HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Tolak Kediktatoran Kekuatan Global, Presiden Prabowo Tegaskan Kedaulatan di KTT BRICS

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 13 September 2026 - 17:37 WIB

50249 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 13 September 2026 – Dalam forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS, Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan bernada tegas mengenai posisi Indonesia dalam konstelasi politik global. Di hadapan para pemimpin negara anggota kelompok ekonomi baru tersebut, Prabowo menekankan bahwa Indonesia secara prinsip menolak segala bentuk intervensi atau kediktatoran dari kekuatan besar tertentu yang kerap mendikte kebijakan negara-negara berkembang.

Dalam pidato resminya, Prabowo menegaskan bahwa kemandirian sebuah bangsa adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Menurutnya, kekuatan kolektif negara-negara Global Selatan melalui BRICS harus difungsikan sebagai alat untuk memutus ketergantungan serta membangun resiliensi nasional yang mandiri. Ia menyoroti bahwa kedaulatan sejati hanya dapat dicapai apabila sebuah negara mampu memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya, mulai dari ketahanan pangan hingga kemandirian energi.

Prabowo menilai bahwa tatanan dunia saat ini perlu dirombak total agar lebih adil. Ia secara terbuka mendorong reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan lembaga keuangan internasional agar tidak lagi menjadi instrumen kekuasaan pihak tertentu. Lebih jauh, ia memperingatkan bahwa praktik penggunaan mata uang dan perdagangan sebagai senjata (weaponization) harus dihentikan demi terciptanya keadilan ekonomi bagi negara-negara berkembang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran Indonesia sebagai anggota baru dalam blok ini diposisikan sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antarnegara Global Selatan. Prabowo mengajak seluruh anggota BRICS untuk tidak hanya berhenti pada retorika di atas kertas, tetapi mewujudkan aksi nyata dalam membangun sistem multilateral yang lebih representatif dan mampu menjawab tantangan nyata di lapangan. Dengan membawa semangat Bandung, Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjadi pemain aktif yang menentukan masa depannya sendiri tanpa harus tunduk pada tekanan kekuatan hegemonik global. (*)

Berita Terkait

Lawatan ke India, Presiden Prabowo Dinanti Tantangan Konkret Penguatan Hubungan Bilateral
Prabowo Tegaskan Indonesia Ogah Didikte Kekuatan Global di Forum BRICS
Prabowo Tegaskan Urgensi Solidaritas Global South dalam KTT BRICS di India
Sorotan Dunia pada Program MBG, Tragedi Keracunan 512 Siswa di Sidoarjo Jadi Perhatian Media Internasional
Tawaran 138 Blok Migas ke Rusia: Diplomasi Energi atau Ilusi Investasi?
Konsekuensi Hukum WNI yang Bergabung dengan Militer Asing: Antara Sanksi Kewarganegaraan dan Risiko Keamanan
Prabowo dan Putin Jajaki Kerja Sama Strategis Investasi Pupuk hingga Perkapalan
Kebanggaan Dijual ke Dunia, Program MBG Prabowo Justru Jadi Sorotan Media Rusia Usai Ratusan Siswa Indonesia Keracunan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:43 WIB

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 September 2026 - 05:36 WIB

Ancaman Disintegrasi dan Kegagalan Indonesia Emas 2045: Keadilan Menjadi Kunci Utama

Selasa, 15 September 2026 - 05:33 WIB

Kesenjangan Ekonomi Ekstrem Dinilai Jadi Bom Waktu Kehancuran Pemerintahan

Selasa, 15 September 2026 - 05:26 WIB

Ancaman Demokrasi di Balik Tuntutan Masa Jabatan Kepala Desa Tanpa Batas

Selasa, 15 September 2026 - 05:23 WIB

Jakarta di Persimpangan Jalan: Menguji Urgensi Obligasi Daerah di Tengah Redupnya Transfer Fiskal

Selasa, 15 September 2026 - 05:18 WIB

Suahasil Nazara Tekankan Keberlanjutan Pengelolaan Fiskal Usai Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Selasa, 15 September 2026 - 05:12 WIB

Perombakan Mendadak Kursi Bendahara Negara: Kinerja atau Konflik Internal?

Selasa, 15 September 2026 - 04:59 WIB

Mengapa Prabowo Melantik Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan yang Baru?

Berita Terbaru

NASIONAL

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:43 WIB