HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

50310 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 yang berlangsung di kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Sabtu (15/8/2026), berakhir dengan kericuhan. Aksi yang seharusnya menjadi momentum refleksi 21 tahun perdamaian antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tersebut terganggu akibat bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan.

Kericuhan dipicu oleh upaya sejumlah elemen masyarakat yang hendak mengibarkan bendera Bintang Bulan di tiang-tiang di halaman masjid. Aksi tersebut segera mendapat larangan tegas dari aparat TNI yang tengah berjaga di lokasi untuk melakukan barikade. Peringatan awal berupa beberapa kali tembakan ke udara dilepaskan aparat guna menghalau massa yang tetap bersikeras melakukan pengibaran.

Situasi di lapangan memanas ketika massa yang emosi merespons tindakan tersebut dengan mengejar personel keamanan hingga ke arah depan gedung DPRK Banda Aceh. Aksi saling lempar menggunakan batu dan benda keras lainnya tidak terelakkan. Dalam upaya membubarkan kerumunan massa yang semakin tidak terkendali, aparat kepolisian kemudian melepaskan tembakan gas air mata. Sejumlah selongsong peluru peringatan pun ditemukan berserakan di sekitar lokasi kejadian sebagai bukti ketegangan yang terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah sempat terjadi pengejaran dan aksi lempar batu di sekitar area masjid, situasi berangsur kondusif saat aparat TNI menjauh dari titik kerumunan. Massa kemudian kembali berkumpul di area Masjid Raya Baiturrahman untuk menyampaikan protes terkait larangan pengibaran bendera tersebut.

Dalam rekaman video berdurasi hampir lima menit, massa yang berkumpul di depan Masjid Raya terlihat mengawali kegiatan dengan doa dan zikir bersama, sebelum suasana berubah menjadi orasi semangat yang menuntut kedaulatan lebih luas. Teriakan “Aceh Merdeka” berkali-kali menggema dan menjadi inti aksi, menandai munculnya tuntutan perubahan status wilayah yang dikaitkan langsung dengan identitas daerah.

Walaupun tidak semua peserta aksi menyerukan tuntutan serupa, dokumentasi aksi ini memperlihatkan eksistensi kelompok yang secara konsisten menyuarakan aspirasi politik kemerdekaan dalam forum publik. Peringatan Hari Damai Aceh sendiri rutin digelar setiap 15 Agustus sebagai penanda sejarah penandatanganan MoU Helsinki pada tahun 2005 silam, namun tahun ini momentum refleksi 21 tahun damai Aceh justru diwarnai ketegangan yang menambah catatan tantangan dalam perjalanan rekonsiliasi dan pembangunan di wilayah tersebut. (*)

Berita Terkait

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh
DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Karhutla Indonesia Seluas 900.000 Hektare Disorot Media Asing, Setara Empat Kali Luas Tokyo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Bayang-Bayang Kabut Asap, Singapura Kembali Bidik Tujuh Perusahaan di Balik Karhutla Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Polri Perang Terbuka Lawan Kampung Narkoba, Rekam Jejak Internal Bakal Dievaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana di Sektor Pasar Modal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:19 WIB

LPG 3 Kg Sulit Didapat Saat Hujan, Warga Gayo Lues Minta Bupati Turun Tangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Beredar Telepon Ancaman untuk Bungkam Suara Karhutla, Influencer Kalimantan Diminta Hapus Video Kebakaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:18 WIB

Papua Selatan Jadi Episentrum Karhutla, Puluhan Ribu Hektare Terbakar di Tengah PSN

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:11 WIB

Klaim Keberhasilan Padamkan Karhutla 80 Persen Dinilai Omong Kosong di Tengah Kepungan Asap Lintas Negara

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria dan 4,16 Gram Sabu

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:24 WIB