Warga Kota Metro Tolak Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 21 September 2023 - 08:43 WIB

50536 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG | Sejumlah warga Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Kota, Lampung, saat menghadiri kegiatan pengajian dalam momen menyambut Maulid Nabi Besar Muhammad, SAW di Masjid At Taufik kelurahan setempat, menyatakan menolak adanya intoleransi, radikalisme dan Terorisme.

Hal ini diungkapkan oleh warga, Rabu (20/9/2023) malam dihadapan Kapolsek Metro Kota, AKP Adrianus Widanrto, Danramil diwakili Babinsa Serda Bibit Mujianto, Camat Metro Utara diwakili Sekcam Basuki Rahmad, Lurah Purwosari Bona Ferdinan, Tokoh agama Ustad Ali Murtadlo serta warga setempat.

Setelah melaksanakan pengajian rutin, kegiatan dilanjutkan dengan kajian agama yang disampaikan oleh ustad Suparman Abdul Karim dengan tema ” Warga Kota Metro Menolak Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme diwilayah Kota Metro serta Mendukung Pemilu Damai Tahun 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ustad Suparman Abdul Karim dalam memberikan ceramahnya, ia turut memberikan pemahaman kepada warga Kota Metro khususnya warga RW 07 Kelurahan Purwosari, agar tidak terpengaruh oleh paham Intoleransi, radikalisme, dan terorisme serta mengajak untuk mendukung pemerintah dalam mensuksekan Pemilu Damai tahun 2024 mendatang.

Mari kita dukung pemerintah untuk suksesnya pelaksanaan Pemilu Damai 2024 mendatang serta tidak terpengaruh dengan adanya intoleransi, radikalisme serta pengaruh keras dari terorisme, pintanya.

Kegiatan ini selain diikuti oleh warga Kelurahan Purwosari, juga dihadiri oleh ratusan santri dari pondok pesantren Al Muhsin.

Ia berharap, ke depannya, kegiatan semacam ini terus dilaksanakan kembali untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI serta meningkatkan situasi wilayah Indonesia khsusunya Kota Metro agar semakin terkendali.

Berita Terkait

Tokoh GAM Pidie Serukan Jajaran Exs Kombatan dan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Provokasi
Dukungan FSP Maritim Indonesia: Arief Martha Rahadyan Didorong Berkontribusi untuk Indonesia
MAN 1 Pidie Kembali Berprestasi di Tingkat Internasional, Dua Siswa Raih Juara 3 WRCC
Jelang HUT Ke-81 RI, Drumband SMA Negeri Seribu Bukit Blangpegayon Intensif Berlatih
Tujuh Kantor Pemerintah di Puncak Papua Tengah Dibakar Massa, Diduga Dipicu Pemotongan Dana Desa
PLN Blangkejeren Jelaskan Penyebab Listrik Padam Saat Magrib dan Subuh, Akibat Defisit Daya
Listrik Gayo Lues Berulang Kali Padam, Alarm Keras atas Rapuhnya Infrastruktur Kelistrikan
Satresnarkoba Polres Bener Meriah Amankan Sorang Pria Dengan 29 Paket Sabu dan 70 Gram Ganja

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru