slot preparation.lsrs.lu

Disdikbud Aceh Selatan Gandeng Bank Aceh Syariah, Dana BOS Akan Ditransaksikan Non-Tunai

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 23:43 WIB

50496 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapaktuan – Dalam upaya meningkatkan transparansi dan efisiensi penyaluran Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Selatan melakukan audiensi dengan PT Bank Aceh Syariah Cabang Tapaktuan pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Audiensi tersebut diwakili oleh Kepala Bidang SMP Disdikbud Aceh Selatan, Muzni Muzaffarsyah, S.Pd bersama tenaga fungsional Wawan Darmawan, S.Pd. Keduanya disambut hangat oleh Kepala Cabang Bank Aceh Syariah Tapaktuan.

Kabid SMP Disdikbud Aceh Selatan, Muzni Muzaffarsyah, S.Pd menjelaskan bahwa audiensi ini merupakan langkah awal untuk memperkuat kerja sama antara Disdikbud Aceh Selatan dan Bank Aceh, khususnya dalam mendukung kebijakan penyaluran dana BOS melalui sistem transaksi non-tunai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini selaras dengan kebijakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan Bapak Zikri, S.Pd, dimana seluruh transaksi Dana BOSP di jenjang SD dan SMP akan menggunakan Aplikasi IBC milik Bank Aceh. Kita ingin memastikan pembelanjaan dana BOS lebih tertib dan akuntabel,” ungkap Muzni.

Ia juga mengatakan bahwa pihak Bank Aceh Syariah menyambut baik inisiatif tersebut dan siap memfasilitasi penerapan sistem ini di seluruh sekolah di Aceh Selatan.

“Jadi ke depan, tidak ada lagi dana BOS yang dibawa pulang ke rumah, disimpan di kasur, atau bentuk penyimpangan lainnya yang pernah menjadi temuan BPK RI tahun lalu. Kita berkomitmen untuk berbenah dan terus berinovasi demi kemajuan dunia pendidikan Aceh Selatan,” tegas Muzni.

Dengan penerapan transaksi non-tunai ini, Disdikbud Aceh Selatan berharap dapat mewujudkan tata kelola keuangan sekolah yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan pendidikan menuju Aceh Selatan yang lebih maju dan produktif. (*)

Berita Terkait

Tinjau Kondisi Dermaga Nelayan Sawang Bak U, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pesisir
Dua Pelajar Tewas dalam Tabrakan di Jalan Nasional Tapaktuan-Subulussalam
HAMAS Dukung Perjuangan Masyarakat Trumon, T. Ridwansyah Kecam Keras Tindakan BKSDA
Excavator Hitachi Disita di Lokasi Dugaan Perambahan Kawasan SM Rawa Singkil Aceh Selatan
Masyarakat Kecamatan Samadua Tegaskan Sikap Tolak Aktivitas Perusahaan Tambang, Desak Pemerintah Batalkan Rekomendasi dan Izin
Dr Nasrul Zaman Kritik Pemkab Aceh Selatan Fasilitasi Sosialisasi IUP di Samadua
Tambang Emas Ilegal Aceh Selatan Menggila, Puluhan Alat Berat Diduga Beroperasi di Bawah Bayang-Bayang Setoran
Perempuan di Aceh Selatan Alami Patah Kaki Akibat Diinjak Gajah Liar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru