HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Tanah Longsor di Aceh Tengah, Satu Anak Meninggal dan Puluhan Warga Mengungsi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 03:38 WIB

50339 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKENGON |  Tanah longsor melanda Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, pada Minggu (13/9/2026) sore, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Bencana alam ini menyebabkan sedikitnya 14 warga menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia. Peristiwa terjadi ketika material longsor menerjang permukiman warga dan menghancurkan satu unit rumah di lokasi kejadian.

Berdasarkan data sementara, 12 korban berasal dari Dusun Satu, terdiri dari seorang anak yang meninggal dunia serta beberapa warga lainnya yang mengalami luka-luka. Sementara satu korban luka lainnya tercatat di Dusun Lima. Beberapa di antara korban segera dievakuasi ke Puskesmas Silih Nara untuk mendapatkan penanganan medis.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Tengah yang kebetulan melintas di lokasi menyampaikan bahwa ia ikut membantu proses evakuasi warga terdampak. Menurutnya, satu korban meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju puskesmas. “Saya ikut mengevakuasi korban ke Puskesmas Silih Nara, dan satu orang meninggal dunia saat dalam perjalanan ke Puskesmas,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Longsor terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah Aceh Tengah sejak Minggu sore. Material tanah yang labil akibat curah hujan tinggi menghantam kawasan permukiman dan menyebabkan kepanikan warga setempat. Dampak bencana ini juga menambah daftar panjang peristiwa serupa yang melanda daerah tersebut, mengingat Aceh Tengah sebelumnya dilanda banjir bandang dan longsor pada November 2025.

Hingga Minggu malam, petugas gabungan bersama relawan masih melakukan evakuasi dan pendataan korban di lokasi. Data resmi terkait jumlah warga terdampak secara keseluruhan belum dirilis, seiring masih berlangsungnya proses pencarian dan verifikasi di lapangan. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan ancaman bencana hidrometeorologi yang masih membayangi kawasan Aceh Tengah. (*)

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi
Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah
Satu Rumah di Kecamatan Lawe Alas Aceh Tenggara Ludes Terbakar Dini Hari, Penghuni Selamat
Hujan Deras Jadi Berkah, Mas Dar Terobos Hujan Resmikan 980 Dapur Gizi, Menyapa Pekerja & Bagikan Doorprize Anak”
Warga Rusip Antara Aceh Tengah Meninggal Dunia Diduga Terinjak Gajah, Ambulans Terhalang Longsor
Jalan Badak Gayo Lues Lumpuh Diterjang Banjir, Warga Desak Pemerintah Pusat dan BWS Bertindak
Jebolnya Tanggul Lawe Kisam Perparah Banjir di Aceh Tenggara, Jalan Nasional Kutacane-Medan Lumpuh
Banjir Luas Rendam Jalan Nasional Kutacane-Medan, Akses Lawe Sumur Lumpuh Total

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru