Organisasi Perempuan Gayo Lues Salurkan Bantuan, Perkuat Peran dalam Pemulihan Pascabencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:16 WIB

50341 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung di Kabupaten Gayo Lues, organisasi perempuan menunjukkan kiprahnya dengan turut hadir langsung di desa-desa terdampak. Pada Selasa (6/1/2026), Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gayo Lues bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah titik bencana sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga yang masih berjuang bangkit dari keterpurukan.

Dipimpin Ketua TP PKK Rita Elviani Suhaidi dan didampingi Hj. Elis Dewi Irmawan, rombongan perempuan ini menyambangi sejumlah wilayah, antara lain Dusun Durin Siku, Desa Leme, Desa Telpi, dan Desa Sepang. Di lokasi-lokasi tersebut, mereka menyerahkan langsung bantuan kebutuhan pokok serta memberikan dukungan moril kepada para warga, utamanya kaum ibu, yang saat ini menjadi penyangga keluarga di tengah masa sulit.

“Kami datang bukan hanya untuk mengantar bantuan, tapi juga membawa semangat dan harapan. Sebagai sesama perempuan, kami tahu bahwa peran ibu sangat penting dalam menjaga ketahanan keluarga. Untuk itu, kami hadir memberi dukungan secara lahir dan batin,” ujar Ketua TP PKK, Rita Elviani Suhaidi, saat menyapa para warga di Desa Telpi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rita yang juga merupakan istri Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang melanda sejumlah desa. Ia menegaskan bahwa pemerintah kabupaten terus berupaya hadir di tengah masyarakat, baik secara struktural melalui koordinasi lintas sektor, maupun lewat pendekatan sosial seperti yang dilakukan organisasi perempuan hari ini.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok sehari-hari, seperti bahan makanan, perlengkapan bayi, serta kebutuhan sanitasi keluarga. Sebagian bantuan tersebut juga didistribusikan secara menyebar melalui jejaring relawan perempuan yang telah aktif di tingkat gampong.

Ketua BKMT Gayo Lues, Hj. Asiah Maliki, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan pentingnya memperkuat solidaritas antarkelompok masyarakat di tengah krisis. Ia menilai, perempuan memiliki kemampuan khusus dalam membangun empati dan mempertegas kehadiran negara dalam lingkup rumah tangga.

“Kami percaya, sesama perempuan lebih memahami kebutuhan keluarga dalam masa-masa sulit. Melalui kegiatan ini, kami ingin merawat semangat kebersamaan itu, agar para ibu tetap kuat menjalankan perannya,” ujar Hj. Asiah.

Kehadiran kelompok perempuan dalam gerakan pemulihan pascabencana di Gayo Lues mencerminkan kepekaan sosial yang mendalam. Mereka tidak hanya berfokus pada bantuan material, tetapi juga membaca dengan jeli kondisi emosional dan psikologis keluarga terdampak. Dalam pendekatan ini, peran perempuan menjadi garda depan yang mampu menjembatani penyintas dengan dukungan yang lebih menyeluruh.

Kegiatan TP PKK dan BKMT ini diterima hangat oleh warga. Sejumlah ibu rumah tangga menyatakan bahwa dukungan moril yang datang lewat tatapan, pelukan hangat, serta obrolan ringan dari sesama perempuan, jauh lebih menenangkan dibanding sekadar bantuan logistik. “Kami merasa benar-benar diperhatikan, bukan hanya dibantu,” kata salah satu warga Desa Sepang.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyambut baik inisiatif ini dan berharap sinergi antara organisasi masyarakat, pemerintah, dan relawan terus ditingkatkan. Khususnya dalam hal distribusi bantuan yang tepat sasaran, penerapan trauma healing, serta pembangunan kembali infrastruktur berbasis kebutuhan keluarga.

Melalui tangan-tangan perempuan yang tangguh dan penuh empati, pemulihan pascabencana di Gayo Lues mendapatkan energi baru. Dari tenda pengungsian hingga pelataran rumah yang tersisa, harapan perlahan disulam kembali—disertai kepedulian yang nyata dan menyentuh dari mereka yang memahami bahwa kekuatan perempuan adalah fondasi utama bagi ketahanan komunitas. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:39 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:34 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:07 WIB

130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026

Rabu, 2 September 2026 - 16:59 WIB

Hardikda Aceh ke-67: SMAN 1 Badar Tanam Pohon, Rawat Budaya, dan Asah Akhlak Siswa

Rabu, 2 September 2026 - 12:58 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:23 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 16:44 WIB

Harumkan Aceh Tenggara, Nadira Yana Hasmi Raih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab Aceh dan Melaju ke Tingkat Nasional

Selasa, 1 September 2026 - 16:34 WIB

HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Berita Terbaru