Bea Cukai Lhokseumawe dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi MEUGANG untuk Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor 2026

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:32 WIB

50495 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe — Bea Cukai Lhokseumawe terus memperkuat perannya sebagai fasilitator perdagangan dan pendamping UMKM melalui sinergi lintas instansi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif Bea Cukai Lhokseumawe sebagai narasumber dalam kegiatan Meningkatkan Kemandirian UMKM, Hebitren, dan Klaster Pangan (MEUGANG) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Lhokseumawe, Rabu (11/2/2026), di Ruang Serba Guna Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe.

Kegiatan koordinasi dan komunikasi dengan mitra binaan ini dibuka oleh Kepala Unit Pelaksanaan Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif dan Syariah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Riemas Anugrah Maulana. Forum tersebut bertujuan memperkuat engagement dengan mitra binaan BI sekaligus membahas rencana kolaborasi dan koordinasi pengembangan UMKM sepanjang 2026, termasuk perluasan akses pasar hingga ekspor.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Lhokseumawe, Vicky Fadian, menyampaikan materi mengenai isu strategis serta ketentuan ekspor bagi UMKM, hebitren, dan klaster pangan. Ia menegaskan bahwa Bea Cukai hadir tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra UMKM dalam memastikan proses ekspor berjalan legal, aman, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak UMKM sebenarnya sudah siap dari sisi produk, namun masih terkendala pada aspek administrasi dan pemahaman regulasi. Melalui pendampingan sejak tahap awal, Bea Cukai mendorong pelaku usaha agar lebih siap menghadapi proses ekspor dan meminimalkan risiko di negara tujuan,” jelas Vicky.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan dokumen ekspor, ketepatan klasifikasi barang, serta pemenuhan standar, khususnya bagi produk pangan. Menurutnya, hambatan ekspor kerap terjadi bukan di pelabuhan, melainkan pada tahap persiapan yang belum optimal.

Selain Bea Cukai Lhokseumawe, kegiatan MEUGANG ini turut menghadirkan narasumber lintas sektor, yakni Muhammad Muharromi dari Otoritas Jasa Keuangan Aceh, Rudi Irwansyah selaku Area Micro and Pawning Manager Cluster Langsa, serta Alvi Syahril yang membahas penguatan akses pembiayaan dan strategi pengembangan usaha.

Melalui forum ini, Bea Cukai Lhokseumawe mendorong terbangunnya kolaborasi berkelanjutan antara Bank Indonesia, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan instansi terkait guna menciptakan ekosistem UMKM yang tangguh. Bank Indonesia berperan dalam pembinaan dan penguatan pembiayaan, sementara Bea Cukai memastikan aspek kepabeanan berjalan sesuai ketentuan.

“Ekspor adalah sebuah proses. Dengan sinergi yang terencana sepanjang 2026, kami optimistis UMKM binaan mampu naik kelas,” tambah Vicky.

Melalui keterlibatan dalam kegiatan MEUGANG ini, Bea Cukai Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang konsultasi dan asistensi bagi UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Berita Terkait

Gempur Rokok Ilegal di Lhokseumawe: Kolaborasi Edukasi Perkuat Sinergi Pengawasan.
Kantin Tanpa Kasir, Cara Bea Cukai Lhokseumawe dan DWP Tanamkan Budaya Jujur
Dorong Service Excellence, Bea Cukai Lhokseumawe Tingkatkan Kompetensi Frontliner
Bea Cukai Lhokseumawe Tingkatkan Profesionalisme Melalui Latihan Penggunaan Senjata Api Dinas
Bea Cukai Lhokseumawe dan DWP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Pardede
Bea Cukai Lhokseumawe Siap Dampingi ATC Jajaki Ekspor Komoditas UMKM Sesuai Regulasi
Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan Kodim 0103/Aceh Utara
Bea Cukai Lhokseumawe Gelar DKRO, Penerimaan Cukai Lampaui Target 2026

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:49 WIB

DPP GRIB Jaya Bantah Aksi Pengepungan Rumah Ahmad Bahar, Tegaskan Kedatangan Anggota Hanya untuk Klarifikasi

Senin, 18 Mei 2026 - 16:01 WIB

Gerakan Pemuda Kebangsaan Layangkan Surat ke Kementerian Lingkungan Hidup, Desak Penindakan Industri Getah Pinus di Aceh

Senin, 18 Mei 2026 - 13:51 WIB

Hukum Dilanggar Terang-Terangan: PT Rosin Menjadi Simbol Negara di Atas Negara di Aceh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:22 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:53 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:43 WIB

Integrasi Sertipikat Elektronik dan Aplikasi Sentuh Tanahku Berikan Manfaat Lebih dalam Transaksi Pertanahan

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:20 WIB

Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:16 WIB

Mutiara Kasab dan Padusi Tapa: Pesona Kriya dan Aroma Aceh Memikat di Persit Bisa 2026

Berita Terbaru