slot preparation.lsrs.lu

Bupati Aceh Selatan Jangan Tunda Mutasi, Kinerja dan Integritas Harus Jadi Ukuran

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 21:48 WIB

501,257 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapaktuan – Tokoh muda Aceh Selatan Henneri, SH mendesak Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, segera melakukan mutasi pejabat Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) guna penyegaran dan optimalisasi kinerja birokrasi. Henneri menilai bahwa momentum mutasi sudah sangat tepat dilakukan.

Alumni Hukum USK itu mengingatkan, setelah enam bulan menjabat, tepatnya usai 17 Agustus ini, Bupati memiliki kewenangan penuh untuk melakukan mutasi tanpa lagi menunggu restu Kementerian Dalam Negeri (Mendagri). Oleh karena itu, langkah rotasi pejabat dinilai mendesak demi memperbaiki kinerja pemerintahan.

“Mutasi harus berlandaskan kinerja, integritas, dan profesionalisme, bukan kepentingan individu pihak tertentu tanpa mempertimbangkan kebutuhan pemerintahan. Jika rotasi tidak mempertimbangkan kinerja dan profesionalitas, maka pelayanan publik dan pembangunan bisa terganggu,” tegas Henneri SH, Sabtu (16/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti masih banyaknya jabatan diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Menurutnya, bila kinerja Plt tersebut terbukti bagus, integritas tinggi, dan ada inovasi, sebaiknya segera didefinitifkan agar dapat bekerja maksimal tanpa status yang menggantung.

Selain itu, Henneri menilai masih ada jabatan yang tumpang tindih, dimana seorang pejabat merangkap di dua instansi sekaligus, sehingga konsentrasinya terpecah. Ditambah lagi, ada pejabat dengan kinerja dan integritas lemah yang justru menghambat laju pemerintahan.

“Kalau Bupati dan Wakil Bupati bergerak 120 km/jam, jangan sampai pejabat SKPKnya hanya berlari 60 km/jam. Apalagi ada yang baru coba-coba belajar jabatan. Pemerintahan tidak bisa dijalankan dengan coba-coba, karena taruhannya adalah pelayanan publik,” sindirnya.

Henneri bahkan mengibaratkan jabatan pemerintahan seperti kutipan iklan caplang “minyak angin untuk anak saja tidak boleh coba-coba,” apalagi pemerintahan. Menurutnya, jabatan publik harus diisi oleh orang yang siap bekerja cepat, berintegritas, dan profesional.

“Mutasi ini harus benar-benar ril sesuai kebutuhan kerja, demi memperkuat tata kelola pemerintahan yang sehat dan berpihak kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Tinjau Kondisi Dermaga Nelayan Sawang Bak U, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pesisir
Dua Pelajar Tewas dalam Tabrakan di Jalan Nasional Tapaktuan-Subulussalam
HAMAS Dukung Perjuangan Masyarakat Trumon, T. Ridwansyah Kecam Keras Tindakan BKSDA
Excavator Hitachi Disita di Lokasi Dugaan Perambahan Kawasan SM Rawa Singkil Aceh Selatan
Masyarakat Kecamatan Samadua Tegaskan Sikap Tolak Aktivitas Perusahaan Tambang, Desak Pemerintah Batalkan Rekomendasi dan Izin
Dr Nasrul Zaman Kritik Pemkab Aceh Selatan Fasilitasi Sosialisasi IUP di Samadua
Tambang Emas Ilegal Aceh Selatan Menggila, Puluhan Alat Berat Diduga Beroperasi di Bawah Bayang-Bayang Setoran
Perempuan di Aceh Selatan Alami Patah Kaki Akibat Diinjak Gajah Liar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru