Bupati Gayo Lues Tinjau Dua Kecamatan Terdampak Bencana, Pastikan Akses dan Logistik Warga Terpenuhi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:57 WIB

50383 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., didampingi Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., serta sejumlah pejabat daerah lainnya, meninjau langsung kondisi terkini di dua kecamatan terdampak bencana alam, yakni Kecamatan Tripe Jaya dan Pantan Cuaca, Senin (5/1/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin kelangsungan akses, distribusi logistik, serta percepatan penanganan pada fase darurat pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gayo Lues.

Peninjauan pertama dilakukan di Kecamatan Tripe Jaya. Di lokasi tersebut, Bupati meninjau secara langsung proses pembukaan akses jalan alternatif di Kampung Perlak yang tengah dilakukan menggunakan alat berat. Jalan ini dirancang sebagai jalur penghubung sementara antara Kecamatan Tripe Jaya dengan Kecamatan Terangun, dua wilayah yang sempat terisolasi akibat kerusakan infrastruktur utama.

“Untuk akses sementara, sudah aman, yang penting masyarakat bisa lewat dan mengangkut barang. Namun, kami tetap mengimbau agar warga berhati-hati, terutama ketika melintas saat cuaca sedang tidak bersahabat,” ujar Bupati Suhaidi saat meninjau lokasi pekerjaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, di kawasan Rerebe, jembatan darurat yang dibangun pascabencana kini telah dapat digunakan meski masih dalam kondisi terbatas. Bupati juga meminta masyarakat untuk tetap waspada saat melintasi jembatan tersebut, terutama bagi pengguna kendaraan roda dua.

Dalam keterangannya, Bupati Suhaidi menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah mendapatkan komitmen dari kementerian terkait guna mempercepat perbaikan infrastruktur secara permanen. Selain itu, dukungan pembangunan jalur alternatif juga tengah dirancang sebagai solusi jangka menengah untuk menjawab kebutuhan akses antardesa dan antarkecamatan di wilayah rawan bencana.

Setelah dari Tripe Jaya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Pantan Cuaca, tepatnya di Kampung Tetingi dan Kampung Remukut. Bupati meninjau Posko BUMN Peduli yang telah berdiri sejak awal masa tanggap darurat. Ia memastikan kelayakan fasilitas posko dan keberlangsungan distribusi bantuan logistik serta layanan kesehatan bagi warga yang mengungsi.

Tak hanya itu, Bupati juga meninjau langsung kerusakan infrastruktur akibat derasnya arus sungai di kawasan tersebut. Sejumlah titik tanggul dan badan jalan dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat erosi dan limpasan air sungai saat banjir melanda.

Dalam pertemuan bersama warga dan tokoh masyarakat setempat, Bupati menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi situasi darurat. Ia menginstruksikan kepada camat, keuchik (kepala desa), dan seluruh perangkat desa agar tetap siaga dan cepat tanggap dalam memberikan laporan kondisi lapangan, mengingat intensitas curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari terakhir.

“Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa seluruh warga dalam kondisi aman serta kebutuhan logistik, terutama makanan, dapat terpenuhi melalui dapur umum yang telah tersedia,” kata Suhaidi.

Ia menambahkan bahwa keselamatan warga merupakan prioritas utama. Pemerintah daerah akan terus memperkuat kerja sama lintas instansi untuk penanganan jangka pendek maupun pemulihan jangka panjang, termasuk percepatan rehabilitasi infrastruktur kritikal seperti jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi penghubung antarkawasan.

Meskipun kondisi di beberapa desa mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan, tantangan cuaca dan akses masih menjadi perhatian utama. Pemkab Gayo Lues juga terus menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, serta lembaga kemanusiaan, untuk memastikan bahwa proses pemulihan berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Kunjungan lapangan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir langsung dalam setiap langkah penanganan bencana, dengan memastikan bahwa warga terdampak tidak hanya mendapat bantuan logistik, tetapi juga perlindungan jangka panjang terhadap potensi bencana serupa di masa depan. (*)

Berita Terkait

Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir
Kapolres Gayo Lues Ajak Pekerja dan Masyarakat Bersatu untuk Kesejahteraan di Hari Buruh 2026

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:04 WIB

PT. Hutama Karya Diminta Jangan Bayarkan Proyek Beronjong Gunakan Material Tanpa Izin

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:11 WIB

Putra Aceh Pemersatu! Kapolda Marzuki Rangkul Mualem, Sekda dan Ketua DPRA di Momen Haru Pelepasan Haji

Senin, 4 Mei 2026 - 22:26 WIB

Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 19:59 WIB

Penyerahan bantuan sosial untuk masyarakat Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong kemandirian ekonomi komunitas adat terpencil pada 2026.

Senin, 4 Mei 2026 - 16:47 WIB

Transaksi Sabu di Kebun Jagung Digagalkan, Polsek Lawe Sigala-gala Amankan Seorang Pria

Senin, 4 Mei 2026 - 01:07 WIB

Dedikasi Tinggi Pamapta II SPKT Polres Aceh Tenggara, Bukti Komitmen Lindungi Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:03 WIB

Pelaku Penyembelihan Ustad Diduga Kembali Berulah, Wartawan di Aceh Tenggara Dianiaya Brutal di Warung Kopi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:12 WIB

Setahun Mengabdi, Kapolres Aceh Tenggara Ukir Prestasi Gemilang: 92 Persen Kasus Tuntas, Narkotika Dihantam Tanpa Ampun

Berita Terbaru