HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Tujuh Kantor Pemerintah di Puncak Papua Tengah Dibakar Massa, Diduga Dipicu Pemotongan Dana Desa

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:05 WIB

50350 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILAGA — Aksi pembakaran melanda lingkungan pemerintahan Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (11/8/2026) malam. Ratusan warga membakar tujuh kantor pemerintah setelah mencuat dugaan pemotongan dana desa tahap I tahun 2026. Hingga Selasa malam, kepolisian setempat memastikan tidak ada korban jiwa akibat insiden tersebut.

Peristiwa berawal ketika proses penyaluran dana desa tahap I tahun 2026 berlangsung di Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak. Suasana mulai memanas sejak sekelompok warga mendatangi Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) sekitar pukul 17.40 WIT. Setelah upaya dialog antara Bupati Puncak dengan warga tidak membuahkan hasil, aksi protes berubah menjadi pembakaran gedung kantor PMK sekitar pukul 18.45 WIT.

Aksi tersebut kemudian meluas ke sejumlah fasilitas pemerintahan lain, di antaranya Kantor Bupati Puncak, Kantor DPRD, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kantor Dinas Sosial, serta Kantor Keuangan. Selain membakar gedung, massa juga merusak satu unit kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Puncak, AKBP Domingos Ximenes, menyatakan polisi bergerak cepat untuk mengendalikan situasi. Personel gabungan dari Polres dan Satgas Operasi Damai Cartenz disiagakan di sejumlah titik strategis guna mencegah aksi kericuhan meluas. Aparat keamanan bersama tokoh masyarakat memberikan imbauan agar massa membubarkan diri dan menjaga ketertiban. Upaya ini berhasil mengembalikan situasi ke kondisi relatif kondusif pada Selasa malam.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami penyebab pasti di balik kemarahan warga, meski dugaan utama berkaitan dengan pemotongan dana desa yang menyebabkan kekecewaan di tingkat masyarakat. Untuk sementara, polisi bersama aparat keamanan lainnya terus melakukan pemantauan dan meningkatkan pengamanan di beberapa lokasi vital.

Hingga berita ini disusun, aktivitas pemerintahan di Puncak terganggu akibat rusak dan terbakarnya sejumlah fasilitas publik. Aparat kembali mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkistis, serta bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di wilayah Ilaga dan sekitarnya. (*)

Berita Terkait

Bener Meriah Gelar Dialog Budaya Gayo Dalam Rangka Peringatan Hari Budaya Tahun 2026
Banjir Kembali Mengancam Kampung Agusen, BPBD Gayo Lues Dirikan Empat Tenda Darurat
BPBD Gayo Lues Siapkan Normalisasi Sungai Aih Bobo, Pekerjaan Ditargetkan Mulai 19 Oktober
Ada Apa Dengan PWI Aceh …?
Kepsek SMAN Plus Riau Luruskan Isu LKBB, Tegaskan Jaga Kepercayaan Sponsor
Pemberdayaan Perempuan Tim Penggerak PKK Desa Padang Luas Melalui Pelatihan Budidaya Jamur Merang Skala Rumah Tangga Berbasis Tandan Kosong Kelapa Sawit Menggunakan Keranjang Sampah
Proyek Pembangunan Jembatan Layang Enang – Enang Segera Dimulai. Pagu Anggaran Rp 800 Miliar
Viral Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, Kepala Sekolah Diduga Tampar Siswa Karena Seragam Lurik

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru