Koper Berisi Senjata Api dan Granat Milik WNA Filipina Gegerkan Warga Pasar Minggu

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 02:34 WIB

50534 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Sebuah koper mencurigakan milik warga negara asing (WNA) asal Filipina yang berisi senjata api, ratusan butir peluru aktif, serta granat, mengejutkan warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Penemuan koper itu kini tengah dalam penyelidikan aparat kepolisian dan telah melibatkan pihak Imigrasi serta Interpol.

Koper tersebut pertama kali diserahkan ke pihak kepolisian oleh seorang warga bernama Magdalena (60), yang selama ini tinggal dan bekerja dengan pasangan WNA Filipina berinisial MM dan istrinya yang dikenal dengan nama “Mam Maclaris”. Magdalena membawa koper itu ke Mapolsek Pasar Minggu pada Jumat (18/7/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

Koper berwarna cokelat bergaris merah bermerek Polostar itu, menurut keterangan polisi, berisi barang-barang berbahaya. “Setelah diperiksa, petugas menemukan senjata api jenis Glock, granat asap, granat kejut (flashbang), serta ratusan peluru aktif di dalam koper,” ujar Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, Sabtu (19/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kapolsek, koper tersebut sebelumnya telah dititipkan kepada Magdalena sejak akhir 2023. Magdalena mengaku telah bekerja dengan pasangan WNA tersebut sejak 2022, ketika keduanya tinggal di sebuah indekos di Jalan Pejaten Barat 4, Pasar Minggu. Namun, sejak Desember 2023, MM dan istrinya telah meninggalkan Indonesia tanpa kabar.

“Saksi juga sempat diminta oleh MM untuk mengambil beberapa barang lain milik mereka di kawasan Kelapa Gading. Koper tersebut kemudian dibawa ke tempat tinggal barunya di Lenteng Agung, Jagakarsa,” jelas Kompol Anggiat.

Selama hampir satu tahun, koper itu tidak pernah diambil kembali oleh pemiliknya. Karena curiga dengan isi koper dan khawatir ada barang yang membahayakan, Magdalena akhirnya memutuskan menyerahkannya kepada pihak kepolisian.

Pihak kepolisian langsung mengamankan koper tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan Direktorat Intelkam, Imigrasi, dan Interpol untuk menelusuri keberadaan MM dan istrinya, serta menyelidiki aktivitas mereka selama berada di Indonesia,” tutur Kapolsek.

Penemuan ini memunculkan banyak tanda tanya mengenai motif dan latar belakang keberadaan senjata dan granat yang ditinggalkan pasangan WNA itu. Hingga kini, aparat masih melakukan penelusuran lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya jaringan atau aktivitas ilegal yang melibatkan pihak lain.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui informasi tambahan terkait keberadaan pasangan WNA tersebut maupun keberadaan barang-barang mencurigakan di lingkungan sekitar. (*)

Berita Terkait

PRJ 2026 Resmi Dibuka, KAMAKSI Desak DCKTRP (Dinas Citata) DKI Jakarta Klarifikasi Dugaan SLF Kadaluarsa JIExpo Kemayoran
Demi Aceh Utara dan Amanah Mualem, Ayah Wa Temui Menteri Agama: Perjuangkan MTQ Nasional hingga Fasilitas Ibadah Pascabanjir
Ekonomi RI Dikabarkan Lemah, Ketum AKPERSI: Kita Punya Fondasi Kuat
Eks Wakil Kepala BGN Siap Bongkar Pihak Besar dalam Dugaan Korupsi MBG, Pengajuan Justice Collaborator Didorong Berbagai Pihak
Stop Framing dan Mengaitkan Yasonna Laoly dengan Kasus Hukum yang Menjerat Silmy Karim
DPN PERMAHI Dukung Langkah Presiden Prabowo Benahi BGN, Korupsi Program MBG Harus Diusut Hingga ke Akar
Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi
*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:48 WIB

Bangkai Keadilan di Tanah Sendiri: PT LNK Masih Dibiarkan, Aparat Tak Netral, Mafia Tanah Harus Disapu Tuntas

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:26 WIB

Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Kekasih Ditangkap Polisi di Bandung Raya

Senin, 22 Juni 2026 - 00:48 WIB

DPRD Langkat Tantang PT LNK Tunjukkan HGU, Keluarga Sembiring Klaim Miliki Bukti Sah Penguasaan Lahan Sejak Lama

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:54 WIB

Empat Tersangka Penganiayaan Tiga Pekerja Migran Indonesia di Johor Ditahan Polisi Malaysia

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:43 WIB

Dikejar TNI AL di Laut, Nelayan Kurir Narkoba Ditangkap di Karimun

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:29 WIB

Prof Dr Nasomal: “Pak Kapolri, Galian Pasir Tidak Berizin Di Bintan Merusak Ekosistem Alam. Pelakunya Tidak Pernah Ditangkap. Di Mana Polisi?”

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:14 WIB

Sidang Kasus Chromebook: Nadiem Makarim Kritik Replik Jaksa, Dukungan Moral Publik Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:03 WIB

Ahli Bantah Tuduhan Tidak Independen dalam Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Berita Terbaru