Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:45 WIB

50290 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Puluhan kendaraan mengular di ruas Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane yang terletak di kawasan Tetumpun, Desa Pungke, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Jumat (28/8/2026). Antrean panjang itu terjadi akibat pemberlakuan sistem buka-tutup jalan selama pekerjaan perbaikan pascabanjir hidrometeorologi yang melanda kawasan tersebut pada 25 Oktober 2025.

 

Ruas jalan nasional yang menjadi satu-satunya akses utama penghubung Blangkejeren dengan Kutacane itu saat ini sedang dalam tahap penanganan oleh kontraktor PT HK. Pekerjaan difokuskan pada badan jalan dan tebing yang sebelumnya rusak dan tergerus material longsor akibat banjir. Untuk memberi ruang bagi alat berat dan pekerjaan konstruksi, hanya satu lajur yang dibuka secara bergantian sehingga arus lalu lintas dikendalikan dengan sistem buka-tutup.

Sejumlah warga dan pengguna jalan mengeluhkan lamanya waktu tunggu serta ketiadaan informasi yang jelas mengenai jadwal buka-tutup. Mereka menyebut antrean kendaraan dibiarkan menumpuk dalam waktu cukup lama di kedua arah tanpa pemberitahuan pasti kapan giliran lewat. Dalam foto yang beredar, tampak deretan mobil pribadi, pikap pengangkut barang, dan kendaraan lain berhenti memanjang di jalan tanah berdebu, sementara di kejauhan terlihat area kerja yang ditandai terpal biru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keluhan warga, pengaturan lalu lintas di lapangan belum berjalan optimal. Sopir di bagian belakang antrean kerap tidak mengetahui kondisi di depan karena tidak ada papan informasi maupun petugas yang aktif memberi penjelasan hingga ke barisan paling belakang. Situasi ini dinilai berisiko, terutama bila ada kendaraan darurat yang harus segera melintas membawa pasien atau kebutuhan mendesak lainnya.

Jalan nasional Blangkejeren–Kutacane memiliki peran vital sebagai jalur logistik dan mobilitas warga antara Gayo Lues dan Aceh Tenggara. Kerusakan akibat banjir hidrometeorologi tahun lalu membuat beberapa titik rawan longsor dan ambles, termasuk di kawasan Tetumpun Pungke. Perbaikan permanen yang kini dikerjakan PT HK diharapkan dapat memulihkan fungsi jalan secara penuh dan lebih aman, terutama pada musim hujan.

Warga pada prinsipnya mendukung upaya perbaikan tersebut, namun mereka berharap pelaksanaan di lapangan lebih tertib. Pengguna jalan meminta adanya manajemen lalu lintas yang lebih jelas, seperti penetapan interval waktu buka-tutup yang terjadwal, penempatan petugas di titik antrean terjauh, serta penyampaian informasi sebelumnya kepada masyarakat. Dengan begitu, pekerjaan konstruksi tetap bisa berjalan, sementara gangguan terhadap aktivitas harian warga dapat diminimalkan. (Red)

 

Berita Terkait

Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla
Polres Gayo Lues Berduka, Aipda Win Aripa Dikenang dalam Prosesi Pemakaman Kedinasan
Aipda Win Aripa Tutup Usia, Polres Gayo Lues Berduka dan Sampaikan Penghormatan Terakhir
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”
Temu Ramah dengan Insan Pers, Kapolres Gayo Lues: Saya Merasa Seperti Pulang ke Kampung Sendiri
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak
Penyedia Jasa Mengeluh, Pembayaran Sewa Alat Berat Pascabencana di Gayo Lues Tersendat

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WIB

KPK Tangkap Rektor Unsoed dan Lima Tersangka, Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru Terungkap

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Negara Tak Boleh Lembek, Sanksi Berat Dijatuhkan kepada Perusahaan Pembakar Hutan di Kalimantan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Penanganan Karhutla Harus Lebih Nyata, Negara Tidak Boleh Kalah oleh Api

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Presiden Prabowo Gagas Penggunaan Tepung Singkong sebagai Inovasi Baru Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Arief Martha Rahadyan: Cinta Rasul, Teladani Akhlaknya, Tebarkan Kebaikan untuk Indonesia

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:48 WIB

Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Pemblokiran Rekening Demonstran

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Penanganan Intensif Karhutla di Sumatera

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan Jajaran di Palangka Raya, Fokus Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah

Berita Terbaru

DAERAH

Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Rabu, 26 Agu 2026 - 13:32 WIB