Pemkab Nagan Raya Gelar Doa Bersama dan Tausiah Peringati 21 Tahun Tsunami Aceh

Redaksi

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 15:29 WIB

50166 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, menggelar kegiatan Doa Bersama dan Tausiah dalam rangka memperingati 21 tahun musibah Tsunami Aceh, Jumat (26/12/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Halaman Masjid Nurul Ikhlas, Gampong Langkak, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya.

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang akrab disapa TRK, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tepat 21 tahun lalu, pada 26 Desember 2004, Aceh dilanda gempa bumi dahsyat yang disusul gelombang tsunami dan menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat Aceh dan Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang akrab disapa TRK, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tepat 21 tahun lalu, pada 26 Desember 2004
Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang akrab disapa TRK, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tepat 21 tahun lalu, pada 26 Desember 2004

“Tragedi ini bukan hanya bencana alam, tetapi juga menjadi ujian besar atas keimanan, ketabahan, dan persatuan masyarakat Aceh,” ujar Bupati TRK.

Ia menambahkan, gempa dan tsunami Aceh merupakan salah satu bencana kemanusiaan terbesar dalam sejarah. Menurutnya, Aceh tidak hanya mewarisi luka, tetapi juga kekuatan, keteguhan, serta semangat kebangkitan yang luar biasa.

“Kita menyaksikan bagaimana masyarakat Aceh bangkit dari keterpurukan. Persaudaraan dan solidaritas tumbuh begitu kuat, tidak hanya dari sesama anak bangsa, tetapi juga dari masyarakat internasional yang datang membantu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati TRK menuturkan bahwa Kabupaten Nagan Raya kembali diuji dengan musibah banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, khususnya di Kabupaten Nagan Raya, yakni Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Darul Makmur, Tripa Makmur, dan Tadu Raya.

“Kami menyadari bahwa proses pemulihan tidak selalu mudah dan membutuhkan waktu. Sejak awal terjadinya bencana, Pemkab Nagan Raya hadir di tengah masyarakat dan bekerja semaksimal mungkin untuk menanggulangi dampak yang ditimbulkan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa berbagai upaya tersebut dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan, alhamdulillah, turut mendapat dukungan serta bantuan dari pemerintah pusat sehingga proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan lebih baik.

Selain itu, Bupati TRK menekankan bahwa peringatan tsunami bukan semata untuk mengenang peristiwa, melainkan sebagai bentuk penghormatan kepada para korban yang telah pergi serta penghargaan kepada mereka yang bertahan dan melanjutkan hidup dengan ketabahan luar biasa.

“Tragedi ini mengajarkan kita bahwa hidup adalah amanah dan kebersamaan adalah kekuatan. Ini mengingatkan kita untuk lebih peduli, lebih siap, dan lebih saling menjaga,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk refleksi, doa bersama, serta penguatan kesadaran masyarakat akan pentingnya mitigasi bencana dan kebersamaan dalam menghadapi musibah.

“Untuk tahun ini, 26 Desember 2025 bertepatan dengan hari Jumat. Pemkab Nagan Raya menetapkan Gampong Langkak, Kecamatan Kuala Pesisir, sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan peringatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali pada pagi hari dengan pembacaan Yasin oleh Kelompok Wirid Yasin dari Kecamatan Kuala Pesisir, kemudian dilanjutkan dengan tausiah atau ceramah agama yang disampaikan oleh dosen UIN Ar-Raniry, Ustaz Dr. H. Syahminan, M.Ag.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang, unsur Forkopimda, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Nagan Raya, para kepala SKPK, tokoh masyarakat, masyarakat setempat, serta undangan lainnya. ( Red )

Berita Terkait

Berantas Mafia Tanah, Ini Cara Melapor ke Kementerian ATR/BPN
Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan
Masyarakat Nagan Raya Kini Bisa Berobat Cukup dengan KTP dan KK. Ini Penjelasan Bupati TRK
Tasyakur Ke -9 Dan Pelepasan Murid MIN 3 Nagan Raya Tahun Ajaran 2025-2026.
YLBH AKA Nagan Raya Minta Penegak Hukum Proses Oknum Dewan Terlibat Dugaan Pengeroyokan
Breaking News : Satu Warga Nagan Raya Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi Di Rumah Transmigrasi Desa Blang Lango
Breaking News : Satu Warga Nagan Raya Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi Di Gebuk Transmigrasi Desa Blang Lango
Bupati TRK Diwakili Plt Sekda Ikuti Peresmian Operasional 1.061 KDKMP Secara Virtual

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:13 WIB

Penampilan Spektakuler Pelajar dan TNI Warnai Penutupan TMMD ke-128 Kodim Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:30 WIB

Pencak Silat Militer Yon TP 958/RM Curi Perhatian pada Penutupan TMMD ke-128 Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:07 WIB

Brigjen TNI Mahesa Tinjau Proyek TMMD Ke-128 di Desa Gunung Cut

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:30 WIB

Kapok Sahli Pangdam IM: TNI Hadir Membantu Kesulitan Masyarakat Hingga Pelosok Desa

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Brigjen TNI Mahesa Bersama Dansatgas TMMD Serahkan Bantuan kepada Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:35 WIB

Sembako Murah Jadi Daya Tarik Penutupan TMMD Ke-128 Kodim Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:07 WIB

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, TMMD Ke-128 Abdya Bantu Warga dengan Kandang Ayam

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:46 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Berita Terbaru