KP3ALA Sambut Positif Terbitnya PP Penataan Daerah, Harapkan Pembentukan Provinsi ALA Segera Terwujud

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 23:07 WIB

50542 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, BARANEWS – Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3ALA) menyambut positif langkah pemerintah pusat yang akan menerbitkan dua regulasi penting, yakni Peraturan Pemerintah (PP) tentang Desain Besar Penataan Daerah dan PP tentang Penataan Daerah, paling lambat Januari 2026.

Ketua Umum KP3ALA, Zam Zam Mubarak, menilai kebijakan tersebut menjadi babak baru dalam perjuangan mereka untuk mendorong terbentuknya Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA), sekaligus menandai berakhirnya moratorium pemekaran daerah yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.

“Ini adalah momentum strategis bagi perjuangan pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara. Semua kajian teknis dan persyaratan administratif sudah kami penuhi,” ujar Zam Zam dalam keterangan pers di Medan, Sabtu (4/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Zam Zam, rancangan peraturan pemerintah yang telah melalui proses harmonisasi tersebut mencakup rencana pemekaran wilayah Aceh sebagai bagian dari pertimbangan strategis nasional. Ia menambahkan, pembentukan ALA ke depan tidak lagi bergantung pada rekomendasi Gubernur Aceh atau DPRA, karena akan menggunakan skema otonomi asimetris sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“UU ini memberi ruang untuk pemekaran dengan mekanisme khusus bagi daerah-daerah yang secara geografis, ekonomi, dan sosial memiliki tantangan tersendiri. ALA memenuhi semua kriteria tersebut,” katanya.

Zam Zam turut mengemukakan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi ALA telah berlangsung lama, bahkan telah mendapat dukungan politik berupa dua kali usulan inisiatif dari DPR RI pada tahun 2004 dan 2005 lalu. Selain itu, kajian kelayakan dari sejumlah lembaga independen juga telah selesai disusun dan menunjukkan kelayakan dari sisi administratif dan ekonomi.

“ALA bukan sekadar perjuangan lokal, tapi juga bagian dari agenda nasional memperkuat pembangunan kawasan tengah dan barat Aceh. Dengan terbentuknya provinsi baru, kami menargetkan pertumbuhan ekonomi wilayah bisa mencapai 9 persen, di atas rata-rata nasional,” tegasnya.

Dalam rangka memperkuat dukungan, KP3ALA baru-baru ini menggelar konsolidasi regional di Medan. Konsolidasi ini melibatkan para tokoh masyarakat, akademisi, dan kepala daerah dari wilayah calon provinsi ALA untuk memperkuat sinergi dan strategi menjelang keluarnya regulasi dari pemerintah pusat.

Zam Zam juga menyoroti lambannya pertumbuhan ekonomi di kawasan ALA yang mencakup wilayah dengan topografi luas dan tantangan pembangunan infrastruktur yang belum merata. Ia menyebut, kondisi ini membutuhkan tata kelola otonomi baru yang lebih fokus dan responsif terhadap kebutuhan lokal.

“Kebijakan pemerintah pusat yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) memberi harapan besar. Kini saatnya pemerintah kabupaten dan DPRK di wilayah ALA berbenah, memperkuat koordinasi, dan bersama-sama membangun kesiapan sebagai daerah otonom baru,” tutupnya.

Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara diharapkan menjadi solusi strategis untuk pemerataan pembangunan di wilayah tengah Aceh, yang selama ini dinilai tertinggal dibandingkan wilayah lainnya di provinsi itu. (red)

Berita Terkait

DIKLATz TMI Angkatan IV Aceh-Sumut Sukses Digelar, DPD TMI Bireuen Siap Perjuangkan Kemakmuran Petani
Perkuat Sinergi Organisasi, DPD TMI Nagan Raya Apresiasi Pelantikan DPW TMI Sumut
Anak 12 Tahun Meninggal dunia diduga dianiaya Ibu Tirinya, Pengamat Hukum Pidana: Penyidik Harus Menerapkan UU Perlindungan Anak dan KUHP Nasional
Dituntut Hukuman Mati, Terdakwa Ganja 214 Kg Kabur Usai Sidang
Rutan Kelas I Medan Serahkan Remisi Khusus Natal 2025 kepada 215 Warga Binaan
Pemilik PT Natana Marine Corp Diduga Melakukan Penipuan Import Mangga
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 255 Kilogram Ganja, Dua Kurir Asal Aceh Diamankan
Wakil Ketua DPRK Simeulue Terjaring Razia di Medan, Positif Narkoba dan Kini Jalani Rehabilitasi Rawat Jalan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:30 WIB

Dihimpit Pungutan dan Minim Transparansi, Wali Murid SDN 12 Terangun Gayo Lues Serukan Investigasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:20 WIB

Gempa Bermagnitudo 3,1 Guncang Gayo Lues Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:12 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sabu, Seorang ASN Diamankan

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:01 WIB

Asisten I Gayo Lues dr. Nevirizal Mundur Dari Jabatannya, Ini Alasannya

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:52 WIB

Kronologi Penggerebekan Oknum Kepala Desa Kendawi di Blangtenggulun: Berawal dari Ibu-Ibu Merujak, Satpol PP Amankan Dua Pelaku Selingkuh

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:35 WIB

Penggerebekan Oknum Kepala Desa di Gayo Lues Picu Kecaman, Warga Tuntut Penegakan Hukum Tegas

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:17 WIB

Jerigen BBM Subsidi di Rumah Anak Pejabat: Potret Masalah Telanjang di Gayo Lues

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:06 WIB

Guncangan Beruntun Tiga Kali Gempa Melanda Gayo Lues, Warga Panik Berhamburan Keluar Gedung

Berita Terbaru