Putra Surbakti Cs Diduga Kuasai Peredaran Narkoba di Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 18 April 2025 - 03:50 WIB

501,143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan kembali menjadi sorotan. Dugaan kuat menyebut bahwa lembaga pemasyarakatan terbesar di Sumatera Utara ini telah menjadi pusat kendali peredaran narkoba. Sejumlah narapidana disebut-sebut menjadi penguasa bisnis haram tersebut, mengendalikan jaringan mereka dari balik jeruji besi.

Napi Diduga Jadi Pengendali Narkoba

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pengakuan seorang narapidana yang enggan disebutkan namanya, beberapa napi yang diduga menguasai bisnis narkoba di Lapas Tanjung Gusta antara lain:

1. Heri (Blok T5 Kamar N16)

2. Putra alias Putra Surbakti (Kamar D8 Blok 8T dan Blok T5 Kamar O12)

3. Ivan Aceh (Kamar N12 Blok T5)

4. Tomek alias Rahmad Nainggolan (Kamar H8 Blok T7)

5. Black alias Black Tanjung (Kamar C16 Blok T3)

“Inilah beberapa nama yang menguasai Lapas ini, Bang. Tiap blok ada bosnya. Mereka yang mengendalikan peredaran narkoba di dalam sini,” ujar sang narasumber.

Modus Operandi: Rental HP dan Jual Beli Kamar

Menurut sumber tersebut, peredaran narkoba di Lapas Tanjung Gusta semakin merajalela sejak kepemimpinan Kalapas Herry Suhasmin dan KPLP Donni Isa Dermawan. Sistem jual beli kamar serta rental handphone di dalam lapas menjadi faktor utama yang mempermudah pergerakan para bandar.

“Di sini ada sistem rental HP dan jual beli kamar, Bang. Makanya mereka bisa leluasa menjalankan bisnisnya. Siapa yang punya modal kuat, dia yang jadi penguasa,” lanjutnya.

Pihak berwenang sempat melakukan penggerebekan beberapa bulan lalu, namun aktivitas ilegal ini tetap berlanjut. Dugaan keterlibatan oknum petugas lapas pun semakin menguat.

Bantahan Pihak Lapas

Sebelumnya, sebuah media online nasional linktodays.com mengonfirmasi dugaan ini kepada KPLP Lapas Tanjung Gusta, Donni Isa Dermawan. Namun, ia membantah bahwa napi yang disebutkan dalam daftar tersebut adalah bagian dari jaringan peredaran narkoba di dalam lapas. Untuk menelusuri kebenarannya awak media pun akhirnya menghubungi Kalapas Tanjung Gusta Herry Suhasmin via WhatsApp messenger.

“Tadi malam sudah di sidak juga dari kanwil sekalian tes urine dan hasilnya nihil, silahkan konfirmasi ke kanwil,” tulis Herry di WhatsApp Messenger, Kamis (27/3/2025).

Tuntutan Masyarakat: Tindakan Tegas dan Pemindahan Napi

Kasus ini memicu reaksi keras dari masyarakat. Desakan agar Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan segera mengambil tindakan tegas terus menguat. Salah satu solusi yang diusulkan adalah memindahkan para napi penguasa ini ke lapas dengan pengamanan lebih ketat, seperti Nusakambangan.

Kini, semua mata tertuju pada Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara. Apakah mereka mampu membuktikan bahwa Lembaga Pemasyarakatan bukan tempat berkembangnya kejahatan, melainkan tempat pembinaan yang sebenarnya? Jawabannya akan ditentukan oleh langkah tegas yang diambil terhadap para napi penguasa narkoba di Lapas Tanjung Gusta Medan. (TIM/RED)

Berita Terkait

Anak 12 Tahun Meninggal dunia diduga dianiaya Ibu Tirinya, Pengamat Hukum Pidana: Penyidik Harus Menerapkan UU Perlindungan Anak dan KUHP Nasional
Dituntut Hukuman Mati, Terdakwa Ganja 214 Kg Kabur Usai Sidang
Rutan Kelas I Medan Serahkan Remisi Khusus Natal 2025 kepada 215 Warga Binaan
Pemilik PT Natana Marine Corp Diduga Melakukan Penipuan Import Mangga
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 255 Kilogram Ganja, Dua Kurir Asal Aceh Diamankan
Wakil Ketua DPRK Simeulue Terjaring Razia di Medan, Positif Narkoba dan Kini Jalani Rehabilitasi Rawat Jalan
KP3ALA Sambut Positif Terbitnya PP Penataan Daerah, Harapkan Pembentukan Provinsi ALA Segera Terwujud
Dengan Dukungan Tokoh Nasional dan Rencana RPJMN, KP3ALA Serukan ALA Segera Disahkan sebagai Provinsi Baru

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru