slot preparation.lsrs.lu

Ketua REPRO Aceh Desak Presiden Prabowo Tangani Konflik Agraria dan Lingkungan di Aceh Singkil

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 20 September 2025 - 02:39 WIB

50442 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Relawan Prabowo (REPRO) Provinsi Aceh, Jaruddin, SE., MM., menyerukan agar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberi perhatian serius terhadap persoalan agraria dan kerusakan lingkungan yang kian mengkhawatirkan di wilayah Aceh Singkil.

Dalam keterangannya kepada media, Jaruddin mengungkapkan adanya keresahan masyarakat atas aktivitas sejumlah perusahaan kelapa sawit yang diduga melakukan pelanggaran hukum. Aktivitas tersebut, menurutnya, telah menimbulkan konflik agraria yang berkepanjangan, pencemaran lingkungan, dan semakin tergerusnya hak-hak masyarakat atas tanah dan sumber daya alam.

“Kami, sebagai bagian dari keluarga besar Relawan Prabowo, menyampaikan suara rakyat Aceh Singkil yang mengharapkan kehadiran negara. Kami percaya bahwa di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, persoalan ini bisa diselesaikan dengan tegas, adil, dan berpihak pada rakyat,” ujar Jaruddin, Jumat (19/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data yang dihimpun oleh tim REPRO Aceh mencatat sejumlah persoalan krusial yang perlu ditindaklanjuti secara strategis oleh pemerintah pusat, di antaranya:

  • Dugaan penguasaan lahan secara ilegal yang tumpang tindih dengan kawasan hutan lindung dan wilayah adat.
  • Perusakan lingkungan akibat pembakaran lahan, pencemaran sungai, dan hilangnya habitat satwa liar.
  • Minimnya kontribusi perusahaan terhadap sosial ekonomi masyarakat lokal.
  • Konflik yang tak kunjung selesai antara warga dan pihak perusahaan.

Jaruddin menegaskan, organisasi relawan pendukung Presiden Prabowo ini konsisten mengawal agenda reformasi agraria, pelestarian lingkungan, serta pembangunan berkelanjutan di daerah-daerah rawan konflik seperti Aceh Singkil.

“Kita yakin, Pak Prabowo punya keberanian dan komitmen untuk menertibkan korporasi-korporasi yang menyimpang. Ini saatnya negara hadir, tak hanya untuk pembangunan ekonomi, tapi juga untuk melindungi kehidupan rakyat dan kelestarian alam,” tegas Jaruddin.

REPRO Aceh, lanjutnya, telah mengumpulkan berbagai bukti lapangan berupa dokumentasi visual, keterangan warga, dan data lembaga lingkungan yang akan segera diserahkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kantor Staf Presiden (KSP), hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebagai langkah awal penindakan, REPRO juga mendorong dibentuknya tim audit independen yang terdiri dari unsur pemerintah, lembaga akademik, tokoh masyarakat, dan organisasi sipil untuk mengevaluasi operasional seluruh perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Aceh Singkil.

Wilayah Aceh Singkil sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan dengan tingkat keberagaman hayati tinggi. Daerah ini menjadi habitat penting bagi satwa langka seperti harimau sumatera dan gajah. Kondisi kerusakan lingkungan yang terus terjadi dikhawatirkan akan berdampak jangka panjang terhadap keseimbangan ekosistem dan kehidupan masyarakat lokal.

“Kami ingin menjadikan Aceh Singkil sebagai contoh bahwa pembangunan ekonomi bisa sejalan dengan kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan, seperti visi besar Pak Prabowo untuk mewujudkan Indonesia yang kuat, adil, dan berdaulat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Jaruddin secara resmi memimpin DPW REPRO Aceh berdasarkan SK DPN REPRO No. 001.01.05021970 yang ditetapkan pada 28 Oktober 2023 di Jakarta. Penunjukan tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum REPRO, Hotman Siregar, SH., MH., dan Sekjen Arie Arya Adhya Sadhana, sebagai bagian dari penguatan peran relawan dalam mendukung agenda pemerintahan Prabowo Subianto.

REPRO adalah organisasi masyarakat sipil yang aktif di bidang advokasi sosial, keadilan agraria, dan perlindungan lingkungan. Di Aceh, REPRO menjadi wadah pendampingan masyarakat dalam memperjuangkan hak atas tanah, lingkungan hidup, serta menjembatani aspirasi publik dengan arah kebijakan nasional. (*)

Berita Terkait

Dua Siswa UPTD SPF SDN 1 Rimo Raih Medali di Kejuaraan Karo Open Karate Championship
Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Profesor Dr Sutan Nasomal Mengklaem Dibalik Istoris! Asmidar, S.Pd. Terpilih Sebagai Ketua Pgri Perempuan Pertama di Aceh Singkil Melalui Konferensi Xxiii Pgri Cabang Kuta BaharU Akan Menjadi Ikon PGRI!!!
Masyarakat Minta Transparansi dan Dilibatkan Dalam Penyelesaian HGU di Aceh Singkil
Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Tambang Emas Ilegal Meluas di Aceh Selatan, Peran Koperasi Diduga Jadi Tameng Pelanggaran
Temuan 63 ASN di Aceh Singkil Masih Terima PKH, Kemensos Instruksikan Pengembalian Dana

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:13 WIB

Kemendikdasmen Belum Tindaklanjuti Putusan MA soal Pembatalan Suket Ijazah Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 14:05 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah Makar, Empat Jenderal Polri Jadi Tersangka

Jumat, 6 November 2026 - 02:41 WIB

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Jumat, 6 November 2026 - 02:37 WIB

dr Tifa Didakwa Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Jumat, 6 November 2026 - 02:33 WIB

Jokowi Tegaskan Tak Pernah Rekonstruksi Wajah Sejak 1985 di Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Jumat, 6 November 2026 - 02:30 WIB

Polda Aceh Apresiasi Aksi Damai di Depan Kantor DPR Aceh Berjalan Tertib

Jumat, 6 November 2026 - 02:27 WIB

Mahfud MD Desak Polri Pecat Tidak Hormat Listyo Sigit, Sebut Ada Lambang Bangkai di Mabes Jika Tak Dipecat

Jumat, 6 November 2026 - 02:24 WIB

Bareskrim Ungkap Peran Kunci Irjen Slamet Uliandi Beri Restu Penyadapan dan Hapus File Sadapan Presiden

Berita Terbaru