Zakat Produktif dan Harapan Kemandirian Umat

J.PORANG

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:43 WIB

50211 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : H. Winnur Wajda, M.M.

Di tengah tantangan ekonomi masyarakat saat ini, zakat tidak lagi dipahami hanya sebatas bantuan konsumtif yang habis dalam sesaat. Lebih dari itu, zakat memiliki kekuatan besar untuk membangun kemandirian umat melalui penguatan usaha produktif masyarakat miskin. Inilah semangat yang terus dibangun oleh Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah melalui program bantuan tambahan modal usaha bagi mustahik produktif.

Program ini hadir bukan sekadar memberikan bantuan uang, tetapi menjadi ikhtiar bersama dalam mengangkat derajat ekonomi masyarakat kecil agar mampu bangkit, mandiri, dan perlahan keluar dari garis kemiskinan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petani kecil, pedagang keliling, usaha kelontong, hingga pelaku usaha mikro lainnya menjadi bagian dari perhatian Baitul Mal karena mereka adalah kelompok yang terus berjuang mempertahankan kehidupan keluarga dengan usaha sederhana yang dimiliki.

Zakat produktif pada hakikatnya adalah investasi sosial umat. Dana zakat yang disalurkan bukan untuk memanjakan, melainkan untuk memperkuat kemampuan usaha masyarakat miskin agar memiliki penghasilan yang lebih baik dan berkelanjutan. Ketika modal usaha bertambah, maka peluang peningkatan ekonomi keluarga juga semakin terbuka. Dari usaha kecil itulah lahir harapan besar untuk pendidikan anak, kebutuhan rumah tangga, hingga masa depan keluarga yang lebih layak.

Karena itu, dalam penyalurannya Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah menerapkan prinsip kehati-hatian, verifikasi lapangan, validasi data, dan skala prioritas agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Bantuan diprioritaskan kepada masyarakat miskin produktif yang memiliki usaha berjalan, memiliki tanggungan keluarga, serta mendapat rekomendasi dari aparatur dan Imem Kampung sebagai bagian dari UPZ kampung.

Selain itu, masyarakat dari kampung yang aktif menyalurkan zakat melalui Baitul Mal juga menjadi perhatian khusus. Hal ini bukan untuk membeda-bedakan, melainkan sebagai bentuk edukasi sosial bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat akan kembali memberi manfaat kepada lingkungan dan masyarakat kampung itu sendiri. Dengan demikian, semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam berzakat dapat tumbuh secara nyata di tengah masyarakat.

Baitul Mal juga ingin memberikan pemahaman bahwa program bantuan modal usaha bukanlah bantuan yang dapat diberikan kepada semua orang tanpa ketentuan. Dana zakat adalah amanah umat yang harus dijaga dan disalurkan sesuai syariat, aturan, serta prinsip keadilan. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan dapat memahami adanya proses seleksi, survei lapangan, dan penilaian kelayakan sebelum bantuan ditetapkan.

Ke depan, zakat produktif diharapkan mampu melahirkan perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Mustahik hari ini diharapkan dapat menjadi muzakki di masa mendatang. Inilah cita-cita besar pengelolaan zakat, yakni membangun kemandirian ekonomi umat dan memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui dana zakat yang dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Semoga kesadaran berzakat masyarakat terus meningkat dan menjadi kekuatan bersama dalam membangun Kabupaten Bener Meriah yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan penuh keberkahan. (Dani)

Berita Terkait

Banjir Belum Usai, Kelangkaan BBM Makin Menjerat Warga Gayo Lues: Sorotan Tajam pada Etika Pejabat
Operasi Besar Ditres Siber Polda Jabar Bongkar Jaringan Judi Online Internasional Berbasis Aplikasi
BBM Kurang Atau Banyak Kendaraan Baru Hingga Harus Membeli Pertalit Hitam
Menembus Batas dari Gayo Lues: Syafira Sabet Perunggu Panjat Tebing O2SN Aceh
SMP Negeri 1 Bukit Gelar Prosesi Adat Penyerahan Murid Ku Tengku Guru
Pemberontakan Kegamangan Eksistensialis Manusia
Gayo Lues dan Ancaman Paceklik yang Datang Perlahan
Bener Meriah Raih 11 Medali Emas, 10 Medali Perak Dan 7 Medali Perunggu

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:33 WIB

Sekda Aceh Singkil Diminta Terbitkan Surat Tugas Inspektorat, Para Kades Minta Audit Menjelang Akhir Masa Jabatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:30 WIB

*Rawan Kecelakaan, Ketua IWOI Subulussalam Desak BPJN dan Pemerintah Perlebar Jalan Nasional Barsela

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:42 WIB

Prof Sutan Nasomal, Harapkan Presiden Prabowo Kabulkan Aspirasi Kader Pengurus Partai Kab. Aceh Singkil dan Kota Subulussalam Satu Dapil Mudahkan Pemilih!!!

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:06 WIB

Masyarakat Demo Tuntut Hak Kepada PT Nafasindo

Rabu, 15 April 2026 - 03:37 WIB

Massa Kepung PT Socfindo Lae Butar, Tuntut Plasma, Lapangan Kerja, hingga Legalitas Operasional Pabrik

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:45 WIB

Dugaan Penganiayaan di Suro Dilaporkan ke Polisi, Unit Reskrim Bertindak Cepat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:30 WIB

Bea Cukai Meulaboh Perkuat Sinergi DBHCHT dan Tebar Literasi Kepabeanan bagi Generasi Muda Aceh Singkil

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:22 WIB

Disambut Haru dan Sorak Dukungan, Yakarim Munir Resmi Keluar dari Rutan Singkil

Berita Terbaru