slot preparation.lsrs.lu

Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 17 Siswa SMAN 1 Kuala Bireuen Dilarikan ke Rumah Sakit

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 21:44 WIB

50255 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN |  Sebanyak 17 siswa SMAN 1 Kuala, Bireuen, Aceh, dilarikan ke RSUD dr Fauziah Bireuen setelah mengalami keluhan kesehatan usai mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah, Kamis (17/9/2026). Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.10 WIB, bertepatan dengan jam istirahat siswa.

Insiden bermula ketika makanan MBG yang sebelumnya telah diantar dibagikan kepada siswa di Desa Lhok Awe-Awe, Kecamatan Kuala, sekitar dua kilometer dari pusat Kota Bireuen. Setelah menyantap nasi, ayam, tahu, dan lauk lainnya, sejumlah siswa mulai merasakan gangguan kesehatan seperti pusing, mual, dan muntah. Guru-guru sigap memberikan pertolongan dan menggunakan kendaraan pribadi untuk membawa siswa yang mengalami gejala ke instalasi gawat darurat di RSUD dr Fauziah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di rumah sakit, seluruh siswa mendapat penanganan medis intensif. Empat di antaranya merupakan siswa laki-laki. Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah siswa yang mengenakan pakaian Pramuka mendapat tindakan perawatan, sebagian diinfus. Orang tua siswa pun segera datang ke rumah sakit untuk memastikan kondisi anak mereka.

Kepala SMAN 1 Kuala Bireuen, Nurul Aini, membenarkan insiden keracunan siswa setelah mendengar laporan melalui grup WhatsApp dinas. Ia juga menerima informasi dari siswa mengenai keberadaan ulat pada menu makanan MBG. Salah satu siswa bahkan mengaku menemukan daging ayam yang tidak layak konsumsi di dalam bekal yang diterima.

Terkait dugaan adanya benda asing dalam makanan, pihak sekolah belum dapat memastikan asal muasal dan jenis makanan yang terkontaminasi karena seluruh ompreng beserta makanan sisa maupun makanan yang belum dikonsumsi telah dibawa kembali oleh pihak pengantar, sehingga sekolah tidak memiliki sampel tersisa untuk diperiksa.

Kondisi ini menambah kesulitan dalam mengidentifikasi penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami para siswa. Pihak kepolisian, unsur TNI, dinas kesehatan, dan aparat kecamatan turut hadir di rumah sakit untuk melakukan pemantauan dan pengumpulan bukti. Meski demikian, penetapan faktor penyebab pasti masih memerlukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Sampai saat ini, kasus dugaan keracunan tersebut masih dalam penanganan tenaga kesehatan, dan pihak sekolah menunggu hasil pemeriksaan resmi guna memastikan keamanan dan kelayakan distribusi makanan dalam program MBG ke depannya. (*)

Berita Terkait

Khanduri Turun Sawah Paya Supat, Kadistanbun Bangga Sawah Tadah Hujan Kini Dua Kali Panen
Kapolres Bireuen Gelorakan Semangat Jaga Kelestarian Alam di Kecamatan Jangka Lewat Program Green Policing
Kapolres Subulussalam Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 98
Kapolres Bireuen Ikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, Kuatkan Sinergi Pemuda untuk Indonesia
Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Digelar Serentak 26 Oktober hingga 8 November 2026
Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di Sejumlah Lokasi, Target Awal November Petani Mulai Tanam
Kadistanbun Bireuen Hadiri Musyawarah Rencana Khanduri Rakyat dalam Rangka Turun Sawah di Samalanga
Tanah Mati Suri Pasca Banjir, PT. BIO ENERGI RIMBA RAYA Bersama Tani Merdeka Bireuen “Suntikkan” PTOC untuk Selamatkan Lahan Petani

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru