Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg di Aceh, Distribusi Capai Lebih dari 20 Ribu Tabung

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 14:01 WIB

50409 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) melaksanakan operasi pasar Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram di sejumlah wilayah Provinsi Aceh. Kegiatan ini berlangsung sejak 6 hingga 18 Desember 2025 dan berhasil menyalurkan lebih dari 20 ribu tabung ke berbagai titik, mulai dari Banda Aceh, Aceh Besar, hingga Aceh Tamiang dan daerah lainnya yang terdampak.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina bersama pemerintah daerah dalam menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat, terutama pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Operasi pasar LPG 3 Kg juga bertujuan untuk menekan gejolak harga di tingkat konsumen dan mencegah praktik penimbunan serta spekulasi harga yang merugikan masyarakat.

“Pertamina berterima kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah memberikan dukungan penuh sejak awal pelaksanaan operasi pasar, dengan turut serta mengawal distribusi ke puluhan titik di Banda Aceh dan Aceh Besar,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fahrougi menjelaskan bahwa operasi pasar ini diharapkan mampu meredam kepanikan masyarakat dalam mendapatkan LPG 3 Kg, sekaligus menghindari aksi pemborongan dan praktik spekulatif oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, penyaluran yang tepat dan merata sangat krusial untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, apalagi dalam kondisi darurat pascabencana.

Salah satu titik pelaksanaan operasi pasar berlangsung di Kantor Bupati Aceh Tamiang pada 17 Desember lalu. Dalam kegiatan tersebut, Pertamina menyalurkan sebanyak 560 tabung LPG 3 Kg kepada masyarakat dengan harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) wilayah, yakni Rp18.000 per tabung.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menegaskan bahwa Pertamina beroperasi tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi genting. Menurutnya, akses terhadap energi merupakan bagian dari kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, terlebih dalam masa pemulihan pascabencana.

“Kami melakukan berbagai upaya agar masyarakat dapat mengakses energi, termasuk LPG bersubsidi dengan harga yang terjangkau dan sesuai ketentuan. Ini adalah bagian dari dukungan kami terhadap percepatan pemulihan distribusi energi di wilayah-wilayah terdampak,” jelas Arya.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas dalam kegiatan tersebut. Warga Aceh Tamiang menyambut baik operasi pasar yang digelar di masa sulit ini. Salah seorang warga, Indra, menyampaikan rasa syukurnya mendapatkan LPG dengan harga resmi. “Biasanya saat banjir, harga gas melonjak bisa sampai Rp50 ribu lebih. Alhamdulillah kali ini bisa beli dengan harga Rp18 ribu. Terima kasih kepada Pertamina,” ujarnya.

Operasi pasar yang dilakukan Pertamina Patra Niaga merupakan bagian dari program BUMN Peduli yang terus bergerak cepat dalam merespons kebutuhan dasar masyarakat. Selain menyediakan LPG dalam jumlah cukup, Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta stakeholder lainnya untuk memastikan penyaluran berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.

Ke depan, Pertamina menegaskan komitmen untuk menjaga kesinambungan suplai energi rakyat, dengan tetap mengedepankan prinsip pemerataan, transparansi, dan keberpihakan pada masyarakat kecil. Di tengah tantangan distribusi energi akibat bencana alam, Pertamina memegang teguh perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga sebagai penggerak pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat daerah. (RED)

 

Berita Terkait

Pusat Dan Daerah Saling Bertentangan — Rakyat Memanggil BPK, KPK, dan OMBUDSMAN
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa di Mabes Polri, Kabid TIK Ditunjuk sebagai Plt Kapolresta
Bank Aceh Rayakan Usia Ke-53, Perkuat Transformasi Syariah dan Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah
Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil
Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:31 WIB

Polres Aceh Timur Jalani Tes Urine dan Pemeriksaan Ponsel

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:29 WIB

Medco E&P dan BPMA Kembali Salurkan Beasiswa bagi 431 Pelajar Berprestasi di Aceh Timur

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:56 WIB

SEBANYAK 15 PESEBAK BOLA MUDA ACEH TIMUR DIBOYONG LATIHAN KE PSS SLEMAN

Senin, 6 Juli 2026 - 23:42 WIB

Dukung pelestarian lingkungan hidup Sekaligus Memperkuat Semangat Gotong Royong Bersama Masyarakat Setempat  Medco E&P Malaka, BPMA, IM-TRAX Tanam 1.000 Pohon

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:00 WIB

Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur Terbakar, Warga Panik Lihat Asap Hitam Membumbung

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:37 WIB

Medco E&P Malaka Dorong Ketahanan Pangan, Warga Indra Makmu Mampu Mandiri Dengan Kebun Sayur

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:07 WIB

Haris Nduru Merasa Dibohongi, Kadis PUPR Aceh Timur Beri Keterangan Berbeda Soal Proyek Rp7,25 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:18 WIB

Kurban Pekerja dan Kontraktor Medco E & P Jangkau Ratusan Penerima Manfaat Di Blok A

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pemuda Bawa 2 Kg Ganja

Sabtu, 8 Agu 2026 - 19:08 WIB