Pegiat Sosial Sandy Tumiwa, Soroti Bullying Ditingkat Sekolah di Jawa Barat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 8 November 2023 - 10:35 WIB

50499 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Barat | Kasus bullying di Jawa Barat yang viral di medsos baru-baru ini benar-benar mengejutkan. Dalam video yang beredar, seorang anak Siswa Sekolah Dasar hinga remaja menjadi korban pemukulan brutal oleh rekan sebayanya. Sehingga salah satu Korban mengalami patah tulang dan luka serius, sementara.Dan para pelaku yang masih status Mahasiswa juga telah diamankan dan sedang menjalani proses hukum,oleh Aparat Penegak Hukum.

Faktanya, perundungan di Indonesia memang cukup mengkhawatirkan. Berdasarkan data yang dilaporkan UNICEF pada tahun 2020, bullying di kalangan remaja mencapai angka 41 persen, belum termasuk cyber bullying sebesar 45 persen di waktu yang sama. Mirisnya, tidak semua korban berani atau punya kesempatan untuk melawan.

Walau mungkin banyak kasus yang tidak terekspos, namun kehadiran media sosial benar-benar membantu dalam proses pengungkapan kasus perundungan di kalangan pelajar/mahasiswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maraknya Bullying ditingkat Sekolah,Pegiat Sosial Sandy Tumiwa kepada awak Media menyampaikan sangat menyesalkan terhadap bentuk Bullying,yang terjadi tidak hanya disekolah tetapi juga dilingkungan sekitar,”ungkap Sandy”,pada Selasa (7/11/23)

“Sandy juga menyoroti peran guru dan pengawasan pihak sekolah yang terkesan minim ,sehingga peluang aksi bullying kerap terjadi dilingkungan sekolahnya, yang dinilai bisa berdampak fatal,” teranya.

“Sandy berharap kejadian bullying baik secara verbal maupun fisik berujung kekerasan dapat dihentikan serta dihilangkan Di dunia pendidikan di Indonesia, ” tutup Sandy Tumiwa. (Team Media)

Berita Terkait

Tokoh GAM Pidie Serukan Jajaran Exs Kombatan dan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Provokasi
Dukungan FSP Maritim Indonesia: Arief Martha Rahadyan Didorong Berkontribusi untuk Indonesia
MAN 1 Pidie Kembali Berprestasi di Tingkat Internasional, Dua Siswa Raih Juara 3 WRCC
Jelang HUT Ke-81 RI, Drumband SMA Negeri Seribu Bukit Blangpegayon Intensif Berlatih
Tujuh Kantor Pemerintah di Puncak Papua Tengah Dibakar Massa, Diduga Dipicu Pemotongan Dana Desa
PLN Blangkejeren Jelaskan Penyebab Listrik Padam Saat Magrib dan Subuh, Akibat Defisit Daya
Listrik Gayo Lues Berulang Kali Padam, Alarm Keras atas Rapuhnya Infrastruktur Kelistrikan
Satresnarkoba Polres Bener Meriah Amankan Sorang Pria Dengan 29 Paket Sabu dan 70 Gram Ganja

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru