HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Presiden Prabowo Minta Maaf Belum Kunjungi Seluruh Daerah Terdampak Banjir di Sumatra

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 01:47 WIB

50329 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumatra yang hingga kini belum sempat ia kunjungi secara langsung. Hal ini disampaikan Presiden dalam kunjungannya ke Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026), di tengah agenda peninjauan penanganan pascabencana dan pembangunan hunian sementara bagi korban terdampak.

“Saya tahu bahwa saya mendapat laporan dari beberapa pihak, dari Mendagri, dari gubernur, bahwa banyak kabupaten lain bertanya, ‘Kok Presiden belum sampai?’. Saya minta maaf saya belum bisa ke semua titik,” ujar Prabowo di hadapan warga dan pejabat yang hadir dalam kegiatan lapangan tersebut.

Presiden menjelaskan bahwa keterbatasan waktu menjadi alasan utama dirinya belum bisa menjangkau seluruh lokasi terdampak bencana. Ia mengatakan, kunjungan difokuskan pada titik-titik yang saat ini sedang menjalankan agenda penting pemulihan, seperti pembangunan hunian, penyaluran bantuan, dan kegiatan penanganan langsung di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tapi saya pilih atau saya disarankan hadir di tempat-tempat yang sedang ada kegiatan penting, walaupun semua daerah pasti mengalami kesulitan yang sangat besar,” katanya.

Kehadiran Presiden di Aceh Tamiang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja meninjau langsung kebijakan penanganan bencana oleh pemerintah pusat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta. Di lokasi tersebut, Prabowo meninjau progres pembangunan hunian sementara yang dilaksanakan oleh pihak swasta Danantara.

Presiden juga menegaskan bahwa dirinya telah menyampaikan rencana kunjungan lanjutan ke sejumlah daerah lain yang terdampak bencana kepada Gubernur Aceh dan Menteri Dalam Negeri. Ia menyatakan komitmennya untuk hadir langsung menyapa dan mendengar aspirasi warga korban bencana di tempat lain, terutama daerah dengan dampak paling besar.

“Nanti, insya Allah, saya coba tetap ke daerah-daerah yang dampaknya besar, akan saya datangi,” ujar Prabowo.

Sebelumnya, Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, secara terbuka menyampaikan pertanyaan kepada pemerintah pusat atas absennya Presiden di wilayahnya yang terkena banjir dan longsor parah. Dalam pernyataannya kepada media, Ismail berharap kepedulian yang sama juga diberikan untuk warganya yang menghadapi situasi darurat serupa.

“Pak Presiden selalu ke Tamiang, ke Takengon, Aceh Tengah, dan juga hadir di Pidie Jaya. Tapi di Aceh Utara, kayaknya, apa enggak tahu ada banjir?” kata Ismail dalam pernyataan sebelumnya.

Menanggapi hal itu, Prabowo menegaskan bahwa tidak ada satu pun wilayah yang diabaikan oleh negara. Ia memastikan bahwa seluruh jalur koordinasi pemerintah terus berjalan, termasuk pengiriman bantuan, pekerja kemanusiaan, dan intervensi darurat ke seluruh wilayah terdampak — meski kehadiran fisiknya belum menjangkau semua titik.

Pemerintah, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, serta instansi terkait lainnya, terus melanjutkan upaya distribusi logistik, evakuasi, dan pembangunan infrastruktur dasar di kawasan yang mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor di Sumatra. Meski tidak menetapkan status bencana nasional, pemerintah berkomitmen penuh untuk menjalankan penanganan secara cepat dan merata. (*)

Berita Terkait

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita
KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir
MK Perintahkan Presiden dan DPR Revisi UU Peradilan Militer dalam Dua Tahun
MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum
Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi
Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah
Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:10 WIB

MK Perintahkan Presiden dan DPR Revisi UU Peradilan Militer dalam Dua Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru