Walaupun Diklarifikasi Dinas Pertanian Gayo Lues, LIRA tetap Minta APH bertindak Sesuai Dengan Aturan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:34 WIB

50171 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Sawah yang sejatinya menjadi tumpuan hidup rakyat kecil di Kabupaten Gayo Lues kini berubah menjadi ladang jarahan birokrasi.

Dugaan skandal korupsi dan pungutan liar (pungli) sistematis menerpa Dinas Pertanian setempat. Sebanyak 32 kelompok tani dilaporkan menjadi korban bermodus setoran “kewajiban” proyek.

Isu miring yang telah mengendap selama beberapa bulan terakhir ini akhirnya meledak ke permukaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menuntut Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera memeriksa para oknum-oknum kantor yang bersembunyi di balik meja dinas tersebut.

Aktivis LIRA Gayo Lues, M. Purba, SH, membongkar siasat lancung yang diduga kuat didalangi oleh oknum internal Dinas Pertanian. Modus operandi yang dijalankan terbilang rapi namun sangat serakah.

Begitu anggaran bantuan untuk program irigasi perpompaan dan perpipaan mendarat di rekening kelompok tani, para ketua kelompok langsung “ditodong” komitmen upeti. Nilai potongannya pun sangat fantastis, berkisar antara 25 hingga 30 persen dari total pagu anggaran.

“Uang tersebut wajib disetorkan kembali kepada salah satu oknum di dinas terkait. Besaran persentasenya sudah didikte dari awal sebelum proyek berjalan,” ungkap sumber tepercaya secara blak-blakan.Jika kalkulator keadilan digunakan, angka rampokan ini sungguh memuakkan.

Ada pun besaran Pagu Untuk program irigasi perpompaan, ada 18 kelompok tani yang masing-masing mengantongi anggaran Rp153 juta dengan total Rp2,754 miliar.

Apabila disunat hingga 25- 30 persen, maka ada sekitar Rp 826 juta uang kelompok tani yang diduga mengalir ilegal ke kantong oknum-oknum tertentu.

Angka itu belum termasuk program irigasi perpipaan yang menyasar 14 kelompok tani lainnya dengan pagu Rp93 juta per kelompok (total Rp1,302 miliar).

Jika ditotal secara keseluruhan, potensi kerugian Negara disinyalir menembus angka ratusan juta rupiah dan sangat layak untuk disidangkan dimeja Hijau untuk memberi efek jera kepihak-pihak terkait.

Kecurigaan publik kian menebal saat LIRA melakukan investigasi lapangan. Di sejumlah titik pengerjaan irigasi persawahan, tim tidak menemukan satu pun plang informasi proyek.

Proyek bersumber uang negara sengaja dibuat “gelap gulita” tanpa papan nama. Ini adalah pelanggaran fatal terhadap asas transparansi yang diatur UU Keterbukaan Informasi Publik.

Tindakan menyembunyikan sumber anggaran ini memicu pertanyaan besar: Apakah untuk menutupi pengurangan volume fisik akibat anggarannya sudah habis disunat di awal?

APH dituntut tidak mandul dan segera menyeret oknum -oknum yang terlibat demi menyelamatkan uang negara dan harga diri hukum di Kabupaten Gayo Lues (Yang Berjuluk Seribu Bukit Tersebut). (red)

Berita Terkait

Kampung Pertik Kecamatan Pining Raih Penghargaan Kinerja Terbaik dari Pemerintah Daerah
LIRA Desak Hukum Tuntaskan Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Gayo Lues, Sawah Jadi Ladang Pungli
Brimob Polda Aceh, Melaksanakan Bhakti Sosial Dalam Menyambut HUT RI Ke-81
LIRA Gayo Lues Desak Transparansi, Bantah “Kondusif” Versi Dinas Pertanian Soal Dugaan Potongan Bantuan Irigasi
LIRA Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Pungli Ratusan Juta pada 32 Kelompok Tani di Gayo Lues
BPBD Gayo Lues Salurkan 148 Kasur Bantuan BNPB untuk Warga Terdampak Bencana di Kecamatan Pining
Jelang HUT Ke-81 RI, Drumband SMA Negeri Seribu Bukit Blangpegayon Intensif Berlatih
PLN Blangkejeren Jelaskan Penyebab Listrik Padam Saat Magrib dan Subuh, Akibat Defisit Daya

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Seunagan Timur Berlangsung Khidmat, Puluhan Pemenang Perlombaan Terima Hadiah

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Pemkab Nagan Raya Gelar Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Ribuan Warga Seunagan Timur Tumpah Ruah Saksikan Gerak Jalan Indah HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:58 WIB

Gerak Jalan Indah Meriahkan HUT ke-81 RI di Gunong Geulogo, Warga Antusias Semarakkan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:40 WIB

Semangat Kemerdekaan Membara, Warga Dusun Neupet Meriahkan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:01 WIB

72 Paskibraka Nagan Raya Dikukuhkan, TRK: Kibarkan Merah Putih dengan Semangat dan Penghayatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Muspika, RAPI dan Masyarakat Sungai Mas Bersatu Kobarkan Semangat Kemerdekaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:27 WIB

RAPI Nagan Raya Apresiasi Gerak Cepat Satreskrim Polres Nagan Raya Tindak Dugaan Tambang Emas Ilegal

Berita Terbaru