
Ruas jalan nasional yang menjadi satu-satunya akses utama penghubung Blangkejeren dengan Kutacane itu saat ini sedang dalam tahap penanganan oleh kontraktor PT HK. Pekerjaan difokuskan pada badan jalan dan tebing yang sebelumnya rusak dan tergerus material longsor akibat banjir. Untuk memberi ruang bagi alat berat dan pekerjaan konstruksi, hanya satu lajur yang dibuka secara bergantian sehingga arus lalu lintas dikendalikan dengan sistem buka-tutup.
Sejumlah warga dan pengguna jalan mengeluhkan lamanya waktu tunggu serta ketiadaan informasi yang jelas mengenai jadwal buka-tutup. Mereka menyebut antrean kendaraan dibiarkan menumpuk dalam waktu cukup lama di kedua arah tanpa pemberitahuan pasti kapan giliran lewat. Dalam foto yang beredar, tampak deretan mobil pribadi, pikap pengangkut barang, dan kendaraan lain berhenti memanjang di jalan tanah berdebu, sementara di kejauhan terlihat area kerja yang ditandai terpal biru.
Menurut keluhan warga, pengaturan lalu lintas di lapangan belum berjalan optimal. Sopir di bagian belakang antrean kerap tidak mengetahui kondisi di depan karena tidak ada papan informasi maupun petugas yang aktif memberi penjelasan hingga ke barisan paling belakang. Situasi ini dinilai berisiko, terutama bila ada kendaraan darurat yang harus segera melintas membawa pasien atau kebutuhan mendesak lainnya.
Jalan nasional Blangkejeren–Kutacane memiliki peran vital sebagai jalur logistik dan mobilitas warga antara Gayo Lues dan Aceh Tenggara. Kerusakan akibat banjir hidrometeorologi tahun lalu membuat beberapa titik rawan longsor dan ambles, termasuk di kawasan Tetumpun Pungke. Perbaikan permanen yang kini dikerjakan PT HK diharapkan dapat memulihkan fungsi jalan secara penuh dan lebih aman, terutama pada musim hujan.
Warga pada prinsipnya mendukung upaya perbaikan tersebut, namun mereka berharap pelaksanaan di lapangan lebih tertib. Pengguna jalan meminta adanya manajemen lalu lintas yang lebih jelas, seperti penetapan interval waktu buka-tutup yang terjadwal, penempatan petugas di titik antrean terjauh, serta penyampaian informasi sebelumnya kepada masyarakat. Dengan begitu, pekerjaan konstruksi tetap bisa berjalan, sementara gangguan terhadap aktivitas harian warga dapat diminimalkan. (Red)
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WIB
KPK Tangkap Rektor Unsoed dan Lima Tersangka, Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru TerungkapSelasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WIB
Negara Tak Boleh Lembek, Sanksi Berat Dijatuhkan kepada Perusahaan Pembakar Hutan di KalimantanSelasa, 25 Agustus 2026 - 08:14 WIB
Penanganan Karhutla Harus Lebih Nyata, Negara Tidak Boleh Kalah oleh ApiSelasa, 25 Agustus 2026 - 08:01 WIB
Presiden Prabowo Gagas Penggunaan Tepung Singkong sebagai Inovasi Baru Pemadaman KarhutlaSelasa, 25 Agustus 2026 - 07:56 WIB
Arief Martha Rahadyan: Cinta Rasul, Teladani Akhlaknya, Tebarkan Kebaikan untuk IndonesiaSelasa, 25 Agustus 2026 - 07:48 WIB
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Pemblokiran Rekening DemonstranSenin, 24 Agustus 2026 - 17:57 WIB
Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Penanganan Intensif Karhutla di SumateraMinggu, 23 Agustus 2026 - 17:45 WIB
Presiden Prabowo Kumpulkan Jajaran di Palangka Raya, Fokus Penanganan Karhutla Kalimantan TengahBerita Terbaru
BANDA ACEH
Tak Ada Kata Selamat Tinggal, Teuku Andie Pergi Setelah Hampir Satu Dekade Tanpa Kabar
Kamis, 27 Agu 2026 - 00:03 WIB
DAERAH
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Rabu, 26 Agu 2026 - 21:14 WIB
GAYO LUES
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Rabu, 26 Agu 2026 - 15:45 WIB
ACEH TENGGARA
Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah
Rabu, 26 Agu 2026 - 14:46 WIB

26 Agustus 2026 | 11:07 am WIB

25 Agustus 2026 | 5:34 pm WIB

25 Agustus 2026 | 8:31 am WIB

25 Agustus 2026 | 8:14 am WIB

25 Agustus 2026 | 8:01 am WIB

25 Agustus 2026 | 5:34 pm WIB

12 Agustus 2026 | 6:34 am WIB

5 Agustus 2026 | 8:45 am WIB

30 Juli 2026 | 6:20 pm WIB

30 Juli 2026 | 7:58 am WIB

26 Agustus 2026 | 9:14 pm WIB

26 Agustus 2026 | 3:45 pm WIB

25 Agustus 2026 | 12:20 am WIB

24 Agustus 2026 | 10:01 am WIB

27 Agustus 2026 | 12:03 am WIB

25 Agustus 2026 | 11:43 pm WIB

24 Agustus 2026 | 7:21 pm WIB

24 Agustus 2026 | 2:32 pm WIB

24 Agustus 2026 | 11:22 am WIB

25 Agustus 2026 | 5:44 pm WIB

25 Agustus 2026 | 7:34 am WIB

24 Agustus 2026 | 11:23 pm WIB

23 Agustus 2026 | 6:49 pm WIB

23 Agustus 2026 | 6:45 pm WIB

26 Agustus 2026 | 12:25 am WIB

25 Agustus 2026 | 7:34 am WIB

23 Agustus 2026 | 6:49 pm WIB

23 Agustus 2026 | 5:13 pm WIB
