HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

YBHA : Apresiasi Pemko Banda Aceh Tangani Kasus Pemerkosaan Anak

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026 - 00:00 WIB

50292 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Kota Banda Aceh sebagai Ibukota Provinsi Aceh patut diacungi jempol dalam penanganan korban perkosaan anak.

Lewat slogan sebagai Kota Kolaborasi mulai menunjukkan arah yang jelas. Slogan ini bukan hanya sentilan untuk digaungkan saja, tapi juga ternyata mulai teruji dalam lapangan.

Upaya Kolaborasi terbukti nyata dalam penanganan korban perkosaan usia anak yang baru-baru ini berinisial CB (16 tahun) bersama YBHA (25/2/2026). Anak korban merupakan korban perkosaan yang menyebabkan kehamilan, dan butuh penanganan pengasuhan terhadap bayi yang akan dilahirkan nantinya. Korban yang secara notabene korban perkosaan membutuhkan penanganan serius, terintegrasi dan konprehensif telah berhasil diwujudkan secara optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya sinergi dan kolaborasi lintas sektor YBHA bersama Dinas Sosial & Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh dengan tepat telah memberikan dukungan sosial dan penanganan efektif terhadap korban dan keluarganya. Hal ini menunjukkan komitmen serius pemerintah kota dalam memulihkan keadaan korban.

Respons cepat dari berbagai perangkat daerah di Kota Banda Aceh ini menunjukkan komitmen nyata Pemerintah Kota dalam memberikan perlindungan dan keadilan bagi anak korban. Pendekatan yang cepat, sensitif terhadap korban, dan berkoordinasi lintas sektor merupakan bentuk keberpihakan terhadap kepentingan terbaik bagi anak.

YBHA Peutuah Mandiri menilai walikota Banda Aceh mulai mampu membangun pondasi utama kota ramah anak secara baik dan langkah‑langkah ini wajib terus dipertahankan serta menjadi contoh bagi seluruh pemangku kepentingan lainnya—baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi—dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak. Penanganan yang terkoordinasi, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan serta hak anak merupakan kunci untuk mewujudkan sistem perlindungan anak yang terintegrasi, efektif dan manusiawi.

Lebih jauh, YBHA menegaskan bahwa upaya kolaborasi lintas sektor harus terus diperkuat dan dipertahankan. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga layanan, LSM, serta komunitas merupakan fondasi penting dalam sistem perlindungan anak yang ramah anak dan berkelanjutan.

YBHA Peutuah Mandiri tetap mendorong seluruh elemen yang terlibat dan para pekerja isu anak yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mendampingi dan memperjuangkan hak‑hak korban untuk tidak berhenti dan terus mengupayakan penanganan yang inovatif. Kerja‑kerja kemanusiaan ini merupakan bagian penting dari upaya bersama untuk menciptakan Banda Aceh yang aman, adil, dan ramah anak.

Ke depan, YBHA Peutuah Mandiri berkomitmen untuk terus bersinergi dan memperkuat kerja‑kerja advokasi serta pendampingan hukum demi memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan yang maksimal dan berkeadilan.

Disampaikan oleh :
Rudy Bastian, S.H.
Hp : 085260042580 Direktur YBHA

Berita Terkait

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Minta Polda Aceh Utamakan Pencegahan: “Sayangi Rakyat Aceh, Jangan Lagi Sakiti Mereka”
Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Jamaluddin Idham Kunker ke Aceh Barat, Pastikan Bantuan Budidaya Lele dan Ayam Petelur Berjalan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Pengawasan Dana Desa Diperkuat, Bupati TRK Ingatkan Pentingnya Tertib Administrasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Kapolsek Beutong Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Beutong, Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Perundungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:54 WIB

Perkuat Kedekatan dengan Ulama, Kapolres Nagan Raya Hadiri Maulid di Dayah Terdampak Bencana Polisi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Hutan Kami Dibakar, Bukan Terbakar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:25 WIB

Yang Membakar Hutan Saat Ini di Indonesia Adalah LONDO IRENG

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Lindungi Kesehatan dari Asap Karhutla, Bupati TRK Minta Warga Batasi Aktivitas Luar Ruangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Ketua Muhammadiyah Nagan Raya Organisasi Hadiri Khanduri Haul Abu Habib Muda Seunagan

Berita Terbaru

ACEH TIMUR

Abi Tanjung Dalam Isi Tausiah Maulid Di Dayah Budi Darul Aman

Selasa, 20 Okt 2026 - 00:58 WIB