan Pembenahan KONI
Mulak Sitohang Perbaiki Argumentasi Uji UU Pembentukan Aceh dan Sumatra Utara
Empat Pulau Jadi Sorotan, MK Gelar Sidang Perbaikan UU Pembentukan Aceh
Korban Bencana di Sumatra Capai 1.178 Jiwa, Aceh Jadi Wilayah Paling Terdampak

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:30 WIB

Wakapolres Gayo Lues Pimpin Langsung Pergantian Pasukan dalam Kegiatan Bakti Sosial di Kampung Pining

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:38 WIB

Sosok Humanis Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Alibasyah Hadir dengan Doa dan Kepedulian

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:37 WIB

Dana Darurat Rp24 M Mandek, Pemko Subulussalam Dikecam: Jangan Jual Kemiskinan & Bencana!

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:59 WIB

Sebanyak 519 Keluarga Terdampak Bencana di Gayo Lues Terima Dana Tunggu Hunian

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:16 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Aksi Kemanusiaan dalam Pemulihan Fasilitas Umum Pascabencana di Kecamatan Pining

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:28 WIB

Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang

Senin, 5 Januari 2026 - 01:29 WIB

BWS Sumatera I Kerahkan Alat Berat untuk Pemulihan Pascabanjir di Aceh

Senin, 5 Januari 2026 - 01:27 WIB

Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan untuk Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Sejumlah Aktifis Temukan Bantuan Menumpuk di Gudang BPBD Agara

Jumat, 16 Jan 2026 - 21:39 WIB