Truk DAM Kepung Kantor PLN di Gayo Lues, Ongkos Angkut BBM Belum Dibayar

J.PORANG

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 16:16 WIB

50931 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Puluhan truk jenis DAM berderet di halaman kantor unit layanan pelanggan (ULP) Perusahaan Listrik Negara di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Kendaraan-kendaraan itu sengaja diparkir para sopir sebagai bentuk protes atas ongkos pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) yang belum juga dilunasi. Senin, 09 Maret 2026.

Aksi tersebut mencuat setelah para pengusaha dan sopir DAM mengaku telah menunggu cukup lama pembayaran biaya transportasi yang mereka kerjakan untuk mendukung operasional pembangkit listrik di wilayah itu. Ketidakjelasan pembayaran membuat mereka memilih mendatangi kantor PLN dan menuntut penyelesaian.

“Ketua Persatuan DAM Truk Kabupaten Gayo Lues, Sukri, mengatakan para sopir terpaksa mengambil langkah tersebut karena pembayaran ongkos angkut tak kunjung diselesaikan. Padahal pekerjaan pengangkutan BBM telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu, terutama setelah bencana merusak jalan lintas nasional di daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerusakan jalan membuat mobil tangki tidak dapat melintas menuju lokasi pembangkit. Sebagai alternatif, pengangkutan BBM kemudian menggunakan truk DAM milik warga agar pasokan bahan bakar tetap tersedia.
“Karena mobil tangki tidak bisa lewat akibat jalan rusak, kami diminta membantu mengangkut BBM. Tapi sampai sekarang ongkos angkutnya belum dibayar,” kata Sukri.

Ia juga mempertanyakan keterlambatan pembayaran tersebut. Menurut dia, sistem pembayaran listrik masyarakat kini sebagian besar menggunakan meteran prabayar atau token digital, sehingga pelanggan membayar lebih dahulu sebelum menggunakan listrik.
“Kalau sistemnya prabayar, mestinya tidak ada tunggakan dari pelanggan. Karena itu kami heran kenapa ongkos angkut BBM justru macet pembayarannya,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer ULP PLN Blangkejeren, Isnan mengatakan.  “Sudah clear ya pak, sudah selesai utk semua pembayarannya melalui sambungan telepon seluler pesan singkat dengan nomor pribadinya”.

Para sopir berharap pihak PLN segera memberikan kejelasan dan melunasi kewajiban tersebut. Mereka menilai keterlambatan pembayaran tidak hanya merugikan pengusaha truk, tetapi juga para sopir yang selama ini menggantungkan penghasilan dari pekerjaan pengangkutan tersebut. (J.porang)

Berita Terkait

Sebut Wartawan “Otak Kamu Ada Nggak” Saat Wawancara, Benny K Harman Minta Maaf dan Klarifikasi Pernyataan Kontroversial
Upaya Pencarian Barang Pribadi Almarhum Sutrimo, Kuasa Hukum Sambangi Kediaman Mantan Jampidsus
Misteri Ponsel Hilang di Balik Kematian Sutrimo, Polisi Perdalam Penyidikan
Keluarga Sutrimo Datangi Rumah Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Soroti Kejanggalan Kematian
Jusuf Kalla Tegaskan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh Bukan Bentuk Penolakan ke Pemerintah Pusat
Jusuf Kalla Tanggapi Kerusuhan Hari Damai Aceh dan Serukan Penyelesaian Damai
Tokoh GAM Pidie Serukan Jajaran Exs Kombatan dan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Provokasi
Walaupun Diklarifikasi Dinas Pertanian Gayo Lues, LIRA tetap Minta APH bertindak Sesuai Dengan Aturan

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:44 WIB

Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru