PSHT NTT Bangkit Dan Satu Barisan, Nikolas Boesday Minta Polda Tindak Tegas Oknum Palsu

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:23 WIB

50228 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG – Suasana haru dan kebersamaan menyelimuti hati seluruh warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ketua Pengurus Provinsi PSHT NTT, Nikolas L. Boesday, S.IP, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kunjungan bersejarah Ketua Umum PSHT Pusat, Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq, SH., M.Sc. yang akrab disapa Kang Mas, dalam kegiatan Serasehan Warga yang digelar Sabtu, 02 Mei 2026 di Kota Kupang.

Kedatangan Kang Mas Taufiq menjadi titik balik dan momentum kebangkitan organisasi di wilayah ini, setelah sebelumnya melalui berbagai dinamika. Kini, dengan kepastian hukum yang jelas dan pengakuan negara, seluruh warga PSHT NTT kembali menyatu dalam satu barisan yang kokoh di bawah kepemimpinan yang sah.

Dalam kesempatan tersebut, Nikolas L. Boesday mengungkapkan bahwa kehadiran Ketua Umum Pusat membawa angin segar dan keyakinan baru bagi seluruh keluarga besar PSHT di Bumi Flobamora.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah. Kita bersyukur karena akhirnya kita bisa berkumpul kembali, berpelukan, dan menyatukan tekad di bawah satu payung kepemimpinan yang sah, yaitu Kang Mas Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq,” ujar Nikolas dengan penuh semangat.

Ia menegaskan bahwa dualisme yang pernah terjadi kini telah BERAKHIR TOTAL berkat kepastian hukum yang sudah berkekuatan hukum tetap. “Kita sudah punya jalan yang jelas, sudah ada payung hukum yang kuat dan mengikat. Sekarang waktunya kita berhenti berdebat, dan mulai bekerja membangun organisasi menjadi lebih baik, lebih bermartabat, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

LAWAN PEMALSU! Nikolas Boesday Minta Polda NTT Bubarkan Kelompok Ilegal

Menanggapi masih adanya oknum atau kelompok yang masih nekat bergerak menggunakan nama PSHT namun tidak berada di bawah naungan kepengurusan yang sah dan berbadan hukum jelas, Ketua Provinsi Nikolas L. Boesday memberikan peringatan keras.

Ia meminta aparat kepolisian, khususnya Polda NTT, untuk tidak ragu melakukan pemantauan dan tindakan tegas.

“Kami memohon kepada Polda NTT untuk dapat memantau dan MENINDAK TEGAS setiap gerakan yang bertentangan dengan hukum. Terutama pihak-pihak yang masih nekat menggunakan nama besar PSHT namun tidak memiliki legalitas yang jelas serta bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi,” ujar Nikolas dengan nada tegas.

Menurutnya, langkah ini penting demi menjaga ketertiban umum dan melindungi nama baik organisasi serta seluruh warga PSHT yang sudah taat dan patuh pada hukum negara.

Sementara itu, Ketua Umum PSHT Pusat yang sah dan diakui oleh Kementerian Hukum dan HAM RI melalui SK Nomor AHU-0005248.AH.01.07.Tahun 2025, Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq, memberikan arahan yang menyentuh hati seluruh hadirin.

Dalam pidatonya yang penuh kearifan, Kang Mas Taufiq menekankan tiga hal utama yang menjadi pondasi perjuangan PSHT: Rajut Persaudaraan, Kuatkan Barisan, dan Jaga Marwah Organisasi.

Menurutnya, kekuatan terbesar PSHT bukan terletak pada jumlah anggota atau kekuatan fisik semata, melainkan pada ikatan persaudaraan yang tak terputus. “Persaudaraan adalah napas kita. Di dalam PSHT, kita semua adalah saudara, tidak ada yang membedakan suku, agama, ras, maupun status sosial. Kita satu darah, satu cita-cita,” ujar pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua I PB IPSI ini.

Ia juga mengingatkan seluruh warga untuk selalu menjaga nama baik organisasi. “Marwah PSHT harus dijaga seperti menjaga mata sendiri. Tunjukkan bahwa kita adalah organisasi yang beradab, taat hukum, dan selalu membawa kedamaian serta kemanfaatan bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Kegiatan Serasehan Warga ini berlangsung sangat khidmat namun hangat. Ribuan warga PSHT dari berbagai cabang se-NTT tampak antusias menyambut kedatangan Ketua Umum. Suasana semakin mengharukan saat seluruh hadirin bersalaman, berpelukan, dan saling bermaaf-maafan, membuktikan bahwa ikatan batin antar sesama “Dulur” SH Terate sangatlah kuat.

Acara ini juga menjadi wadah konsolidasi untuk menyamakan persepsi dan strategi pengembangan organisasi ke depan. Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang solid, PSHT NTT siap bangkit, berkarya, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.

Laporan: Jalal

Berita Terkait

Banjir Belum Usai, Kelangkaan BBM Makin Menjerat Warga Gayo Lues: Sorotan Tajam pada Etika Pejabat
Operasi Besar Ditres Siber Polda Jabar Bongkar Jaringan Judi Online Internasional Berbasis Aplikasi
BBM Kurang Atau Banyak Kendaraan Baru Hingga Harus Membeli Pertalit Hitam
Menembus Batas dari Gayo Lues: Syafira Sabet Perunggu Panjat Tebing O2SN Aceh
SMP Negeri 1 Bukit Gelar Prosesi Adat Penyerahan Murid Ku Tengku Guru
Pemberontakan Kegamangan Eksistensialis Manusia
Gayo Lues dan Ancaman Paceklik yang Datang Perlahan
Bener Meriah Raih 11 Medali Emas, 10 Medali Perak Dan 7 Medali Perunggu

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Berita Terbaru