HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Sungai Kali Bulan Meluap, Puluhan Rumah di Aceh Tenggara Terendam Air Lumpur

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 04:07 WIB

50333 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Hujan deras yang melanda wilayah Aceh Tenggara sejak Minggu sore, 13 September 2026, menyebabkan Sungai Kali Bulan di Kecamatan Babussalam dan Kecamatan Lawe Bulan kembali meluap. Akibatnya, puluhan rumah warga beserta sejumlah akses jalan desa terendam air bercampur lumpur dengan ketinggian antara 30 hingga 50 sentimeter.

Peristiwa banjir ini mulai dirasakan warga sekitar pukul 17.30 WIB, ketika debit air sungai tiba-tiba meningkat tajam seiring curah hujan tinggi di kawasan hulu. Desa Pulo Latong di Kecamatan Lawe Bulan menjadi salah satu titik genangan terparah. Sejumlah kawasan padat penduduk di Kecamatan Babussalam juga terdampak, dengan akses transportasi antardesa sempat lumpuh akibat genangan air.

Genangan air bercampur lumpur memaksa warga untuk mengevakuasi barang-barang berharga, termasuk elektronik dan perabotan rumah tangga ke tempat yang lebih aman. Hingga Senin pagi, banyak warga masih bertahan di rumah sendiri sambil bersiaga mengantisipasi luapan susulan karena cuaca ekstrem diperkirakan masih berlanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG sebelumnya telah merilis peringatan dini tentang potensi curah hujan tinggi di wilayah dataran tinggi Aceh. Fenomena alam ini diduga dipicu aktifnya gelombang atmosfer ekuatorial yang mendorong terjadinya hujan lebat dalam waktu singkat. Sementara itu, penyebab utama banjir yang terus berulang diduga akibat kondisi sungai yang semakin dangkal serta tumpukan sedimentasi di sejumlah titik. Warga yang bermukim di sekitar aliran Sungai Kali Bulan telah berulang kali meminta pemerintah daerah dan BPBD untuk segera melakukan normalisasi sungai, namun pengerukan secara menyeluruh belum juga terealisasi.

Tim Reaksi Cepat BPBD bersama unsur TNI, Polri, dan perangkat desa terus disiagakan di area rawan genangan untuk memantau perkembangan debit air sungai. Kerusakan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum tidak dapat dihindarkan, meski hingga pagi ini belum ditemukan adanya korban jiwa. Pemerintah daerah kembali mengingatkan masyarakat di sepanjang bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat intensitas hujan tinggi diprediksi masih akan terjadi pada waktu-waktu mendatang. Pemantauan dan langkah antisipasi terus dilakukan agar dampak kerusakan tidak semakin meluas. (*)

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan PJU Polres Laksanakan Sholat Jumat Keliling
Perkuat Implementasi Program Prioritas Kapolri, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sosialisasi Commander Wish Bersama Waka Polres
Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi
Serap Aspirasi Lewat Reses III 2026, Wakil Ketua DPR Aceh H. Ali Basrah Salurkan Bantuan Korban Kebakaran dan Banjir di Bambel
Asap Karhutla Jadi Peringatan Bersama, Kapolres Aceh Tenggara Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Cegah Kebakaran
Tiga Desa di Aceh Tenggara Gagal Ikut Pilkades Serentak, Persiapan Panitia Dipertanyakan
Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah
Respons Cepat Informasi Warga, Sat Intelkam Polres Aceh Tenggara Amankan Lima Pria dalam Pengungkapan Peredaran Sabu

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru