Presiden Prabowo Minta Maaf Belum Kunjungi Seluruh Daerah Terdampak Banjir di Sumatra

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 01:47 WIB

50273 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumatra yang hingga kini belum sempat ia kunjungi secara langsung. Hal ini disampaikan Presiden dalam kunjungannya ke Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026), di tengah agenda peninjauan penanganan pascabencana dan pembangunan hunian sementara bagi korban terdampak.

“Saya tahu bahwa saya mendapat laporan dari beberapa pihak, dari Mendagri, dari gubernur, bahwa banyak kabupaten lain bertanya, ‘Kok Presiden belum sampai?’. Saya minta maaf saya belum bisa ke semua titik,” ujar Prabowo di hadapan warga dan pejabat yang hadir dalam kegiatan lapangan tersebut.

Presiden menjelaskan bahwa keterbatasan waktu menjadi alasan utama dirinya belum bisa menjangkau seluruh lokasi terdampak bencana. Ia mengatakan, kunjungan difokuskan pada titik-titik yang saat ini sedang menjalankan agenda penting pemulihan, seperti pembangunan hunian, penyaluran bantuan, dan kegiatan penanganan langsung di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tapi saya pilih atau saya disarankan hadir di tempat-tempat yang sedang ada kegiatan penting, walaupun semua daerah pasti mengalami kesulitan yang sangat besar,” katanya.

Kehadiran Presiden di Aceh Tamiang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja meninjau langsung kebijakan penanganan bencana oleh pemerintah pusat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta. Di lokasi tersebut, Prabowo meninjau progres pembangunan hunian sementara yang dilaksanakan oleh pihak swasta Danantara.

Presiden juga menegaskan bahwa dirinya telah menyampaikan rencana kunjungan lanjutan ke sejumlah daerah lain yang terdampak bencana kepada Gubernur Aceh dan Menteri Dalam Negeri. Ia menyatakan komitmennya untuk hadir langsung menyapa dan mendengar aspirasi warga korban bencana di tempat lain, terutama daerah dengan dampak paling besar.

“Nanti, insya Allah, saya coba tetap ke daerah-daerah yang dampaknya besar, akan saya datangi,” ujar Prabowo.

Sebelumnya, Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, secara terbuka menyampaikan pertanyaan kepada pemerintah pusat atas absennya Presiden di wilayahnya yang terkena banjir dan longsor parah. Dalam pernyataannya kepada media, Ismail berharap kepedulian yang sama juga diberikan untuk warganya yang menghadapi situasi darurat serupa.

“Pak Presiden selalu ke Tamiang, ke Takengon, Aceh Tengah, dan juga hadir di Pidie Jaya. Tapi di Aceh Utara, kayaknya, apa enggak tahu ada banjir?” kata Ismail dalam pernyataan sebelumnya.

Menanggapi hal itu, Prabowo menegaskan bahwa tidak ada satu pun wilayah yang diabaikan oleh negara. Ia memastikan bahwa seluruh jalur koordinasi pemerintah terus berjalan, termasuk pengiriman bantuan, pekerja kemanusiaan, dan intervensi darurat ke seluruh wilayah terdampak — meski kehadiran fisiknya belum menjangkau semua titik.

Pemerintah, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, serta instansi terkait lainnya, terus melanjutkan upaya distribusi logistik, evakuasi, dan pembangunan infrastruktur dasar di kawasan yang mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor di Sumatra. Meski tidak menetapkan status bencana nasional, pemerintah berkomitmen penuh untuk menjalankan penanganan secara cepat dan merata. (*)

Berita Terkait

Bupati Pati Sudewo Terjerat Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap Proyek Kereta Api
Mendagri Ingatkan Aceh, Sumut, dan Sumbar Bijak Gunakan Dana TKD untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana
MK Putuskan Wartawan Dilindungi Sepenuhnya dalam Menjalankan Profesi, Tak Bisa Langsung Diproses Secara Pidana atau Perdata
Kolaborasi Bea Cukai Langsa dan Relawan Yayasan Masjid Al-Falah Surabaya Salurkan Bantuan hingga Dusun Sulit Akses di Aceh Tamiang
Bea Cukai Langsa Bersama Tim Bea Cukai Peduli Kanwil DJBC Sumatera Utara Hadir Bantu Warga Aceh Tamiang
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 14–20 Januari 2026
Bea Cukai Langsa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang
Video Viral Dugaan Pungli di Palembang, Mobil Bantuan Bencana Dihentikan Oknum Diduga Petugas Transportasi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Berita Terbaru

ARTIKEL

capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:11 WIB