Pemulihan Listrik Pascabencana di Aceh Dipercepat, Genset Dikirim Melalui Udara dan Laut

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 23:56 WIB

50384 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di wilayah Aceh terus diperkuat melalui kolaborasi multisektor. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama PT PLN (Persero), didukung TNI dan Polri, mengerahkan dukungan logistik dan perlengkapan vital untuk memastikan layanan energi dasar di berbagai wilayah segera pulih.

Pada Sabtu (6/12/2025), satu unit genset berkapasitas 250 kilowatt-hour milik PLN diangkut menggunakan helikopter Sikorsky berlogo BNPB dari Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar menuju Takengon, Aceh Tengah. Pengangkutan dilakukan menggunakan metode sling load lantaran jalur darat masih sulit ditembus akibat kerusakan infrastruktur. Genset tersebut diprioritaskan untuk memulihkan pasokan listrik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tengah, yang menjadi salah satu fasilitas layanan kesehatan utama di dataran tinggi Gayo.

Sementara itu, pemulihan listrik juga mencatat progres signifikan di Kabupaten Aceh Tamiang, salah satu wilayah paling terdampak banjir. Pada Kamis (4/12), PLN berhasil menyalakan kembali listrik di sejumlah titik infrastruktur vital, termasuk RSUD Muda Sedia yang sempat lumpuh akibat banjir dan kini kembali berfungsi setelah genset berkapasitas 66.000 watt berhasil dioperasikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Tamiang Sport Center, yang kini difungsikan sebagai pos pengungsian dan pusat distribusi logistik bagi penyintas, pasokan listrik dari genset telah mengalir mendukung berbagai kebutuhan dasar. Sementara itu, PDAM Aceh Tamiang juga mulai kembali beroperasi setelah genset berkapasitas 33.000 watt berhasil dipasang dan berfungsi, mendukung layanan air bersih yang krusial dalam situasi darurat.

Dukungan lintas sektor juga datang dari Polri, yang mengangkut genset berkapasitas 100.000 watt via kapal dari Banda Aceh ke Aceh Tamiang. Genset ini diperuntukkan mendukung pemulihan operasional kantor pemerintahan dan layanan publik, yang sempat terhenti selama sepekan akibat kondisi listrik padam total.

Pemulihan tidak hanya terbatas pada Aceh Tamiang. Kabupaten Langsa juga telah mendapatkan pasokan energi kembali berkat mobilisasi truk pembawa genset oleh PLN yang harus menembus jalur berlumpur. Genset kemudian dipasang di sejumlah titik strategis untuk menopang kebutuhan dasar masyarakat dalam fase tanggap darurat ini.

PLN memastikan bahwa ketersediaan BBM untuk genset-genset yang beroperasi berada dalam kondisi aman. Distribusi bahan bakar bekerja sama dengan Pertamina dan dilakukan melalui tiga jalur utama yaitu dari Krueng Raya untuk mendukung Banda Aceh, Lhokseumawe untuk wilayah tengah hingga Kuala Simpang, serta jalur Meulaboh dan Medan untuk mendukung wilayah pesisir barat Aceh.

Sebagai langkah antisipatif, tambahan pasokan BBM juga telah disalurkan ke sejumlah titik: 5 kiloliter bensin dan solar di Banda Aceh, 10 kiloliter di Lhokseumawe untuk melayani hingga Bireuen, dan pengajuan 20 kiloliter tambahan dari Kuala Simpang. Seluruh distribusi telah dikonfirmasi Pertamina dan siap dikirim untuk menjamin operasional genset tetap berjalan tanpa hambatan.

BNPB menyebut bahwa kolaborasi lintas sektor ini menjadi bagian dari strategi tanggap darurat yang menyasar pemulihan cepat layanan dasar masyarakat, termasuk listrik, air bersih, komunikasi, dan fasilitas kesehatan. Pemulihan energi dinilai menjadi penopang utama dalam menjaga ritme penanganan pengungsi, penyebaran logistik, serta kelancaran evakuasi dan layanan medis di lapangan.

“Pemulihan listrik tidak hanya soal jaringan dan daya, melainkan menyangkut kelangsungan hidup para penyintas. Kami bersama seluruh elemen tengah bekerja mempercepat setiap langkah pemulihan ini,” ujar perwakilan BNPB di Aceh.

Hingga Sabtu (6/12), bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi — Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat — telah menyebabkan 914 korban jiwa, dengan 359 jiwa berasal dari Aceh. Jumlah korban hilang mencapai 389 orang, sementara ribuan warga masih mengungsi dan bergantung pada layanan dasar yang kini mulai pulih secara bertahap.

BNPB berharap bahwa percepatan pemulihan sektor energi, bersama dengan terbukanya akses jalan dan distribusi logistik, dapat menjadi titik balik penting untuk memperbaiki kondisi di lapangan serta memulihkan kembali kehidupan masyarakat terdampak.

Berita Terkait

Pusat Dan Daerah Saling Bertentangan — Rakyat Memanggil BPK, KPK, dan OMBUDSMAN
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa di Mabes Polri, Kabid TIK Ditunjuk sebagai Plt Kapolresta
Bank Aceh Rayakan Usia Ke-53, Perkuat Transformasi Syariah dan Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah
Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil
Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:31 WIB

Polres Aceh Timur Jalani Tes Urine dan Pemeriksaan Ponsel

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:29 WIB

Medco E&P dan BPMA Kembali Salurkan Beasiswa bagi 431 Pelajar Berprestasi di Aceh Timur

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:56 WIB

SEBANYAK 15 PESEBAK BOLA MUDA ACEH TIMUR DIBOYONG LATIHAN KE PSS SLEMAN

Senin, 6 Juli 2026 - 23:42 WIB

Dukung pelestarian lingkungan hidup Sekaligus Memperkuat Semangat Gotong Royong Bersama Masyarakat Setempat  Medco E&P Malaka, BPMA, IM-TRAX Tanam 1.000 Pohon

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:00 WIB

Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur Terbakar, Warga Panik Lihat Asap Hitam Membumbung

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:37 WIB

Medco E&P Malaka Dorong Ketahanan Pangan, Warga Indra Makmu Mampu Mandiri Dengan Kebun Sayur

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:07 WIB

Haris Nduru Merasa Dibohongi, Kadis PUPR Aceh Timur Beri Keterangan Berbeda Soal Proyek Rp7,25 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:18 WIB

Kurban Pekerja dan Kontraktor Medco E & P Jangkau Ratusan Penerima Manfaat Di Blok A

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pemuda Bawa 2 Kg Ganja

Sabtu, 8 Agu 2026 - 19:08 WIB