Jalan Berlumpur, Mobil Terpeleset: Pining-Gayo Lues, Ruas Vital yang Telantar

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:56 WIB

50163 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES| Sebuah mobil Mitsubishi L-300 menjadi sorotan warga ketika terperosok di jalan provinsi yang menghubungkan Pining dan Aceh Timur pada Sabtu, 24 Mei 2026. Kendaraan itu melintang tidak berdaya di atas lumpur tebal, menandai kembali buruknya kondisi akses utama masyarakat di pedalaman Gayo Lues. Hujan yang turun sejak malam sebelumnya membuat permukaan jalan berubah menjadi genangan lumpur licin, sehingga setiap kendaraan yang melintas harus mempertaruhkan keselamatan.

Peristiwa L-300 yang selip itu terjadi di satu titik yang sudah lama dikeluhkan warga. Badan jalan yang sempit, berlubang, dan belum pernah mendapat perbaikan menyeluruh membuat kendaraan mudah tergelincir, terutama ketika membawa muatan berat. Warga yang kebetulan melintas segera turun tangan membantu dengan tali dan dorongan seadanya agar L-300 bisa kembali ke jalur. Upaya itu berlangsung cukup lama karena permukaan tanah terus amblas ketika diinjak.

Ruas ini merupakan jalur vital yang seharusnya berfungsi sebagai penghubung utama mobilitas masyarakat. Namun, sejak beberapa tahun terakhir, kerusakan jalan semakin parah tanpa penanganan berarti dari pemerintah Aceh sebagai pihak yang bertanggung jawab. Setiap hujan turun, kondisi berubah menjadi medan lumpur yang sulit dilalui. Berbagai kendaraan, termasuk angkutan barang seperti L-300, kerap terjebak dan harus menunggu berjam-jam untuk bisa melanjutkan perjalanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian yang menimpa L-300 itu tidak berdiri sendiri. Hampir setiap pekan, warga menyaksikan pemandangan serupa: mobil selip, motor tumbang, atau antrean kendaraan yang terhenti karena jalur tidak bisa dilewati. Bagi masyarakat, insiden seperti ini menjadi bukti nyata urgensi perbaikan. Jalan yang seharusnya mendukung aktivitas ekonomi justru menghambat distribusi barang dan menyulitkan kehidupan sehari-hari.

Warga berharap insiden L-300 yang viral di media sosial lokal dapat memantik perhatian lebih serius. Mereka hanya menginginkan jalan yang layak agar tidak terus bergantung pada keberuntungan setiap kali melintas. Infrastruktur yang aman dan fungsional dianggap sebagai kebutuhan mendasar, terutama bagi daerah yang mengandalkan satu-satunya jalur darat seperti Pining–Aceh Timur. Dengan kejadian ini, harapan masyarakat tetap sama: agar jalan provinsi tersebut akhirnya mendapatkan perbaikan nyata, bukan janji yang menguap seiring waktu.(red)

Berita Terkait

Dancer DH Gracia Pertahankan Dominasi, Kembali Juarai Kelas Sprinter dan Harumkan Nama Gayo Lues
PT HK Bekerja Sepanjang Malam Tangani Longsor di Tetumpun, Warga Gayo Lues Diminta Waspada Saat Melintas
PT HK Bekerja Sepanjang Malam Tangani Longsor di Tetumpun, Warga Gayo Lues Diminta Waspada
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
Tradisi Pemberangkatan Personel Batalyon D Pelopor Dalam Rangka Pendidikan SIP 56 Tahun 2026
Tujuh Warga Gayo Lues Jalani Hukuman Cambuk atas Pelanggaran Qanun Syariat Islam
Sony Sonjaya Sebut Lebih dari 30 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBG, Bukti Tersimpan di Telepon Genggam
Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:53 WIB

Sempat Jadi Sasaran Amukan Massa, Pelaku Curas Berhasil Diamankan Tim URC Polres Aceh Tenggara

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:14 WIB

Aceh Tenggara Kembali Raih Opini WTP, Bupati H.M Salim Fakhry Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Transparan

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:48 WIB

Oknum Pengulu Ketambe Diduga Gelapkan Dana ADD Sejumlah kegiatan Ratusan Juta

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:13 WIB

Menyigi Dana Kapitasi Puskesmas Lawe Dua: Tinggi Angka, Rendah Layanan, Siapa Bertanggung Jawab?

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:49 WIB

Oknum Pj Pengulu Kute Penampaan (AD) Agara Diduga Manipulasi Dana Ketahanan pangan Rp 140 Juta, Pembelian Tanah sendiri.

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek, Perkuat Kinerja Organisasi Menuju Polri Presisi

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:01 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Perbaikan Diri

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:29 WIB

Nobar Piala Dunia di Gedung 38 Setia Jadi Wadah Silaturahmi Warga dan Polisi

Berita Terbaru