slot preparation.lsrs.lu

Teungku Muhammad Nur: Mualem Jangan Tersandera dengan Surat ‘Tupé’

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 00:19 WIB

50310 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE – Pimpinan Pesantren Tabina Aceh yang juga Ketua PAS Aceh Utara, Teungku Muhammad Nur, meminta Mualem Muzakir Manaf tidak tersandera dengan surat pernyataan sikap segelintir pihak atau diistilah dengan ‘surat tupe” dalam menentukan kandidat Cawagub-nya.

“Dalam menentukan wakil Cawagubnya, Mualem tentunya sangat jeli dan solektif dibutuhkan kebijaksanaan tinggi dan itu ada sama muallem karena ini menentukan nasib ummat lima tahun kedepan,” kata Teungku M. Nur, Kamis 15 Agustus 2024.

“Ini bukan lomba memandikan mayat, tapi lomba mengurus kehidupan rakyat yang dibutuhkan adalah orang yang mengerti administrasi negara dan mampu membangun keharmonisan dengan pusat sehingga tidak ada lagi miskepercayaan dalam membangun Aceh,” katanya lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini disampaikan Teungku M. Nur terkait adanya surat pernyataan sikap dari kalangan tertentu yang mendorong Mualem untuk memilih wakil berdasarkan selera mereka.

Teungku M. Nur mengistilahkan hal tersebut dengan surat tupe’.

“Ini Penggiringan, seakan Mualem tidak ikut mempertimbangkan usulan ulama itu terus dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan itu hiden agenda lawan politik dan Mualem mengerti kalau ada yang minta tanda tangan sama teungku-teungku seolah olah didukung. Jangankan satu, seribupun dikasih mana mungkin ditolak. Tapi itu pola lamalah.

“Yang perlu Mualem pertimbangkan seperti Dekfat (Fadlullah Ketua Gerindra Aceh-red) itu diinginkan oleh masyarakat Aceh dan berhasil membangun relasinya ke pusat,” ujarnya.

Teungku M Nur mendesak seluruh pemangku kabijakan dan pendukung partai PAS Aceh se-Aceh untuk mendukung dengan ikhlas serta tanpa syarat.

“Bek sampe ban ka hana geutueng aneuk teuh ka linto hana tari,” kata dia lagi.

Berita Terkait

Bea Cukai Amankan Kapal Pengangkut 10 Juta Batang Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara
HIMAKO Universitas Malikussaleh Sambut 150 Mahasiswa Baru Ilmu Komunikasi Lewat Meuraka
Bea Cukai Lhokseumawe Serahkan NPPBKC kepada CV. Rencong Makmur Sejahtera
FKP 2026, Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Layanan dan Pengawasan
Mahasiswa HMI Geruduk DPRK Lhokseumawe, Lontarkan Tujuh Tuntutan Keras
Tuntut Perbaikan Kinerja dan Kesejahteraan, Mahasiswa Geruduk Kantor Wali Kota Lhokseumawe
Tuntut Pembebasan Dua Mahasiswa Aceh, Aliansi Rakyat Pro Demokrasi Soroti Tindakan Polda Metro Jaya
Diduga Membobol Ruko, Seorang Pria di Cunda Lhokseumawe Dikepung dan Diamankan Warga

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru