BARANEWS|TAMIANG – Istri Wakil Gubernur Aceh turun langsung mendampingi warga terdampak banjir di Desa Paya Kulbi dan Desa Paya Awe, Kabupaten Aceh Tamiang. Kehadirannya menjadi penguat moral di tengah duka masyarakat yang rumah dan kehidupan sehari-harinya terganggu akibat terjangan banjir besar yang terjadi pada 26 Oktober lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Istri Wakil Gubernur Aceh mengantarkan bantuan sembako sekaligus memastikan warga dapat kembali ke rumah masing-masing secara aman dan layak. Ia menyapa warga satu per satu, mendengar langsung keluhan mereka, serta memantau kondisi lingkungan pascabanjir yang masih menyisakan lumpur dan kerusakan.
Perhatian juga difokuskan pada aspek kesehatan masyarakat. Bersama Bidan Teladan Aceh, Cut Ros, dilakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap anak-anak, balita, ibu hamil, lansia, serta warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat banjir. Pemeriksaan tersebut disertai pemberian obat obatan dan perlengkapan medis guna mencegah munculnya penyakit pascabanjir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung hingga malam hari. Istri Wakil Gubernur Aceh bahkan memilih bermalam di lokasi terdampak sebagai bentuk empati dan solidaritas kepada para penyintas. Langkah tersebut dilakukan agar pemerintah dapat merasakan langsung kondisi warga yang masih bertahan di tengah berbagai keterbatasan pascabencana.
Selain bantuan kesehatan, pemerintah menyalurkan bantuan logistik berupa beras, mi instan, minyak goreng, susu bayi, makanan siap saji, matras, serta perlengkapan rumah tangga lainnya. Bantuan diprioritaskan bagi warga yang rumahnya rusak berat. Pemerintah daerah juga menyiapkan hunian sementara serta merancang relokasi bagi ratusan kepala keluarga yang terdampak paling parah.
Kunjungan tersebut turut didampingi istri Wakil Bupati Aceh Tamiang, Wakil Bupati Aceh Tamiang, serta pimpinan Komisi V DPRA, Edi Asyaruddin. Politisi Partai Gerindra itu tercatat aktif sejak hari pertama banjir dengan menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah terdampak di Aceh, termasuk Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Timur, Langsa, hingga Aceh Tamiang.
Tidak hanya di Aceh Tamiang, Istri Wakil Gubernur Aceh bersama Kak NA, istri Gubernur Aceh, juga berkeliling ke berbagai kabupaten dan kota di Aceh yang terdampak banjir. Meski akses darat di sejumlah wilayah sulit ditembus, keduanya tetap menjangkau masyarakat dengan menggunakan helikopter. Langkah tersebut dilakukan demi memastikan distribusi bantuan berjalan dan tidak ada warga yang mengalami kekurangan pangan di tengah bencana.[]




































