slot preparation.lsrs.lu

Kebanggaan Dijual ke Dunia, Program MBG Prabowo Justru Jadi Sorotan Media Rusia Usai Ratusan Siswa Indonesia Keracunan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 03:30 WIB

50375 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijadikan andalan Presiden Prabowo Subianto di panggung internasional kini berbalik menjadi sorotan tajam dari luar negeri. Satu hari setelah pidato Prabowo mempromosikan MBG dalam forum Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, media Rusia Moskovskij Komsomolets justru mengangkat fakta pahit di balik retorika: ratusan siswa dan guru di Indonesia jatuh sakit akibat makanan yang digembar-gemborkan sebagai simbol kesejahteraan rakyat.

Artikel MK.ru berjudul “Hampir 800 orang keracunan akibat makan siang gratis di sekolah” diterbitkan Kamis (3/9/2026) petang waktu Moskow. Media itu menyoroti ironi antara pidato Prabowo, yang menuntut pembangunan berangkat dari meja makan rakyat kecil, dengan krisis nyata di lapangan yang mempermalukan citra pemerintah Indonesia sendiri. Media Rusia tak ragu menulis bahwa program yang disanjung di depan Vladimir Putin pada kenyataannya memunculkan masalah besar: keracunan massal, kegagalan pengawasan mutu, serta ketidakbecusan manajemen.

Sorotan ini muncul karena kasus-kasus keracunan massal MBG dalam sepekan terakhir memasuki fase gawat. Ratusan—bahkan mendekati seribu—murid dan guru dari berbagai daerah Indonesia terdata mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan gratis yang dicanangkan negara. Kejadian ini menampar keras narasi sukses yang selama ini dibangun dan diumumkan ke dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alih-alih menuai pujian internasional, Prabowo dan pemerintah justru harus menelan pil pahit. Sorotan media Rusia menandai kegagalan negara dalam menunaikan janji paling mendasar: menyehatkan anak-anak bangsa. Ini bukan sekadar kritik biasa, melainkan peringatan sekaligus bukti bahwa membangun citra di level global tanpa membenahi masalah di dalam negeri hanya menghasilkan malu bertingkat. Saat dunia memelototi program MBG karena tragedi keracunan massal, pemerintah Indonesia seharusnya berhenti bersembunyi di balik pidato, dan mulai berbenah sungguh-sungguh di lapangan. (*)

Berita Terkait

Rumor Kematian Kim Jong Un Terbantahkan Lewat Kemunculan ke Publik
Demo Biaya Hidup di Prancis Berujung Ricuh, Ribuan Ditangkap dan Ratusan Polisi Terluka
Malaysia Desak Isu Kabut Asap Lintas Negara Jadi Agenda Serius di ASEAN
Singapura Layangkan Notifikasi Hukum, Pemerintah Indonesia Fokus Penanganan Karhutla di Lapangan
Ditegur Singapura, Negara Kalah Tegas: Tujuh Korporasi Indonesia Diancam Denda Akibat Ekspor Kabut Asap
Singapura Layangkan Surat kepada Tujuh Perusahaan Indonesia Terkait Kabut Asap Lintas Batas
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes Diplomatik Soal Kabut Asap, Modal Perusahaan Malaysia di Indonesia Ikut Disorot
Karhutla Besar Landa Sumatera dan Kalimantan, Kabut Asap Tebal Selimuti Malaysia dan Singapura

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru