Adli Abdullah: Negara Harus Hadir di Penyeberangan Teupin Mane

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025 - 03:15 WIB

50161 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Pengiat kemanusiaan Dr. M Adli Abdullah menegaskan negara harus hadir di masyarakat dan menyelesaikan persoalan apalagi dalam bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumatra. Negara harus cepat respons menangani persoalan bahkan memetakan sebelum kegaduhan yang bisa merambat ke berbaga aspek termasuk SARA serta nama baik Aceh yang dikenal ringan tangan

“Masalah tarif penyeberangan di Bireuen seperti di Teupin Mane dan lain-lain bisa dicegah jika sejak awal negara dalam hal ini Pemerintah Aceh hadir ke sana,” ungkap Adli, Kamis 11 Desember 2025.

Adli mengingatkan kehadiran negara dalam hal ini Pemerintah Aceh pada titik-titk krusial seperti lokasi penyeberangan yakni negara menyewakan boat warga setempat lalu memberi gaji per hari kepada operator. Dengan demikian, warga yang sudah menderita karena banjir dan longsor tidak perlu lagi mengeluarkan uang satu sen. Disebutkan, warga berinisiatif menyewakan boat karena negara tidak hadir di sana. Kita berterima kasih kepada warga yang telah menjadikan botany sebagai jembatan masyarakat dalam berpergian. Padahal ini tugas negara untuk melayani warga. Penjual barang dan jasa yang naikkan harga atau tarif suka-sukanya ada aturan yang mereka bisa dipidanakan. Pakar hukum ini menjelaskan, Pemerintah Aceh memiliki uang miliaran tanggap darurat ditambah bantuan uang tunai dari provinsi lain. Disebutkan, sangat boleh di masa darurat ini, anggaran itu itu digunakan untuk membayar operator boat sehingga warga yang sudah terdampak banjir dan longsor tidak perlu lagi membayar uang kepada boat. “Pemerintah Aceh dan Pemerintah Bireuen jangan hanya imbau-imbau saja. Buktikan negara hadir di sana. Aceh punya uang dan keluarkan untuk kemashalatan warga,” ajak Adli yang salah satu yang memprakasai cash for work pada 2005.[]

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Pusat Dan Daerah Saling Bertentangan — Rakyat Memanggil BPK, KPK, dan OMBUDSMAN
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa di Mabes Polri, Kabid TIK Ditunjuk sebagai Plt Kapolresta
Bank Aceh Rayakan Usia Ke-53, Perkuat Transformasi Syariah dan Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah
Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil
Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:31 WIB

Polres Aceh Timur Jalani Tes Urine dan Pemeriksaan Ponsel

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:29 WIB

Medco E&P dan BPMA Kembali Salurkan Beasiswa bagi 431 Pelajar Berprestasi di Aceh Timur

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:56 WIB

SEBANYAK 15 PESEBAK BOLA MUDA ACEH TIMUR DIBOYONG LATIHAN KE PSS SLEMAN

Senin, 6 Juli 2026 - 23:42 WIB

Dukung pelestarian lingkungan hidup Sekaligus Memperkuat Semangat Gotong Royong Bersama Masyarakat Setempat  Medco E&P Malaka, BPMA, IM-TRAX Tanam 1.000 Pohon

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:00 WIB

Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur Terbakar, Warga Panik Lihat Asap Hitam Membumbung

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:37 WIB

Medco E&P Malaka Dorong Ketahanan Pangan, Warga Indra Makmu Mampu Mandiri Dengan Kebun Sayur

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:07 WIB

Haris Nduru Merasa Dibohongi, Kadis PUPR Aceh Timur Beri Keterangan Berbeda Soal Proyek Rp7,25 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:18 WIB

Kurban Pekerja dan Kontraktor Medco E & P Jangkau Ratusan Penerima Manfaat Di Blok A

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pemuda Bawa 2 Kg Ganja

Sabtu, 8 Agu 2026 - 19:08 WIB