slot preparation.lsrs.lu

Dari SPPG Cinta Maju, Menjaga Gizi dan Menggerakkan Ekonomi Masyarkat

J.PORANG

- Redaksi

Jumat, 11 September 2026 - 14:40 WIB

50256 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Taher

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program strategis pemerintah yang dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, balita, serta ibu hamil. Di balik seporsi makanan yang diterima penerima manfaat, terdapat rangkaian proses yang membutuhkan perencanaan, standar gizi, keamanan pangan, pengolahan, distribusi, hingga pengawasan.

Karena itu, keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh tersedianya makanan, tetapi juga oleh bagaimana seluruh proses tersebut berjalan sesuai standar dan tujuan program.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelaksanaannya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki peran penting sebagai bagian dari sistem pelayanan MBG. SPPG tidak hanya berfungsi menyiapkan makanan, tetapi juga memastikan proses penyediaan makanan bergizi berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Salah satu contoh pelaksanaan di tingkat daerah dapat dilihat pada SPPG Cinta Maju di Kecamatan Blang Pegayon. PIC SPPG Cinta Maju, Edi Aprizal, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam menyediakan makanan bergizi bagi siswa, balita dan ibu hamil di wilayah tersebut.

Menurut Edi, selama pelaksanaan MBG, SPPG Cinta Maju belum menghadapi kendala berarti dalam menyalurkan makanan bergizi. Hal tersebut dilakukan dengan mengacu pada SOP yang dikeluarkan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Selama ini SPPG menyalurkan makanan bergizi belum pernah mendapatkan permasalahan dan kendala yang berarti karena kita menjalankan SOP yang dikeluarkan oleh BGN,” ujar Edi.

Selain menjalankan pelayanan gizi, keberadaan SPPG juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Edi menyebut SPPG Cinta Maju merekrut relawan dan berupaya menampung hasil pertanian lokal.

Hal ini menunjukkan bahwa MBG memiliki manfaat yang dapat melampaui aspek pemenuhan gizi. Ketika bahan pangan berasal dari masyarakat sekitar dan tenaga lokal ikut terlibat, program tersebut sekaligus dapat mendorong aktivitas ekonomi di daerah.

Dalam perkembangan pelaksanaan MBG, keterlibatan sekolah, termasuk keberadaan kantin sekolah, juga dapat menjadi bagian yang mendukung ekosistem program. Namun, keterlibatan tersebut perlu ditempatkan sesuai dengan fungsi dan standar yang telah ditetapkan sehingga tujuan utama MBG tetap menjadi prioritas.

Sekolah merupakan lingkungan tempat peserta didik menerima makanan sekaligus mendapatkan pendidikan mengenai pola hidup sehat dan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi. Karena itu, sekolah dapat berperan dalam mendukung edukasi gizi, memastikan makanan dikonsumsi dengan baik, serta membantu pengawasan di lingkungan sekolah.

Sementara itu, penyediaan makanan dalam program MBG membutuhkan standar yang terukur. Mulai dari pemilihan bahan pangan, kandungan gizi, kebersihan, proses pengolahan, penyimpanan, distribusi hingga waktu makanan dikonsumsi.

Dengan pembagian peran yang jelas, SPPG dan sekolah dapat saling memperkuat. SPPG memastikan aspek penyediaan dan pemenuhan standar gizi, sedangkan sekolah dapat mendukung edukasi, penerimaan dan pemanfaatan makanan bergizi oleh peserta didik.

Yang tidak kalah penting adalah bagaimana MBG memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Pengadaan bahan pangan dari petani, peternak, pedagang, UMKM dan pelaku usaha lokal dapat menjadi bagian dari rantai pasok apabila memenuhi standar yang dibutuhkan.

Dalam konteks ini, pengalaman SPPG Cinta Maju yang melibatkan relawan dan menampung hasil pertanian lokal menjadi contoh bahwa program MBG dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat.

Ke depan, pelaksanaan MBG tentu akan terus mengalami penyempurnaan. Setiap inovasi atau penyesuaian mekanisme sebaiknya tetap berpegang pada tujuan awal program, yaitu menyediakan makanan yang bergizi, aman, berkualitas dan tepat sasaran.

Penguatan peran SPPG, sekolah, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pelaku usaha dan masyarakat menjadi penting agar MBG tidak hanya berhasil dalam penyaluran makanan, tetapi juga membangun kesadaran tentang gizi dan menciptakan manfaat sosial-ekonomi yang lebih luas.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan MBG bukan hanya berapa banyak makanan yang dibagikan setiap hari. Lebih dari itu, keberhasilan dapat dilihat dari apakah anak-anak mendapatkan asupan gizi yang lebih baik, apakah makanan yang diberikan aman dan berkualitas, serta apakah program tersebut mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar.

Karena itu, menjaga tujuan utama MBG menjadi tanggung jawab bersama. SPPG sebagai bagian penting dalam pelaksanaan program, sekolah sebagai lingkungan pendidikan, serta masyarakat sebagai bagian dari rantai ekonomi dan penerima manfaat perlu berjalan dalam satu arah.

MBG bukan sekadar program pemberian makanan. Di dalamnya terdapat investasi untuk kesehatan anak, kualitas pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Berita Terkait

Sanitasi, Rehab MCK TMMD ke-130 Hampir Rampung
Pembuatan Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut
Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:04 WIB

DPC dan 10 PAC PPP Nagan Raya Nyatakan Sikap, Serukan Persatuan dan Kekompakan Kader

Kamis, 5 November 2026 - 17:31 WIB

Festival Santri Dayah MUQ Nagan Raya Jadi Ajang Unjuk Bakat, Siswa MIN 3 Raih Tiga Penghargaan

Kamis, 5 November 2026 - 11:29 WIB

Wagub Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 10:11 WIB

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Berita Terbaru