slot preparation.lsrs.lu

Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:45 WIB

50659 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Puluhan kendaraan mengular di ruas Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane yang terletak di kawasan Tetumpun, Desa Pungke, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Jumat (28/8/2026). Antrean panjang itu terjadi akibat pemberlakuan sistem buka-tutup jalan selama pekerjaan perbaikan pascabanjir hidrometeorologi yang melanda kawasan tersebut pada 25 Oktober 2025.

 

Ruas jalan nasional yang menjadi satu-satunya akses utama penghubung Blangkejeren dengan Kutacane itu saat ini sedang dalam tahap penanganan oleh kontraktor PT HK. Pekerjaan difokuskan pada badan jalan dan tebing yang sebelumnya rusak dan tergerus material longsor akibat banjir. Untuk memberi ruang bagi alat berat dan pekerjaan konstruksi, hanya satu lajur yang dibuka secara bergantian sehingga arus lalu lintas dikendalikan dengan sistem buka-tutup.

Sejumlah warga dan pengguna jalan mengeluhkan lamanya waktu tunggu serta ketiadaan informasi yang jelas mengenai jadwal buka-tutup. Mereka menyebut antrean kendaraan dibiarkan menumpuk dalam waktu cukup lama di kedua arah tanpa pemberitahuan pasti kapan giliran lewat. Dalam foto yang beredar, tampak deretan mobil pribadi, pikap pengangkut barang, dan kendaraan lain berhenti memanjang di jalan tanah berdebu, sementara di kejauhan terlihat area kerja yang ditandai terpal biru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keluhan warga, pengaturan lalu lintas di lapangan belum berjalan optimal. Sopir di bagian belakang antrean kerap tidak mengetahui kondisi di depan karena tidak ada papan informasi maupun petugas yang aktif memberi penjelasan hingga ke barisan paling belakang. Situasi ini dinilai berisiko, terutama bila ada kendaraan darurat yang harus segera melintas membawa pasien atau kebutuhan mendesak lainnya.

Jalan nasional Blangkejeren–Kutacane memiliki peran vital sebagai jalur logistik dan mobilitas warga antara Gayo Lues dan Aceh Tenggara. Kerusakan akibat banjir hidrometeorologi tahun lalu membuat beberapa titik rawan longsor dan ambles, termasuk di kawasan Tetumpun Pungke. Perbaikan permanen yang kini dikerjakan PT HK diharapkan dapat memulihkan fungsi jalan secara penuh dan lebih aman, terutama pada musim hujan.

Warga pada prinsipnya mendukung upaya perbaikan tersebut, namun mereka berharap pelaksanaan di lapangan lebih tertib. Pengguna jalan meminta adanya manajemen lalu lintas yang lebih jelas, seperti penetapan interval waktu buka-tutup yang terjadwal, penempatan petugas di titik antrean terjauh, serta penyampaian informasi sebelumnya kepada masyarakat. Dengan begitu, pekerjaan konstruksi tetap bisa berjalan, sementara gangguan terhadap aktivitas harian warga dapat diminimalkan. (Red)

 

Berita Terkait

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues
BPBD Gayo Lues Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Logistik untuk Korban Kebakaran Telege Jernih

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru