HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

PSHT NTT Bangkit Dan Satu Barisan, Nikolas Boesday Minta Polda Tindak Tegas Oknum Palsu

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:23 WIB

50251 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG – Suasana haru dan kebersamaan menyelimuti hati seluruh warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ketua Pengurus Provinsi PSHT NTT, Nikolas L. Boesday, S.IP, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kunjungan bersejarah Ketua Umum PSHT Pusat, Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq, SH., M.Sc. yang akrab disapa Kang Mas, dalam kegiatan Serasehan Warga yang digelar Sabtu, 02 Mei 2026 di Kota Kupang.

Kedatangan Kang Mas Taufiq menjadi titik balik dan momentum kebangkitan organisasi di wilayah ini, setelah sebelumnya melalui berbagai dinamika. Kini, dengan kepastian hukum yang jelas dan pengakuan negara, seluruh warga PSHT NTT kembali menyatu dalam satu barisan yang kokoh di bawah kepemimpinan yang sah.

Dalam kesempatan tersebut, Nikolas L. Boesday mengungkapkan bahwa kehadiran Ketua Umum Pusat membawa angin segar dan keyakinan baru bagi seluruh keluarga besar PSHT di Bumi Flobamora.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah. Kita bersyukur karena akhirnya kita bisa berkumpul kembali, berpelukan, dan menyatukan tekad di bawah satu payung kepemimpinan yang sah, yaitu Kang Mas Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq,” ujar Nikolas dengan penuh semangat.

Ia menegaskan bahwa dualisme yang pernah terjadi kini telah BERAKHIR TOTAL berkat kepastian hukum yang sudah berkekuatan hukum tetap. “Kita sudah punya jalan yang jelas, sudah ada payung hukum yang kuat dan mengikat. Sekarang waktunya kita berhenti berdebat, dan mulai bekerja membangun organisasi menjadi lebih baik, lebih bermartabat, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

LAWAN PEMALSU! Nikolas Boesday Minta Polda NTT Bubarkan Kelompok Ilegal

Menanggapi masih adanya oknum atau kelompok yang masih nekat bergerak menggunakan nama PSHT namun tidak berada di bawah naungan kepengurusan yang sah dan berbadan hukum jelas, Ketua Provinsi Nikolas L. Boesday memberikan peringatan keras.

Ia meminta aparat kepolisian, khususnya Polda NTT, untuk tidak ragu melakukan pemantauan dan tindakan tegas.

“Kami memohon kepada Polda NTT untuk dapat memantau dan MENINDAK TEGAS setiap gerakan yang bertentangan dengan hukum. Terutama pihak-pihak yang masih nekat menggunakan nama besar PSHT namun tidak memiliki legalitas yang jelas serta bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi,” ujar Nikolas dengan nada tegas.

Menurutnya, langkah ini penting demi menjaga ketertiban umum dan melindungi nama baik organisasi serta seluruh warga PSHT yang sudah taat dan patuh pada hukum negara.

Sementara itu, Ketua Umum PSHT Pusat yang sah dan diakui oleh Kementerian Hukum dan HAM RI melalui SK Nomor AHU-0005248.AH.01.07.Tahun 2025, Dr. Ir. H. Muhammad Taufiq, memberikan arahan yang menyentuh hati seluruh hadirin.

Dalam pidatonya yang penuh kearifan, Kang Mas Taufiq menekankan tiga hal utama yang menjadi pondasi perjuangan PSHT: Rajut Persaudaraan, Kuatkan Barisan, dan Jaga Marwah Organisasi.

Menurutnya, kekuatan terbesar PSHT bukan terletak pada jumlah anggota atau kekuatan fisik semata, melainkan pada ikatan persaudaraan yang tak terputus. “Persaudaraan adalah napas kita. Di dalam PSHT, kita semua adalah saudara, tidak ada yang membedakan suku, agama, ras, maupun status sosial. Kita satu darah, satu cita-cita,” ujar pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua I PB IPSI ini.

Ia juga mengingatkan seluruh warga untuk selalu menjaga nama baik organisasi. “Marwah PSHT harus dijaga seperti menjaga mata sendiri. Tunjukkan bahwa kita adalah organisasi yang beradab, taat hukum, dan selalu membawa kedamaian serta kemanfaatan bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Kegiatan Serasehan Warga ini berlangsung sangat khidmat namun hangat. Ribuan warga PSHT dari berbagai cabang se-NTT tampak antusias menyambut kedatangan Ketua Umum. Suasana semakin mengharukan saat seluruh hadirin bersalaman, berpelukan, dan saling bermaaf-maafan, membuktikan bahwa ikatan batin antar sesama “Dulur” SH Terate sangatlah kuat.

Acara ini juga menjadi wadah konsolidasi untuk menyamakan persepsi dan strategi pengembangan organisasi ke depan. Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang solid, PSHT NTT siap bangkit, berkarya, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.

Laporan: Jalal

Berita Terkait

Bener Meriah Gelar Dialog Budaya Gayo Dalam Rangka Peringatan Hari Budaya Tahun 2026
Banjir Kembali Mengancam Kampung Agusen, BPBD Gayo Lues Dirikan Empat Tenda Darurat
BPBD Gayo Lues Siapkan Normalisasi Sungai Aih Bobo, Pekerjaan Ditargetkan Mulai 19 Oktober
Ada Apa Dengan PWI Aceh …?
Kepsek SMAN Plus Riau Luruskan Isu LKBB, Tegaskan Jaga Kepercayaan Sponsor
Pemberdayaan Perempuan Tim Penggerak PKK Desa Padang Luas Melalui Pelatihan Budidaya Jamur Merang Skala Rumah Tangga Berbasis Tandan Kosong Kelapa Sawit Menggunakan Keranjang Sampah
Proyek Pembangunan Jembatan Layang Enang – Enang Segera Dimulai. Pagu Anggaran Rp 800 Miliar
Viral Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, Kepala Sekolah Diduga Tampar Siswa Karena Seragam Lurik

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:10 WIB

MK Perintahkan Presiden dan DPR Revisi UU Peradilan Militer dalam Dua Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru